Home / Parlementarial / Pemerintah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 11:25 WIB

Anggota DPRA Muhammad Rizky Minta BNPB Perhatikan Korban Banjir Penyewa Rumah di Aceh Tamiang

REDAKSI

Anggota DPRA, Muhammad Rizky, minta BNPB dan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi perhatikan korban banjir di Aceh Tamiang yang penyewa rumah. Mereka belum dapat kepastian bantuan hunian sementara atau hunian tetap, Sabtu 31/1/2016.

Anggota DPRA, Muhammad Rizky, minta BNPB dan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi perhatikan korban banjir di Aceh Tamiang yang penyewa rumah. Mereka belum dapat kepastian bantuan hunian sementara atau hunian tetap, Sabtu 31/1/2016.

Banda Aceh – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Muhammad Rizky, meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi untuk memberikan perhatian khusus kepada korban banjir bandang di Aceh Tamiang yang berstatus sebagai penyewa rumah.

Pasalnya, menjelang bulan Ramadhan, terdapat ratusan korban banjir yang berstatus penyewa rumah yang belum mendapatkan kepastian mengenai hak mereka sebagai penerima bantuan hunian sementara (huntara) atau hunian tetap (huntap).

Baca Juga :  Disdikbud Kembali Tanda Tangan Nota Kesepakatan dengan Kejari Aceh Besar

Hal ini disebabkan karena fokus utama bantuan saat ini hanya ditujukan kepada korban yang berstatus pemilik rumah.

“Dampak banjir ini sangat luas, tidak mengenal batas administratif, termasuk status kepemilikan rumah.

Oleh karena itu, penting bagi pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan yang bijak dan adil bagi seluruh warga korban bencana,” kata Rizky, Sabtu (31/1/2026).

Ketua Fraksi Partai Golkar tersebut juga menyatakan bahwa para penyewa rumah ini umumnya adalah masyarakat Aceh Tamiang dengan kategori kurang mampu. Kondisi kehilangan rumah dan pekerjaan membuat mereka hidup dalam kondisi yang sangat rentan saat ini.

Baca Juga :  Asa PPPK Penuh Waktu akan Dibawa DPR Aceh ke KemenPANRB

Oleh karena itu, menurutnya, siapa pun yang menjadi korban, sudah seharusnya menjadi penerima bantuan tanpa terkecuali.

“Dalam situasi yang sudah berlangsung lebih dari dua bulan ini, masyarakat sudah tidak sanggup lagi menunggu.

Di lapangan, kondisi semakin kompleks, tekanan psikologis, ekonomi, dan sosial sudah terjadi.

Maka, semua warga yang terdampak harus diberikan kepastian untuk memiliki huntara atau bahkan huntap, tanpa terkecuali, demi menyelamatkan mereka,” tegas Rizky.

Baca Juga :  Wakili Bupati, Asisten II Sekda Aceh Besar Hadiri Malam Resepsi HUT ke-820 Kota Banda Aceh

Rizky menambahkan bahwa bantuan huntara merupakan jembatan pemulihan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga yang terdampak banjir.

Dengan adanya kepastian tempat tinggal, proses pemulihan baik sosial maupun ekonomi dapat berjalan lebih baik.

Oleh karena itu, pemerintah perlu mengatur langkah-langkah kebijakan yang adil dan berpihak kepada semua masyarakat. [Adv]

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh

Sekda Nasir Optimis Kader Muda Seudang Mampu Lanjutkan Estafet Perjuangan Partai Aceh

Parlementarial

Anggota DPRA Bunda Salma: Pengawalan Transparan Kasus PT BMU Wajib Dilakukan

Parlementarial

DPRA Irpannusir Usulkan Anggaran JKA Dipermanenkan, Jaminan Kesehatan Tak Lagi Jadi Polemik

Parlementarial

DPRK Minta Pemko Tertibkan Anjing Liar Jelang Ramadhan

Berita

BPK Serahkan LHP ke DPRA, Aceh Raih WTP ke-10

Parlementarial

DPRK Banda Aceh Beri Dukungan Penuh ke Wali Kota Tegakkan Syariat Islam

Parlementarial

Ketua DPR Aceh Minta Sekda M.Nasir Jaga Kepercayaan Mualem

Aceh Besar

Wakili Bupati, Asisten I Sekdakab Buka Seleksi MQK Tingkat Kabupaten Aceh Besar Tahun 2025