Home / Banda Aceh

Senin, 23 Februari 2026 - 21:56 WIB

Illiza Terima Delegasi UEA, Bahas Pembangunan Masjid Agung Banda Aceh

REDAKSI

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menerima kunjungan delegasi Uni Emirat Arab dan UIN Ar-Raniry di pendopo wali kota untuk membahas rencana pembangunan Masjid Agung dan Islamic Center di Banda Aceh.(22/2/2026).

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menerima kunjungan delegasi Uni Emirat Arab dan UIN Ar-Raniry di pendopo wali kota untuk membahas rencana pembangunan Masjid Agung dan Islamic Center di Banda Aceh.(22/2/2026).

Banda Aceh – Wali Kota Illiza Sa’aduddin Djamal menerima kunjungan delegasi Uni Emirat Arab bersama perwakilan UIN Ar-Raniry di pendopo wali kota, Minggu (22/2/2026) malam. Pertemuan tersebut membahas rencana pembangunan Masjid Agung dan Islamic Center di Banda Aceh.

Delegasi UEA yang hadir antara lain Dr. Sultan selaku Ketua Yayasan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Mohamed Alnaqbi dari Mohamed Bin Zayed University for Humanities, serta Abdullehh Blla yang merupakan imam tarawih asal Maroko.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir Bandang Beutong Ateuh Benggalang

Sementara dari UIN Ar-Raniry turut hadir Rektor Prof. Dr. Mujiburrahman bersama jajaran akademisi dan pengelola pusat kerohanian.

Dalam pertemuan tersebut, Dr. Sultan menyampaikan kebahagiaannya dapat berkunjung ke Banda Aceh sekaligus membawa sejumlah program Ramadhan, seperti pembagian sembako dan daging untuk masyarakat. Ia juga mengungkapkan rencana pemerintah UEA untuk mendukung pembangunan masjid dan Islamic Center di Banda Aceh.

Menurutnya, komunikasi awal telah dilakukan, termasuk dengan pihak terkait di Abu Dhabi, guna merealisasikan program keagamaan tersebut.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Akan Menyalurkan Bantuan Banjir ke Nagan Raya dan Gayo Lues

Illiza menyambut baik rencana itu dan menyatakan Pemerintah Kota Banda Aceh siap menyiapkan lahan yang dibutuhkan. Salah satu opsi lokasi berada di kawasan Meuraxa dengan luas sekitar tiga hektare yang dinilai strategis dan dekat dengan kawasan wisata.

Alternatif lainnya berada di wilayah Lambaro Skep yang merupakan lahan masyarakat dan telah memiliki pertapakan.

“Untuk kepastian lokasi dan detail teknisnya akan kami rapatkan lebih lanjut, kemudian segera kami tindaklanjuti secara administrasi,” ujar Illiza.

Baca Juga :  Peukan Raya Ramadhan 1447 H Digelar di Eks Pasar Aceh Lama

Ia menambahkan, keberadaan Masjid Agung baru nantinya diharapkan tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan dan syiar Islam guna memperkuat penerapan nilai-nilai syariat di Banda Aceh.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh Jalaluddin, para asisten setda, serta sejumlah kepala bagian di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

PT Surveyor Indonesia Buka Kantor Cabang Aceh, Gelar Doa Bersama dan Salurkan Bantuan Pascabencana

Banda Aceh

ASN Aceh Raih Doktor Lewat Publikasi Jurnal Q1, Lulus Cumlaude

Banda Aceh

Cuaca Ekstrem Rusak Rumah Warga, TRC BPBD Banda Aceh Gerak Cepat Lakukan Asesmen

Banda Aceh

Siswa SD Negeri 49 Banda Aceh Tanamkan Semangat Berbagi Melalui Donasi Baju Layak Pakai  

Banda Aceh

Kuasa Hukum Tegaskan Ibu Anita Sah Ikuti Seleksi JPT Pratama Pemerintah Aceh

Banda Aceh

Kota Banda Aceh Ikuti Diskusi Daring Penguatan STBM Berkelanjutan Menuju SDGs 2030

Banda Aceh

Warung Buka Siang Hari di Kuta Alam Ditertibkan Satpol PP-WH Aceh

Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Pimpin Apel Pembaiatan 218 Personel Satpol PP/WH PPPK