Home / Polri

Sabtu, 7 Maret 2026 - 21:39 WIB

Kapolda Aceh Berbaur dengan Warga Masak Kuah Beulangong di Khanduri Ramadhan

Redaksi

Kapolda Aceh Marzuki Ali Basyah berbaur dengan masyarakat saat melihat proses memasak kuah beulangong menjelang Khanduri Ramadhan di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (6/3/2026). Kehadiran Kapolda menjadi simbol kebersamaan Polri dan masyarakat dalam menjaga tradisi serta mempererat silaturahmi di bulan suci Ramadhan.

Kapolda Aceh Marzuki Ali Basyah berbaur dengan masyarakat saat melihat proses memasak kuah beulangong menjelang Khanduri Ramadhan di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (6/3/2026). Kehadiran Kapolda menjadi simbol kebersamaan Polri dan masyarakat dalam menjaga tradisi serta mempererat silaturahmi di bulan suci Ramadhan.

Banda Aceh — Suasana kebersamaan terasa kental di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Kota Banda Aceh, saat masyarakat mempersiapkan hidangan khas Aceh, kuah beulangong, menjelang pelaksanaan Khanduri Ramadhan 1447 Hijriah. Dalam momen penuh kehangatan tersebut, Kapolda Aceh Marzuki Ali Basyah turut hadir dan berbaur langsung bersama masyarakat yang sedang memasak hidangan tradisional itu.

Kegiatan Khanduri Ramadhan yang digelar pada Jumat, 6 Maret 2026 itu menjadi salah satu tradisi yang terus dijaga oleh masyarakat Aceh setiap datangnya bulan suci. Di area dapur umum yang dipenuhi wajan besar dan aroma rempah-rempah khas Aceh, Kapolda tampak berbincang akrab dengan warga, para relawan, serta panitia yang tengah sibuk menyiapkan kuah beulangong untuk hidangan berbuka puasa bersama.

Kuah beulangong sendiri merupakan masakan khas Aceh yang dimasak dalam kuali besar atau “beulangong”, biasanya berisi daging sapi atau kambing dengan bumbu rempah yang kaya. Hidangan ini lazim disajikan dalam berbagai acara adat, kenduri, maupun peringatan keagamaan, termasuk Khanduri Ramadhan yang menjadi tradisi turun-temurun masyarakat Aceh.

Baca Juga :  AKP Donna Briadi Resmi Jabat Kasatreskrim Polresta Banda Aceh 

Kehadiran Kapolda Aceh di tengah masyarakat mendapat sambutan hangat dari warga. Ia tidak hanya menyapa, tetapi juga menyempatkan diri melihat langsung proses memasak kuah beulangong yang dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat dari berbagai gampong di Banda Aceh dan sekitarnya.

Kabid Humas Polda Aceh Joko Krisdiyanto dalam keterangannya pada Sabtu (7/3/2026) menyampaikan bahwa kehadiran Kapolda Aceh dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Menurutnya, kedekatan antara aparat kepolisian dan masyarakat menjadi salah satu kunci penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terlebih dalam momentum bulan suci Ramadhan yang sarat dengan kegiatan sosial dan keagamaan.

“Kapolda Aceh hadir langsung dan berbaur dengan masyarakat di area memasak kuah beulangong sebagai wujud kebersamaan dan kedekatan Polri dengan masyarakat yang merupakan mitra strategis dalam menjaga kamtibmas,” ujar Joko.

Baca Juga :  Satgas Preemtif Operasi Keselamatan Seulawah 2026 Edukasi Masyarakat Tertib Berlalu Lintas Melalui Pembagian Brosur

Ia menambahkan, kegiatan seperti ini juga menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan yang berkaitan dengan keamanan lingkungan dapat diantisipasi secara bersama-sama.

Khanduri Ramadhan di Masjid Raya Baiturrahman sendiri merupakan salah satu tradisi keagamaan yang selalu dinanti masyarakat Aceh. Dalam kegiatan ini, ribuan warga berkumpul untuk berbuka puasa bersama dengan hidangan yang dimasak secara gotong royong. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga mencerminkan kuatnya nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi di tengah masyarakat.

Menjelang waktu berbuka puasa, masyarakat yang hadir tampak memadati area sekitar masjid. Hidangan kuah beulangong yang telah matang kemudian dibagikan kepada jamaah dan masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut.

Usai pelaksanaan Khanduri Ramadhan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peringatan Nuzulul Qur’an yang berlangsung khidmat di kompleks Masjid Raya Baiturrahman. Acara tersebut menjadi momentum untuk memperingati turunnya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam.

Baca Juga :  Penggerebekan Gudang Elpiji dan BBM Ilegal di Banda Aceh, Polisi: Hasil Penyelidikan Tak Ditemukan Praktik Pengoplosan

Peringatan Nuzulul Qur’an tersebut turut dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh, para tokoh agama, pejabat dari berbagai instansi, serta masyarakat yang memadati area masjid.

Kehadiran berbagai unsur pimpinan daerah dan masyarakat dalam satu kegiatan tersebut semakin memperkuat suasana kebersamaan di bulan suci Ramadhan. Tradisi Khanduri Ramadhan yang berpadu dengan nilai religiusitas dan kearifan lokal Aceh ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kebersamaan tetap terjaga di tengah masyarakat.

Diharapkan melalui kegiatan seperti ini, hubungan antara Polri dan masyarakat semakin solid, kompak, serta saling mendukung dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif selama bulan Ramadhan hingga berbagai kegiatan keagamaan lainnya dapat berjalan dengan aman dan lancar.(**)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Polri

Polisi Gencarkan Patroli di Lokasi Wisata untuk Cegah Aksi Premanisme dan Gangguan Kamtibmas

Aceh

Kapolda Sebut Aceh Harus Jadi Daerah Aman dan Nyaman Bagi Semua Orang

Polri

Polres Pidie Jaya Bagikan 150 Paket Takjil di Trienggadeng

Polri

Kapolda Aceh Hadiri Rapim Polri 2026, Tekankan Peran Polri Jaga Stabilitas dan Dukung Program Pemerintah

Polri

Kapolda Aceh Hadiri Peresmian Mock-Up Garuda dan Gedung A2 Asrama Haji

Polri

Podcast di Dayah Darul Huda, Kapolres Lhokseumawe Bahas Kamtibmas dan Bahaya Narkoba

Polri

Latihan Rutin Saka Bhayangkara, Polres Lhokseumawe Bekali Anggota Penanganan Awal TKP

Polri

Buka Puasa Bersama, Polres Aceh Utara Perkuat Sinergi dengan Insan Pers