Home / Aceh / Pendidikan

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:21 WIB

Apresiasi Kemendikdasmen, Kadisdik Aceh: Pendidikan Paling Cepat Kemajuannya Pascabencana

REDAKSI

29 Sekolah di Pidie Jaya Diresmikan, Hasil Revitalisasi Kemendikdasmen, Selasa 10/03/2026.

29 Sekolah di Pidie Jaya Diresmikan, Hasil Revitalisasi Kemendikdasmen, Selasa 10/03/2026.

Pidie Jaya — Dalam peresmian 29 sekolah hasil program revitalisasi yang terpusat di SMA Negeri 1 Meureudeu, Dinas Pendidikan Provinsi Aceh dan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menyampaikan apresiasi terhadap kerja keras Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) atas pelaksanaan program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang berlangsung pada tahun 2025 10 Maret 2026

Dalam sambutanya, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Aceh, Murthalamuddin, mengapresiasi komitmen Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Abdul Mu’ti) yang sudah ke sekian kali datang ke Aceh untuk melihat progres pemulihan layanan pendidikan pascabencana. “Pendidikan adalah sektor yang paling pesat pemajuannya pascabencana di Aceh. Ini tidak lepas dari kerja keras Menteri Mu’ti dan jajaran melalui program-program prioritas Kemendikdasmen,” ungkap Murthalamuddin.

Murthalamuddin menambahkan, keberhasilan program revitalisasi merupakan sebuah pemantik bagi seluruh pemangku kepentingan bidang pendidikan agar dapat terus bangkit pascabencana banjir di Aceh.

“Semoga semangat untuk terus bangkit dan memulihkan layanan pendidikan di Kabupaten Pidie Jaya dapat menginspirasi daerah lainnya untuk juga semangat dan terus melangkah, menatap masa depan pendidikan yang lebih maju untuk warga Aceh,” ujar nya.

Baca Juga :  Operasi Zebra Seulawah 2025 Dimulai, Pengendara Diimbau Lengkapi Surat dan Tertib Berlalu Lintas

Pada kesempatan yang sama, Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, mengatakan bahwa pelaksanaan program revitalisasi di Kabupaten Pidie Jaya berlangsung dengan bertahap serta berjalan dengan sangat baik. Pada tahun 2025 dijelaskannya program revitalisasi di Kabupaten Pidie Jaya telah menjangkau sebanyak 3 TK, 16 SD, 4 SMP, 4 SMA, dan 2 SMK.

“Program revitalisasi menjadi bagian dari upaya bersama untuk memastikan proses pembelajaran berlangsung dengan aman dan nyaman di tengah situasi pascabencana. Kami berharap program ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan daerah kami menjadi lebih layak dan memberikan kesempatan belajar yang jauh lebih baik untuk semua warga sekolah daerah kami,” ucap Sibral.

Melalui kunjungan Menteri Mu’ti ini, ia turut berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat terus terjalin dengan erat dan baik.

“Terima kasih kepada jajaran Kemendikdasmen yang sudah menaruh perhatian dan dukungan penuh kepada daerah kami. Semoga peresmian dan kunjungan Menteri Mu’ti ini membawa semangat baru untuk pemajuan pendidikan Pidie Jaya yang jauh lebih baik,” terangnya.

Baca Juga :  Hafidzah Aceh Besar Farrasa Zayyan Lancar Selesaikan Lomba Cabang Tafidz 5 Juz

Berkenaan dengan dua pernyataan di atas, Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan terima kasih kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya dan Dinas Pendidikan Provinsi Aceh atas kerjasama yang sangat baik untuk bersama-sama dapat bangkit dari bencana. Kerjasama tersebut menurutnya. terbukti dengan terbangunnya sejumlah sarana dan prasarana pendidikan sebagai pilar dalam upaya bersama mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Kita harus bangkit tegak berdiri menghadapi berbagai masalah yang sedang kita hadapi. Musibah adalah

cara Allah meningkatkan harkat dan martabat kita, untuk itu penting bagi kita semua menanamkan pola fikir bahwa bersama dengan kesulitan pasti ada kemudahan. Berbekal petunjuk tersebut, mari kita semua bangkit dan percaya diri bahwa dengan terus bersinergi semua masalah dapat terselesaikan dengan sebaik-baiknya,” tutur Mendikdasmen Abdul Mu’ti, di Kabupaten Pidie Jaya, Senin (9/3).

Kepada seluruh peserta acara, Menteri Mu’ti menegaskan bahwa tahun 2026 Kemendikdasmen berkomitmen untuk terus melanjutkan program revitalisasi sesuai dengan arahan Presiden Prabowo

Baca Juga :  Tim Kesehatan Kodam IM Bergerak bantu Korban Banjir di Wilayah

Subianto. Ia menyebut, Kemendikdasmen akan memprioritaskan programrevitalisasi kepada tiga wilayah atau tiga kategori.

“Pertama kami akan memprioritaskan kepada sekolah yang terdampak bencana, kedua yaitu sekolah yang kondisi bangunannya rusak berat, dan sekolah yang berada di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T),” tuturnya.

Adapun 29 satuan pendidikan hasil revitalisasi tahun 2025 di Kabupaten Pidie Jaya antara lain yaitu TK Negeri TGK Chik Diuteun Bayu, TK TGK Dibatee Puteh, TK Negeri Malahayati, SD Negeri 2 Panteraja, SDN 18 Bandar Baru, SDN 13 Trienggadeng, SDN 21 Bandar Baru, SDN 24 Bandar Baru, SDN 2 Jangka

Buya, SDN 2 Meurah Dua, SDN 5 Bandar Dua, SDN 7 Meureudu, SDN 10 Trienggadeng, SDN 1 Ulim, SDN 2 Meureudu, SDN 2 Meureudu, SDN 14 Bandar Baru, SDN 7 Bandar Dua, SDN 9 Trienggadeng, SDN 8 Meureudu, SMPN 2 Bandar Dua, SMPIT Darul Muttaqien, SMPS Ummul Ayman II, SMP Ulumul Qur’an Pidie Jaya, SMAN 2 Bandar Baru, SMAN 1 Bandar Baru, SMAN 1 Meureudu, SMAN 1 Trienggadeng, SMK Budi, dan SMK Ummul Ayman 2. (**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh

Yonif TP 856/SBS Gotong Royong Bersihkan Rumah Warga Terdampak Banjir Aceh Tengah 

Aceh

Sekda M Nasir: Pasokan BBM Rumah Sakit dan Alat Berat harus Diprioritaskan

Aceh

Gas Melon Mahal dan Langka, Wakil Ketua Komisi III DPRA Desak Pertamina Tingkatkan Pengawasan

Pemerintah

Pembuatan Akun SPMB Diperpanjang hingga Besok, Kadisdik Aceh Ingatkan Larangan Pungli

Pendidikan

Plt. Kadisdik Aceh Terima Delegasi Kedutaan Besar Malaysia, Bahas Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Pelatihan Guru

Daerah

Wakili Pj Gubernur Aceh, Plh Kepala DLHK Aceh Wisudakan Siswa Sekolah Jurnalis Lingkungan

Aceh

Presiden dan Kapolri Tiba di Aceh: Tinjau Lokasi Banjir dan Pemasangan Jembatan Bailey di Bireuen

Aceh

Krisis BBM Aceh Memuncak: DPRA Desak Boikot Pertamina dan Gantikan dengan Petronas