Home / Pemerintah

Minggu, 22 Desember 2024 - 07:53 WIB

Aceh International Forum 2024, Refleksi Dua Dekade Pascatsunami

REDAKSI

Banda Aceh – Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Safrizal ZA, menegaskan bahwa peringatan 20 tahun tsunami Aceh menjadi momen penting untuk merefleksikan pelajaran berharga dari salah satu bencana terbesar dalam sejarah dunia.

“Peringatan ini bukan hanya tentang mengenang tragedi yang merenggut lebih dari 200 ribu nyawa, tetapi juga untuk memastikan kesiapsiagaan dan kolaborasi dalam menghadapi bencana di masa depan,” ujar Safrizal dalam keterangan pers Aceh International Forum (AIF) 2024 di Pendopo Gubernur, Sabtu (21/12/2024).

Safrizal menyebut, AIF 2024 yang menjadi bagian dari rangkaian acara peringatan 20 tahun tsunami Aceh akan membahas dua topik utama, yakni pelajaran dari tsunami dan refleksi proses penanganan selama dua dekade terakhir.

Baca Juga :  Mualem-Dek Fadh Dilantik Jadi Gubernur & Wagub, Tito: Prabowo Sangat Ingin Hadir

“Forum ini akan menghasilkan rekomendasi penting yang bermanfaat tidak hanya untuk Aceh, tetapi juga di tingkat nasional dan internasional,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa pengalaman Aceh dalam penanganan bencana dapat menjadi basic example atau contoh dasar bagi negara lain dalam menghadapi situasi serupa.

Safrizal berharap kerja sama antara berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi seperti UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan Universitas Teuku Umar serta pemerintah daerah dapat terus ditingkatkan untuk mencapai manfaat bersama di tingkat global.

Baca Juga :  Pj Bupati Aceh Besar Buka Turnamen Oemar Diyan Cup VI

“Model manajemen bencana Aceh telah terbukti efektif dan bisa menjadi inspirasi bagi dunia internasional,” tambahnya.

Ketua Panitia Pelaksana AIF 2024, Saifuddin A Rasyid, mengatakan forum ini dirancang sebagai wadah refleksi pembangunan Aceh sejak dua dekade terakhir, diskusi tentang masa depan Aceh, serta promosi Aceh yang maju dan ramah pengunjung.

“Pelaksanaan AIF 2024 mengusung tiga tema utama, yakni Agama, Kebersamaan, dan Kemanusiaan. Ketiga aspek ini harus berjalan seiring dan saling menguatkan demi kemajuan yang berkelanjutan,” ujar Saifuddin.

Baca Juga :  Dirintis 10 Tahun, Inspektorat Aceh Besar Akhirnya Raih Kapabilitas APIP Level 3

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh, dan Pemerintah Aceh.

Sebagai informasi, Aceh International Forum (AIF) 2024 akan berlangsung pada 23-25 Desember 2024. Forum ini akan dihadiri oleh sejumlah tokoh dunia dan nasional, termasuk duta besar, pejabat negara sahabat, serta menteri dan wakil menteri dari Kabinet Indonesia Maju.

Rangkaian acara meliputi seminar internasional, round table meeting, pameran internasional, sunatan massal, dan peluncuran buku. **

Share :

Baca Juga

Aceh

Sekda M Nasir: Pasokan BBM Rumah Sakit dan Alat Berat harus Diprioritaskan

Aceh Besar

Pj Bupati Iswanto Antar Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran di Lamtadok

Aceh Besar

Ketua TP PKK Aceh Besar Lantik 10 Ketua TP PKK Kecamatan

Aceh

Plt Sekda Lepas Kontingen FORNAS 2025 ke NTB, Bawa Misi Budaya dan Sportivitas

Pemerintah

Kapolda Aceh Terima Audiensi Plt Sekda Aceh: Bahas Sinergi Pemerintah dengan Kepolisian

Parlementarial

Ketua DPRK Aceh Besar Inspektur Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2025

Aceh Besar

Pj Bupati Iswanto Tutup Karang Pamitran Pramuka Kwarcab Aceh Besar di Takengon

Banda Aceh

Bahas Syariat Islam, MPU Silaturahmi dengan Wali Kota Banda Aceh