Home / Daerah / Peristiwa

Senin, 6 April 2026 - 21:13 WIB

Bocah 10 Tahun Hilang Terseret Arus di Pantai Batee Puteh, Tim Gabungan Lakukan Pencarian Hingga Malam

REDAKSI

Tim gabungan dari BPBD Aceh Barat, Basarnas, TNI, dan Polri melakukan penyisiran di kawasan Pantai Batee Puteh, Gampong Ujong Kalak, Johan Pahlawan, Minggu (5/4/2026) malam.

Tim gabungan dari BPBD Aceh Barat, Basarnas, TNI, dan Polri melakukan penyisiran di kawasan Pantai Batee Puteh, Gampong Ujong Kalak, Johan Pahlawan, Minggu (5/4/2026) malam.

Aceh Barat – Seorang anak laki-laki dilaporkan tenggelam di kawasan Pantai Gampong Ujong Kalak (Batee Puteh), Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat pada Minggu, 5 April 2026. Hingga saat ini, tim gabungan masih berupaya melakukan pencarian di lokasi kejadian.

​Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Aceh Barat, T. Ronald Nehdiansyah, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 17.30 WIB. Korban diidentifikasi bernama Sidiq (10), warga Drien Rampak, Kecamatan Johan Pahlawan.

Baca Juga :  Jalan Takengon–Bireuen Kembali Amblas, Babinsa Imbau Kendaraan Berat Waspada

​Kronologi Kejadian

​Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lapangan, peristiwa bermula saat korban sedang mandi-mandi di laut bersama empat orang temannya.

​”Berdasarkan laporan yang diterima di Mako BPBD Aceh Barat, korban dilaporkan tenggelam saat sedang mandi bersama empat temannya. Namun nahas, korban terbawa arus,” terang T. Ronald Nehdiansyah.

​Upaya Pencarian

​Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD Aceh Barat segera menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi untuk memulai operasi SAR. Pencarian ini dilakukan secara kolaboratif yang melibatkan berbagai unsur, di antaranya:

Baca Juga :  Petugas Damkar Demo Kantor BPBD Aceh Timur

​Personel Basarnas

​TNI dan Polri

​Masyarakat setempat

​Mengingat kejadian ini merupakan hari pertama, tim memutuskan untuk tetap melanjutkan pencarian hingga malam hari. Untuk mendukung pergerakan di tengah minimnya cahaya, petugas telah mendirikan pos pencarian yang dilengkapi dengan lampu portable dan senter.

​Sarana dan Prasarana yang Dikerahkan

Baca Juga :  Akhirnya Tangis Kak Na Pecah, di Sekumur yang Hancur Lebur

​Dalam operasi penyelamatan ini, sejumlah peralatan berat dan pendukung telah disiagakan di lokasi:

​1 Unit Perahu Karet (Rubber Boat) untuk penyisiran perairan.

​1 Unit Truk Operasional dan Tenda Darurat.

​1 Unit Mesin Genset untuk penerangan malam hari.

​Perlengkapan pencarian pendukung lainnya.

​Hingga berita ini diturunkan, keberadaan korban belum ditemukan. Tim gabungan terus berupaya semaksimal mungkin menyisir area sekitar titik terakhir korban terlihat.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Warga Lamdingin Ditemukan Mengapung Di Krueng Aceh, Polisi Lakukan Olah TKP

Daerah

DAHSYAT! Daun Biasa Pulau Weh Disulap Jadi ‘Emas Hijau’ Bernilai Jutaan: Kebangkitan Ekonomi Perempuan Sabang di Tengah Pandemi

Peristiwa

Pensiunan Asal Bekasi Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Kering Karangpawitan Garut

Peristiwa

Polisi Selidiki Penyebab Terbakarnya Dua Ruko, Rumah Hingga Warkop di Lamteumen Timur Banda Aceh

Daerah

Sambut Malam Nisfu Syakban, Jamaah Balee Beut Meuligoe Gelar Shalat Sunat Tasbih

Daerah

Kapolda Apresiasi Pemkab Aceh Tenggara: Daerah Pertama Turunkan Status Darurat Bencana

Daerah

Dapur umum Kodam IM Cot Manyang, Pidie Jaya distribusikan makan bagi korban banjir

Daerah

Bunda PAUD Aceh Gelar Open House, Sambut Ratusan Anak PAUD di Pendopo Gubernur