Aceh Utara – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Muhsin, S.Pd.I., M.Pd.I., menghadiri prosesi wisuda santri Angkatan XVIII Dayah Madinatuddiniyah Jabal Nur Paloh Lada. Kehadiran Muhsin dalam acara khidmat ini adalah untuk mewakili Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf.
Acara wisuda tersebut dipusatkan di Kompleks Dayah Madinatuddiniyah Jabal Nur, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Selasa, 14 April 2026. Prosesi kelulusan ini melahirkan generasi baru kader ulama yang siap mengabdi di tengah-tengah masyarakat.
Acara tersebut turut dihadiri oleh pimpinan dayah, jajaran Forkopimda Aceh Utara, tokoh ulama kharismatik, para wali santri, serta tokoh masyarakat setempat yang memadati lokasi dengan penuh antusias.
Saat menyampaikan sambutan resmi Gubernur Aceh, Muhsin menekankan pentingnya peran dayah sebagai benteng utama dalam menjaga moral, mendidik akhlak, dan melestarikan nilai-nilai keislaman di bumi Serambi Mekah.
“Pemerintah Aceh memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Dayah Madinatuddiniyah Jabal Nur yang secara konsisten, hingga angkatan ke-18 ini, terus melahirkan lulusan-lulusan terbaik yang siap menjaga syariat Islam di Aceh,” ujar Muhsin menyampaikan pesan tertulis Gubernur H. Muzakir Manaf.
Gubernur melalui Muhsin berpesan agar para santri yang diwisuda hari ini tidak cepat puas dengan ilmu yang telah diraih. Kelulusan dari dayah bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan gerbang awal untuk terjun langsung dan membawa perubahan positif di tengah masyarakat.
Dalam pidatonya, Plt Kadis Pendidikan Dayah Aceh juga menjabarkan tantangan besar yang dihadapi generasi muda saat ini, khususnya di tengah gempuran digitalisasi dan modernisasi. Muhsin mengingatkan para wisudawan agar mampu menjadi filter moral bagi lingkungan sekitar.
Ada beberapa poin penting yang dititipkan oleh Pemerintah Aceh kepada para alumni:
Menjadikan ilmu agama yang telah dipelajari sebagai penuntun dalam bertindak dan menjadi teladan di mana pun berada.
Mengimbau alumni dayah untuk aktif mengisi ruang-ruang digital dengan konten dakwah yang menyejukkan, ilmiah, dan menjunjung tinggi ukhuwah Islamiyah.
Menyiapkan diri menjadi pemimpin masa depan Aceh yang berintegritas tinggi dan memiliki kedalaman ilmu kepesantrenan.
Pimpinan Dayah Madinatuddiniyah Jabal Nur Paloh Lada menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas perhatian besar dari Pemerintah Aceh. Kehadiran perwakilan resmi Gubernur Aceh dinilai menjadi suntikan motivasi dan energi positif yang sangat besar bagi seluruh pengurus dayah, dewan guru, maupun para santri untuk terus meningkatkan mutu pendidikan keagamaan di Aceh Utara.
Acara wisuda Angkatan XVIII ini berlangsung haru dan khidmat, yang ditandai dengan prosesi pengukuhan alumni, penyerahan penghargaan kepada santri berprestasi, dan ditutup dengan doa bersama demi keberkahan dan kemajuan penegakan syariat Islam di Aceh. []
Editor: Redaksi









