Home / Ekonomi

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:16 WIB

Cicil Emas BSI Makin Diminati, Meningkat Lebih dari 97,90% Setahun

REDAKSI

Produk emas logam mulia yang menjadi primadona investasi tahan inflasi. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatat pertumbuhan bisnis cicil emas yang signifikan mencapai 97,90% secara year on year hingga April 2026.

Produk emas logam mulia yang menjadi primadona investasi tahan inflasi. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatat pertumbuhan bisnis cicil emas yang signifikan mencapai 97,90% secara year on year hingga April 2026.

Jakarta — Di tengah dinamika ekonomi, emas tetap menjadi primadona untuk menjadi salah satu investasi yang diyakini tahan terhadap inflasi. Hal ini dibuktikan dengan tetap meningkatnya animo masyarakat untuk bisa memiliki emas dengan cara mencicil emas logam mulia (10/6/2026).

Fenomena ini juga terjadi di Bank Syariah Indonesia yang mencatat pertumbuhan positif di bisnis emas. Tercatat hingga April 2026, cicil emas tumbuh mencapai 97,90% secara year on year mencapai Rp16,93 Triliun. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya diversifikasi investasi serta melihat emas sebagai alternatif instrumen yang aman untuk mencapai tujuan keuangan jangka menengah maupun panjang.

Baca Juga :  WTP dan Digitalisasi Perkuat Kepercayaan Publik pada Bank Aceh Syariah

Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan “Emas masih memiliki daya tarik bagi masyarakat yang ingin melakukan investasi syariah di instrumen yang aman dan diyakini tahan terhadap inflasi. Potensi inilah yang kami garap untuk memperluas jangkauan nasabah emas BSI”, ujarnya.

Layanan cicil emas diminati semua kalangan mulai dari gen Z, milenial maupun baby boomers. Hal ini juga didorong berbagai faktor diantaranya jangka waktu yang bisa dipilih, angsuran yang disesuaikan, serta logam mulia ANTAM & BSI Gold menjadi daya tarik nasabah.

Baca Juga :  Milad ke-5, BSI Aceh Gelar “Langkah Emas” Dorong Generasi Sehat dan Mandiri Finansial

Anton mengatakan emas bisa jadi asset untuk kebutuhan mendesak/jangka panjang seperti biaya sekolah, pergi haji maupun buat anak-anak muda persiapan pernikahan. Untuk itu, kami menyiapkan berbagai ukurang gramase emas logam mulia mulai dari 5 gram emas hingga 100 gram.

Untuk memperkuat ekosistem emas, sebagai Bank Bulion saat ini BSI juga bekerjasama dengan ANTAM terkait pasokan stok emas yang harapannya meningkatkan Kerja sama ini bukan sekadar kelanjutan, melainkan ekspansi agresif dari sinergi yang sudah terbangun dalam kurun waktu lebih dari 10 tahun. Langkah ini menjadi bukti keseriusan mendorong Astacita Pemerintah melalui monetisasi emas dan ekosistem emas yang berkelanjutan. Selama 2025, BSI menyerap lebih dari 60% porsi penjualan emas ANTAM pada kategori pihak berelasi. Adapun secara total keseluruhan penjualan emas ANTAM, BSI menyerap sekitar 11 persen.

Baca Juga :  Rupiah Menguat terhadap Dolar AS pada Perdagangan Pagi Ini

BSI dan ANTAM sepakat meningkatkan kolaborasi mencakup perdagangan emas fisik Logam Mulia (LM) melalui akses digital, penguatan distribusi ritel, hingga sinergi pemasaran, literasi, dan edukasi investasi emas kepada masyarakat.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Pangdam Iskandar Muda Terima Audiensi Direktur Utama Bank Aceh di Makodam IM

Ekonomi

Enam Tahun Terakhir, Angka Pernikahan di Aceh Terus Menurun

Ekonomi

Solusi Bangun Andalas Santuni 200 Anak Yatim di Lhoknga dan Leupung

Ekonomi

Dorong Konsumen Cerdas, BSI Perkuat Literasi dan Digitalisasi Layanan yang Aman dan Inklusif

Ekonomi

Bulog Aceh Jamin Stok Pangan Aman hingga Lebaran 1447 H

Ekonomi

Penanganan Sampah Kayu Pascabencana di Aceh Tertunda Administrasi, Satgas PPA Diminta Bersabar

Ekonomi

PT Surveyor Indonesia dan BPMA Dorong Pengelolaan Migas Berkelanjutan untuk Ekonomi Aceh

Ekonomi

Suplai Ayam dari Medan ke Aceh Normal, Harga Masih Fluktuatif