Aceh Timur – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Aceh, Murthalamuddin, melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Sungai Raya, Kabupaten Aceh Timur, pada Senin, 15 Juni 2026.
Di hadapan puluhan tenaga pendidik, Kadisdik Aceh memberikan motivasi mendalam sekaligus mengajak seluruh guru untuk terus memperkuat peran dan dedikasi mereka dalam membentuk karakter peserta didik yang unggul, terampil, dan kreatif.
Pertemuan yang berlangsung hangat di ruang guru tersebut menjadi momentum penting untuk menyelaraskan visi pendidikan Aceh, khususnya dalam menghadapi tantangan global yang menuntut adaptivitas tinggi dari generasi muda.
Dalam arahannya, Murthalamuddin menekankan bahwa tugas seorang guru di era modern tidak lagi sebatas mentransfer ilmu pengetahuan (transfer of knowledge). Lebih dari itu, guru memiliki tanggung jawab moral yang besar sebagai pembentuk karakter (character builder) yang akan menentukan masa depan daerah.
“Pintar saja tidak lagi cukup di zaman sekarang. Tantangan dunia luar sangat kompleks. Oleh karena itu, tugas bapak dan ibu guru di SMAN 1 Sungai Raya adalah menyalakan api rasa ingin tahu siswa, membentuk mental yang tangguh, serta menanamkan akhlakul karimah. Kalian adalah arsitek masa depan generasi Aceh,” ujar Murthalamuddin memotivasi.
Ia juga menambahkan bahwa dedikasi seorang guru tercermin dari kesabaran dan keikhlasannya dalam melihat keunikan potensi setiap murid, sehingga tidak ada anak yang merasa terabaikan di dalam kelas.
Kadisdik Aceh memaparkan tiga pilar utama yang harus diintegrasikan dalam setiap proses pembelajaran di sekolah, yaitu:
- Unggul dalam Karakter dan Akademik: Melahirkan siswa yang memiliki integritas tinggi, disiplin, beriman, serta mampu bersaing di jalur prestasi akademik maupun non-akademik.
- Terampil dalam Kehidupan (Life Skills): Membekali siswa dengan kemampuan praktis, termasuk literasi digital dan kemampuan berkomunikasi, agar mereka siap beradaptasi dengan perubahan zaman yang cepat.
- Kreatif dalam Problem Solving: Mendorong metode pembelajaran yang merangsang siswa untuk berpikir kritis, inovatif, dan mampu menemukan solusi atas berbagai masalah di lingkungan sekitar mereka.
Murthalamuddin juga mengingatkan para guru untuk tidak antipati terhadap perkembangan teknologi, melainkan memanfaatkannya sebagai alat bantu instruksional untuk menciptakan suasana kelas yang interaktif dan menyenangkan.
Kepala SMAN 1 Sungai Raya menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kehadiran dan motivasi langsung dari Kadisdik Aceh. Kehadiran pimpinan tertinggi Dinas Pendidikan Aceh ini dinilai menjadi suntikan energi baru bagi para guru di daerah pasca-pandemi dan di tengah tuntutan kurikulum yang terus berkembang.
Pihak sekolah berkomitmen untuk menerjemahkan arahan Kadisdik ke dalam program-program riil di sekolah, baik melalui penguatan ekstrakurikuler, proyek profil pelajar Pancasila, maupun inovasi metode mengajar di kelas.
Kunjungan kerja ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan diskusi santai mengenai kendala serta capaian pendidikan yang ada di wilayah Sungai Raya, sebagai bagian dari upaya jemput bola Dinas Pendidikan Aceh dalam menyerap aspirasi dari akar rumput.
Editor: Redaksi









