Aceh Besar – Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh yang diwakili oleh Sekretaris DSI Aceh, Bapak Marzuki, S.Ag., M.H., menghadiri undangan pelepasan sekaligus seremoni penerbangan perdana jemaah umrah Tahun 1448 Hijriah. Acara yang berlangsung penuh haru dan syiar ini dilaksanakan di Ruang Tunggu Internasional Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Aceh Besar, Senin (29/6/2026).
Kehadiran Sekretaris DSI Aceh ini merupakan bentuk dukungan nyata dari Pemerintah Aceh terhadap penyelenggaraan ibadah umrah yang langsung terbang dari tanah serambi Mekkah menuju tanah suci, tanpa harus melakukan transit panjang di kota lain. Penerbangan perdana pada awal musim umrah tahun 1448 H ini turut dihadiri oleh jajaran otoritas bandara, perwakilan Kementerian Agama, unsur maskapai, serta para pimpinan biro perjalanan umrah dan haji di Aceh.
Dalam penyampaiannya di hadapan para jemaah, Marzuki, S.Ag., M.H., yang mewakili Kepala DSI Aceh, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas dibukanya kembali rute penerbangan langsung ini di awal musim. Menurutnya, penerbangan langsung dari Bandara SIM merupakan kemudahan besar yang diberikan Allah bagi syiar Islam dan kenyamanan ibadah masyarakat Aceh.
“Kami atas nama pimpinan dan keluarga besar Dinas Syariat Islam Aceh mengucapkan selamat menunaikan ibadah umrah kepada seluruh jemaah penerbangan perdana tahun 1448 Hijriah ini. Manfaatkan kesempatan emas ini dengan berfokus pada ibadah, menjaga kesehatan, serta menjaga nama baik daerah kita yang menjunjung tinggi nilai-nilai syariat Islam selama berada di tanah suci,” ujar Marzuki.
“Manfaatkan kesempatan emas ini dengan berfokus pada ibadah, menjaga kesehatan, serta menjaga nama baik daerah kita yang menjunjung tinggi nilai-nilai syariat Islam selama berada di tanah suci.”
Selain memberikan ucapan selamat, Sekretaris DSI Aceh juga menitipkan pesan dan harapan penting kepada para jemaah dan penyelenggara:
Menjaga Jati Diri Keacehan: Jemaah diharapkan menjadi duta bangsa dan daerah yang ramah, tertib, serta mencerminkan akhlakul karimah di hadapan umat Islam dari belahan dunia lain.
Mendoakan Keberkahan Aceh: Marzuki mengimbau jemaah agar menyelipkan doa di tempat-tempat mustajab agar bumi Aceh selalu dalam kedamaian, kesejahteraan, dan keberkahan di bawah naungan syariat Islam.
Apresiasi untuk Penyelenggara: Pemerintah Aceh mengapresiasi pihak maskapai dan travel yang terus bersinergi memberikan pelayanan terbaik demi mempermudah keberangkatan tamu-tamu Allah.
Suasana di ruang tunggu internasional sempat diwarnai tangis haru bahagia dari para keluarga yang ikut melepas keberangkatan. Acara pelepasan perdana ini diakhiri dengan pembacaan talbiyah bersama dan doa safar yang mengiringi langkah para jemaah menuju pintu pesawat, menandai dimulainya perjalanan ibadah spiritual yang suci menuju makkah al-mukarramah dan madinah al-munawwarah. [Adv]
Editor: Redaksi



