Home / Pemko Banda Aceh

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:56 WIB

Wali Kota Banda Aceh Luncurkan Sosialisasi Waste Collecting Point

REDAKSI

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal meluncurkan sosialisasi Waste Collecting Point (WCP) di Balai Kota, Rabu 15/7/2026.

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal meluncurkan sosialisasi Waste Collecting Point (WCP) di Balai Kota, Rabu 15/7/2026.

Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh terus memperkuat upaya pengelolaan sampah berbasis sumber melalui pelaksanaan Waste Collecting Point (WCP) sebagai bagian dari strategi mewujudkan kota yang bersih dan berkelanjutan.

Program tersebut disosialisasikan langsung oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, dalam kegiatan yang digelar Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Banda Aceh di Balai Kota, Rabu (15/7/2026).

Dalam sambutannya, Illiza menegaskan bahwa persoalan sampah tidak lagi sekadar berkaitan dengan kebersihan lingkungan, tetapi telah menjadi tantangan utama pembangunan perkotaan yang membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga :  Wali Kota Banda Aceh Temukan Puskesmas Pembantu Tutup Saat Jam Pelayanan

“Persoalan sampah kini bukan lagi sekadar masalah kebersihan, melainkan telah menjadi salah satu tantangan besar pembangunan perkotaan yang harus kita hadapi bersama,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pertumbuhan jumlah penduduk, meningkatnya aktivitas ekonomi, serta pesatnya perkembangan kawasan permukiman berdampak langsung terhadap peningkatan volume sampah di ibu kota Provinsi Aceh tersebut.

Berdasarkan data Pemerintah Kota Banda Aceh, jumlah penduduk saat ini mencapai 269.552 jiwa, dengan produksi sampah harian berkisar 249 hingga 250 ton. Tanpa sistem pemilahan sejak dari sumbernya, beban tempat pemrosesan akhir (TPA) dan dampak terhadap lingkungan diperkirakan akan terus meningkat.

Baca Juga :  Wali Kota Banda Aceh Tekankan Pentingnya Keamanan Rumah dan Keselamatan Mudik

Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemko Banda Aceh menjalankan program ASRI (Aksi Solutif untuk Ramah Lingkungan) sebagai arah baru pengelolaan lingkungan perkotaan. Melalui program itu, sampah tidak lagi dipandang sebagai limbah semata, melainkan sebagai sumber daya yang memiliki nilai ekonomi dan lingkungan apabila dikelola dengan baik.

Illiza mengatakan, konsep pengelolaan sampah yang diterapkan mengedepankan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R) guna mengurangi jumlah sampah yang berakhir di TPA sekaligus mendorong ekonomi sirkular di tingkat masyarakat.

Menurutnya, kehadiran Waste Collecting Point (WCP) menjadi salah satu instrumen penting dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif melalui pemilahan sejak dari rumah tangga maupun kawasan permukiman.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Banda Aceh Tinjau Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Puskesmas Kuta Alam

“Program ASRI merupakan komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh untuk mewujudkan kota yang bersih, sehat, hijau, tangguh terhadap perubahan iklim, dan berkelanjutan,” kata Illiza.

Pemerintah Kota Banda Aceh berharap sosialisasi WCP dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilah sampah sejak dari sumbernya sehingga pengelolaan sampah menjadi lebih efisien, mengurangi beban TPA, sekaligus mendukung target pembangunan perkotaan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.  [Adv]

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Peukan Raya Ramadhan 2026 Banda Aceh Targetkan 10 Ribu Pengunjung per Hari

Pemko Banda Aceh

Kolaborasi Pemko dan UPTD PPA Hadirkan Ruang Layanan Baru Samsat di MPP Banda Aceh 

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Sidak Pasar, Siapkan 3000 Paket Sembako Murah

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Illiza Antar Langsung Bantuan Kemanusiaan ke Bireuen

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Illiza Buka FGD Penyusunan Rencana Aksi Daerah Gender dan Perubahan Iklim Kota Banda Aceh

Berita

Wakil Wali Kota Banda Aceh Serahkan Bantuan Rumah Layak Huni kepada 5 Warga

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Launching Pasar 1001 Malam, Ajak Belanja Produk Lokal

Pemko Banda Aceh

Wujudkan Impian Warga, Pemko Banda Aceh Serahkan Rumah Layak Huni di 5 Lokasi