Banda Aceh – Program Studi Teknologi Informasi menjadi program studi dengan jumlah peminat tertinggi pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Reguler SSE (Sistem Seleksi Elektronik) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh Tahun Akademik 2026/2027.
Selain Teknologi Informasi, Program Studi Ilmu Hukum dan Manajemen Haji dan Umrah juga masuk dalam tiga besar program studi yang paling banyak dipilih calon mahasiswa.
Saat melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan ujian PMB Reguler SSE di sejumlah lokasi, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Ar-Raniry, Prof Muhammad Yasir Yusuf mengatakan jalur PMB Reguler merupakan kesempatan terakhir bagi calon mahasiswa untuk bergabung dengan UIN Ar-Raniry pada Tahun Akademik 2026/2027.
“PMB Reguler SSE menjadi jalur penerimaan terakhir tahun ini. Karena itu, kami memastikan seluruh proses seleksi berlangsung objektif, transparan, dan akuntabel sehingga setiap peserta memperoleh kesempatan yang sama berdasarkan kemampuan akademiknya,” ujar Yasir.
Ia menyebutkan, tingginya minat calon mahasiswa terhadap sejumlah program studi menunjukkan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap UIN Ar-Raniry.
Menurutnya, hal tersebut menjadi motivasi bagi kampus untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, layanan akademik, serta menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.
“Kami berharap seleksi ini mampu menjaring calon mahasiswa terbaik yang siap berkembang dalam lingkungan akademik UIN Ar-Raniry dan memberikan kontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan dunia keislaman,” katanya.
Ketua Admisi UIN Ar-Raniry Banda Aceh Muammar Yulian, mengatakan total pilihan program studi pada PMB Reguler SSE tahun ini mencapai 2.505 pilihan. Tingginya minat tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap program studi yang ditawarkan UIN Ar-Raniry, terutama pada bidang teknologi, hukum, dan layanan haji.
Sebanyak 1.232 calon mahasiswa tercatat menyatakan minat mengikuti PMB Reguler. Dari jumlah tersebut, 835 orang melakukan pendaftaran, sementara 820 peserta mengikuti ujian seleksi berbasis komputer yang digelar pada 15–16 Juli 2026.
Pelaksanaan ujian berlangsung di tujuh titik lokasi dengan dukungan sembilan laboratorium komputer untuk memastikan proses seleksi berjalan lancar, tertib, dan transparan.
“Peserta yang mengikuti seleksi akan memperebutkan sekitar 600-an kursi yang tersedia melalui jalur PMB Reguler SSE,” kata Muammar.
Ia menjelaskan, PMB Reguler SSE merupakan salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UIN Ar-Raniry setelah berakhirnya seleksi nasional. Jalur ini memberikan kesempatan bagi calon mahasiswa yang belum lulus pada jalur sebelumnya untuk melanjutkan pendidikan di UIN Ar-Raniry.
Secara keseluruhan, UIN Ar-Raniry menyiapkan daya tampung sebanyak 5.265 mahasiswa baru pada Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun 2026. Proses penerimaan dilaksanakan melalui 10 jalur seleksi, yang diselenggarakan di tingkat nasional melalui jalur SNBP, SNBT, SPAN-PTKIN dan UM-PTKIN. Serta jalur reguler Tahfidz, Prestasi, Portofolio, SSE, Internasional dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). [ ]









