Home / Sosial

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Aliansi Masyarakat Aceh Peduli Akhlak Gelar Edukasi Isu LGBT dan HAM di Banda Aceh

REDAKSI

Komunitas Aliansi Masyarakat Aceh Peduli Akhlak menggelar sosialisasi dan edukasi isu lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) serta Hak Asasi Manusia (HAM) dalam perspektif agama di kawasan Car Free Day Jalan Tgk Daud Beureueh, Banda Aceh, Minggu.

Komunitas Aliansi Masyarakat Aceh Peduli Akhlak menggelar sosialisasi dan edukasi isu lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) serta Hak Asasi Manusia (HAM) dalam perspektif agama di kawasan Car Free Day Jalan Tgk Daud Beureueh, Banda Aceh, Minggu.

BANDA ACEH — Komunitas Aliansi Masyarakat Aceh Peduli Akhlak menggelar kegiatan sosialisasi dan edukasi mengenai isu lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) serta Hak Asasi Manusia (HAM) dalam perspektif agama. Kegiatan ini berlangsung di kawasan Car Free Day (CFD), Jalan Tgk Daud Beureueh, Kota Banda Aceh, Minggu.

Koordinator Aliansi Masyarakat Aceh Peduli Akhlak, Nashihul Umam, menjelaskan bahwa agenda yang melibatkan perwakilan komunitas, organisasi kemasyarakatan, aliansi masyarakat, komunitas dakwah, hingga kalangan mahasiswa ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap hal yang dianggap sebagai ancaman moral di masa depan.

Baca Juga :  Prajurit Kodam IM tuntaskan pembersihan RSUD Aceh Tamiang 

“Tujuan kita lebih kepada sosialisasi dan edukasi masyarakat, meningkatkan kesadaran tentang persoalan yang kita anggap menjadi bahaya moral ke depan,” ujar Nashihul di Banda Aceh.

Ia menilai isu LGBT dan HAM perlu dibahas secara terbuka mengingat adanya perbedaan pandangan terkait kebebasan individu, orientasi seksual, serta nilai agama dan moral yang berlaku di Aceh. Menurutnya, masyarakat Aceh berhak mempertahankan nilai dan keyakinan yang dianut sembari memperkuat perlindungan terhadap anak dan keluarga.

Baca Juga :  Duka di Panti Geunaseh Sayang: Dinsos Aceh Sigap Urus Pemakaman Warga Lansia

“Untuk masyarakat semuanya peduli. Jangan asal tidak peduli dengan anak-anak mereka karena khawatir nanti menjadi korban,” kata Nashihul menegaskan pentingnya perhatian para orang tua.

Baca Juga :  Wabup Syukri Donor Darah Pada Peringatan Uroe Lahe ke-69 Aceh Besar

Dalam kegiatan tersebut, pihak penyelenggara juga membuka ruang dialog bagi pihak yang memiliki pandangan berbeda atau pro terhadap isu tersebut untuk menyampaikan pendapat secara terbuka.

Nashihul berharap edukasi ini mampu mendorong kepedulian masyarakat terhadap perlindungan keluarga. Selain itu, seluruh poin hasil dari diskusi ini nantinya akan dirangkum menjadi rekomendasi khusus untuk disampaikan secara resmi kepada Pemerintah Aceh.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Polri

Peringati HUT Ke-77, Polwan Polda Aceh Gelar Baksos dengan Menyalurkan Sembako untuk Warga

Daerah

Babinsa Padang Kodim Gayo lues Ajak warga angkat Cangkul

Polri

Polda Aceh Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir di Simpang Jernih Aceh Timur

Sosial

Jasa Raharja Perkuat Perlindungan dan Keselamatan, Siagakan 50 Personel Hadapi Mudik Lebaran 2026

Pemkab Aceh Besar

Wabup Syukri Donor Darah Pada Peringatan Uroe Lahe ke-69 Aceh Besar

Polri

Senyum Bahagia Rosmaini di Hari Bhayangkara: Dapat Rumah Impian dari Kapolres Aceh Tengah

Polri

Bhayangkari Aspol Punge Galakkan Masakan Bubur Asyura

Pemerintah

Haji Uma dan Perantau Aceh di Malaysia Galang Rp12,9 Juta untuk Pulangkan Warga Aceh Timur yang Sakit