Home / Ekbis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:30 WIB

Dorong Produktivitas Cabai, Bank Indonesia Aceh Perkuat Klaster Petani di Aceh Barat

REDAKSI

Bank Indonesia Aceh gelar bantek budidaya cabai merah di Aceh Barat, 19 Agustus 2026. Kegiatannya bagian dari GPIPS untuk jaga stabilitas harga & pasokan pangan, dengan pembekalan olah tanah, hama, keuangan, dan penggunaan alat Jinawi bagi 5 kelompok tani binaan.

Bank Indonesia Aceh gelar bantek budidaya cabai merah di Aceh Barat, 19 Agustus 2026. Kegiatannya bagian dari GPIPS untuk jaga stabilitas harga & pasokan pangan, dengan pembekalan olah tanah, hama, keuangan, dan penggunaan alat Jinawi bagi 5 kelompok tani binaan.

MEULABOH — Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh menggelar kegiatan bantuan teknis (bantek) budidaya cabai merah bagi kelompok tani binaan di Kabupaten Aceh Barat, Rabu 19 Agustus 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) sebagai wujud komitmen Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas harga pangan daerah melalui penguatan pasokan komoditas pangan strategis, khususnya cabai merah yang menjadi penyumbang inflasi tertinggi secara tahunan (yoy) di Kabupaten Aceh Besar pada bulan Juli 2026.

Kegiatan merupakan sinergi Bank Indonesia dengan Pemda Aceh Barat yang bertujuan untuk memberikan pembekalan terkait persiapan dan olah tanah, penanganan hama dan penyakit tanaman, hingga manajemen keuangan usaha tani.

Baca Juga :  Bank Aceh Mencatat Penyaluran Biaya UMKM Mencapai Rp 2,53 Triliun Hingga Juni 2025

Kegiatan tersebut dihadiri oleh penyuluh pertanian dari kecamatan dan desa binaan, serta perwakilan lima kelompok tani binaan Bank Indonesia di Kabupaten Aceh Barat, yaitu Sabee Hatee, Hudep Beusaree, Usaha Bersama, Rezeki Tani, dan Alue Bak Jok.

“Kami juga mengajarkan petani cara mengukur unsur hara tanah menggunakan alat Jinawi, sehingga rekomendasi pemupukan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan tidak boros biaya,” jelas Hafrizal praktisi budidaya cabai merah, dan Andi Hidayat Konsultan Pertanian Bank Indonesia Provinsi Aceh.

Baca Juga :  Bank Aceh Catat Kinerja Positif di Tahun 2024, Raih Opini WTP dari KAP Heliantono

Selain bantuan teknis, kegiatan juga dirangkaikan dengan penandatanganan komitmen bersama kelompok tani sebagai kelompok binaan Bank Indonesia. Diharapkan para petani berkomitmen untuk mencatat keuangan hasil budidaya pertanian secara tertib, mendokumentasikan dan membagikan setiap perkembangan kegiatan, menjalankan rekomendasi teknis dari para narasumber, hingga menjaga serta memanfaatkan bantuan sesuai dengan peruntukannya.

Komitmen ini diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan sarana produksi yang diserahkan, sehingga hasilnya bisa dirasakan langsung oleh petani dan turut mendukung ketahanan pangan di Aceh Barat.

“Kami berharap sinergi antara Bank Indonesia, Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Barat, dan kelompok tani ini dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah yang berkelanjutan, sekaligus mendorong Aceh Barat menjadi salah satu sentra produksi cabai merah yang kompetitif di Provinsi Aceh” ujar Asisten Analis Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh Musthafa Umar.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Komitmen Ciptakan Kebijakan Strategis untuk Dongkrak Ekonomi

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh terus aktif mendukung program pengendalian inflasi daerah dengan memperkuat ketersediaan pasokan komoditas pangan strategis, salah satunya melalui pengembangan klaster komoditas pangan bersama pemerintah daerah dan kelompok tani binaan.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Ekbis

Penyaluran Dana Desa Reguler di Aceh Capai Rp 1,61 Triliun Menjelang Pertengahan September 2026

Ekbis

Perkuat Rantai Nilai Halal, Bank Indonesia Aceh Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Juleha Standar Kompetensi Nasional

Ekbis

Strategi Transformasi dan Optimalisasi Operational Excellence, Bawa Solusi Bangun Indonesia Bukukan Laba Rp659 Miliar di Tengah Tekanan Industri

Ekbis

Potensi Investasi Pertambangan di Aceh: Guru Besar USK Tekankan Pentingnya Good Corporate Governance dan Nilai Tambah

Ekbis

Harga Emas Antam Anjlok Rp50.000 per Gram pada 22 April 2026

Ekbis

PT Pema Berikan Dana Binaan untuk Dua UMKM Terbaik

Ekbis

Menteri ESDM Setujui Kerja Sama Produksi 40 Sumur Minyak Masyarakat di Aceh Timur dan Aceh Utara

Ekbis

QR Antar Negara BYOND by BSI Siap Digunakan di China