Home / Berita

Kamis, 10 September 2026 - 13:57 WIB

Pesawat Garuda Bawa 360 Jemaah Umrah dari Banda Aceh ke Jeddah Batal Terbang karena Kendala Teknis

REDAKSI

Pesawat Garuda Indonesia registrasi PK-GHI yang membawa 360 jemaah umrah rute Banda Aceh-Jeddah batal terbang pada Rabu, 9 September 2026.

Pesawat Garuda Indonesia registrasi PK-GHI yang membawa 360 jemaah umrah rute Banda Aceh-Jeddah batal terbang pada Rabu, 9 September 2026.

BANDA ACEH – Pesawat Garuda Indonesia yang membawa 360 jemaah umrah dengan rute Banda Aceh, Indonesia-Jeddah, Arab Saudi, batal terbang setelah mengalami kendala teknis pada mesin, Rabu, 9 September 2026. Pesawat sempat pushback dari apron Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) sekitar pukul 14.02 WIB.

General Manager Bandara Sultan Iskandar Muda, Rahmat Adil Indrawan, mengatakan pesawat dengan registrasi PK-GHI tersebut kemudian memutuskan kembali ke apron atau Return to Apron (RTA) saat berada di area taxiway.

“Saat berada di area taxiway, pihak airline menginformasikan adanya kendala teknis sehingga pesawat meminta untuk kembali ke apron,” ujar Rahmat.

Baca Juga :  Kodam Iskandar Muda Perluas Jaringan Internet Gratis

Pesawat selanjutnya kembali ke parking stand untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. Oleh pihak maskapai, pesawat tersebut kemudian dinyatakan Aircraft on Ground (AOG).

Berdasarkan hasil evaluasi dan keputusan operasional Garuda Indonesia selaku operator penerbangan, penerbangan tersebut akhirnya dinyatakan batal.

Rahmat menjelaskan, pemeriksaan teknis, perbaikan, hingga keputusan mengenai kelayakan pesawat untuk terbang merupakan kewenangan pihak maskapai.

“Untuk kendala teknis pesawat, pemeriksaan, perbaikan, serta keputusan mengenai kelayakan dan kesiapan pesawat untuk terbang merupakan kewenangan pihak maskapai dan dilakukan oleh personel teknis yang berwenang. Termasuk keputusan untuk membatalkan atau menjadwalkan kembali penerbangan berada pada pihak maskapai sebagai operator penerbangan,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Barat Gejot Percepatan Realisasi TKD 2026, Sekda Kurdi Optimis Selesai Tepat Waktu

Sementara itu, pihak Bandara Sultan Iskandar Muda memastikan pelayanan dan operasional kebandarudaraan tetap berjalan aman dan tertib selama proses penanganan pembatalan penerbangan tersebut.

“Dari sisi bandara, kami fokus pada pelayanan, keamanan, keselamatan, dan kelancaran proses penanganan penumpang. Kami terus berkoordinasi dengan Garuda Indonesia untuk memastikan kebutuhan penumpang selama proses ini terpenuhi,” kata Rahmat.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Aceh Besar Dampingi Marlina Usman Luncurkan Sekolah Lansia di Alue Gintong Seulimuem 

Sebanyak 360 penumpang kemudian mendapatkan penanganan dari pihak maskapai dan diarahkan untuk diinapkan di Asrama Haji.

Para penumpang mulai diberangkatkan menuju Asrama Haji menggunakan bus sekitar pukul 17.15 WIB.

Untuk jadwal penerbangan berikutnya, Rahmat mengimbau penumpang mengikuti informasi resmi yang disampaikan pihak Garuda Indonesia.

“Untuk informasi terkait jadwal penerbangan berikutnya, kami mengimbau penumpang mengikuti informasi resmi dari pihak maskapai,” pungkasnya.

Penulis: Nazarullah

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Berita

Gubernur Aceh Kukuhkan Marlina sebagai Bunda PAUD, Bunda Literasi, dan Ketua FORIKAN

Berita

Karoops Polda Aceh Hadiri Rapat Koordinasi Persiapan Pawai Takbir dan Salat Idulfitri 1446 H

Berita

Real Madrid Ditahan Imbang 1-1 Oleh Al Hilal di Laga Perdana Piala Dunia Antarklub 2025

Berita

Pangdam Iskandar Muda ajak masyarakat untuk menjaga dan pelihara hasil pembangunan pada program TMMD ke-124

Berita

Pemkab Aceh Besar Serahkan Juara Pawai Takbir Idul Fitri 1446 H

Berita

Makan Bergizi Gratis Dimulai Hari Ini, Setiap Dapur Dikawal Ahli Gizi dan Akuntan

Berita

Diskominsa Aceh akan Launching Satu Data Aceh

Berita

Bupati Syech Muharram Tutup MTQ ke-10 Tingkat Kemasjidan Baburridha Indrapuri