ACEH TAMIANG — Warga Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, menyambut baik pelaksanaan perehapan Jembatan Gantung Perintis Garuda yang menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat dalam menunjang berbagai aktivitas sehari-hari. Proses perehapan tersebut mendapat pendampingan dari Babinsa Koramil 02/Karang Baru, Serka Rusli, Kamis (17/9/2026).
Kegiatan pendampingan dan pengawasan dilakukan sebagai bentuk kepedulian serta dukungan Babinsa terhadap pemeliharaan fasilitas umum yang berada di wilayah binaannya. Kehadiran Babinsa di lokasi diharapkan dapat membantu kelancaran koordinasi antara masyarakat dan pihak-pihak yang terlibat dalam proses perehapan jembatan.
Jembatan Gantung Perintis Garuda memiliki peran penting bagi masyarakat Desa Lubuk Sidup dan wilayah sekitarnya. Keberadaan jembatan tersebut menjadi salah satu sarana penghubung yang membantu warga dalam melaksanakan berbagai kegiatan, baik untuk kepentingan ekonomi, sosial, maupun aktivitas sehari-hari lainnya.
Selama proses perehapan berlangsung, Serka Rusli melakukan pemantauan secara langsung terhadap tahapan pekerjaan di lapangan. Selain melihat perkembangan pekerjaan, Babinsa juga berkoordinasi dengan masyarakat dan pihak terkait guna mendukung terciptanya situasi yang aman dan tertib selama kegiatan berlangsung.
Pendampingan tersebut sekaligus menjadi sarana bagi Babinsa untuk membangun komunikasi yang lebih erat dengan masyarakat. Melalui interaksi secara langsung, Babinsa dapat mengetahui kondisi di lapangan serta mendengar berbagai harapan dan masukan masyarakat terkait keberadaan jembatan tersebut.
Serka Rusli menyampaikan bahwa pendampingan terhadap pembangunan maupun pemeliharaan fasilitas umum merupakan bagian dari kepedulian Babinsa terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah binaan.
“Pendampingan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap pembangunan dan pemeliharaan fasilitas umum di wilayah binaan. Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan masyarakat agar proses perehapan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, sehingga jembatan nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat dengan baik,” ujar Serka Rusli.
Menurutnya, keberadaan sarana penghubung yang layak dan aman sangat dibutuhkan masyarakat, terutama bagi warga yang menggunakan akses tersebut untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Jembatan yang terawat diharapkan dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat dalam melakukan mobilitas.
Babinsa juga mengajak masyarakat untuk ikut mendukung proses perehapan dengan menjaga keamanan di sekitar lokasi pekerjaan. Warga diharapkan dapat memberikan ruang yang cukup bagi para pekerja untuk melaksanakan pekerjaan serta menghindari aktivitas yang dapat mengganggu proses pengerjaan.
Selain itu, Serka Rusli mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga dan merawat jembatan setelah proses perehapan selesai. Menurutnya, fasilitas umum yang telah diperbaiki akan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang apabila digunakan secara bijak dan dipelihara bersama.
Bagi masyarakat Desa Lubuk Sidup, perehapan Jembatan Gantung Perintis Garuda merupakan kegiatan yang dinantikan. Kondisi jembatan yang baik sangat diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga ketika melintas, terutama mereka yang menggunakan jembatan untuk mendukung kegiatan sehari-hari.
Jembatan tersebut juga memiliki arti penting bagi warga yang melakukan aktivitas menuju lahan pertanian dan perkebunan. Akses yang lebih baik dapat membantu memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendukung kegiatan pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan.
Tidak hanya berkaitan dengan aktivitas ekonomi, jembatan juga menjadi bagian dari akses masyarakat dalam memenuhi berbagai kebutuhan sosial. Kemudahan mobilitas diharapkan dapat membantu warga menjangkau fasilitas umum serta memperlancar hubungan dan interaksi antarwilayah.
Masyarakat menyambut positif kehadiran Babinsa dalam mendampingi proses perehapan. Keterlibatan TNI di lapangan dinilai sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi fasilitas yang digunakan masyarakat sekaligus memberikan motivasi bagi warga untuk turut berpartisipasi dalam menjaga sarana umum.
Pendampingan Babinsa juga mencerminkan pentingnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan di wilayah. Kerja sama dan komunikasi yang baik diharapkan dapat membantu setiap tahapan kegiatan berjalan secara tertib hingga pekerjaan selesai.
Bagi Babinsa, kehadiran di tengah masyarakat tidak terbatas pada kegiatan keamanan dan pembinaan wilayah, tetapi juga diwujudkan melalui dukungan terhadap berbagai kegiatan sosial dan pembangunan yang memberikan manfaat bagi kepentingan bersama.
Koramil 02/Karang Baru terus mendorong personelnya untuk aktif melakukan pembinaan dan pendampingan di wilayah binaan. Melalui kehadiran Babinsa secara langsung, diharapkan hubungan komunikasi dengan masyarakat semakin erat serta berbagai kebutuhan dan perkembangan di wilayah dapat diketahui dengan baik.
Perehapan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Desa Lubuk Sidup diharapkan dapat berjalan sesuai tahapan pekerjaan hingga selesai. Setelah seluruh proses perehapan rampung dan jembatan dinyatakan layak digunakan, masyarakat diharapkan dapat kembali memanfaatkan akses tersebut dengan lebih aman dan nyaman.
Dengan adanya dukungan dari masyarakat serta pendampingan Babinsa, proses perehapan jembatan diharapkan dapat memberikan hasil yang optimal. Keberadaan jembatan yang lebih baik nantinya diharapkan turut mendukung kelancaran aktivitas masyarakat, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta menunjang kegiatan sosial dan perekonomian warga di Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang.
Semangat kebersamaan dalam menjaga dan membangun fasilitas umum menjadi bagian penting dalam mewujudkan sarana yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Melalui sinergi antara TNI, masyarakat, dan pihak terkait, Jembatan Gantung Perintis Garuda diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Lubuk Sidup dan sekitarnya.
Penulis: Hidayat. S
Editor: Dahlan









