BANDA ACEH — Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Aceh, Muazzam, mengajak para petani sawit untuk melakukan patroli bersama guna mencegah maraknya aksi pencurian tandan buah segar (TBS) dan brondolan kelapa sawit di wilayah Aceh.
Ajakan ini dilatarbelakangi oleh tingginya rasa resah para petani akibat maraknya aksi pencurian yang terjadi di berbagai sudut persimpangan jalan perkebunan.
“Tidak ada izin mengambil. Ada orang atau tidak ada orang, jangan ambil. Kalau tidak, akan diserahkan kepada pihak berwajib,” tegas Muazzam, Sabtu (26/9/2026).
Muazzam menyarankan agar patroli dilakukan secara rutin, baik setiap hari Jumat maupun pada malam hari sesuai dengan kesepakatan bersama para petani. Patroli tersebut ditujukan untuk menyasar segala bentuk aktivitas pencurian, baik brondolan maupun TBS.
“Selama ini kita petani sawit sangat resah, tidak nyaman lagi atas tindakan pencurian sawit yang sangat menjamur di setiap sudut persimpangan jalan perkebunan,” ungkapnya.
Meski demikian, Muazzam mengimbau para petani yang mendapati pelaku tertangkap tangan agar tidak main hakim sendiri, melainkan segera menyerahkan proses hukumnya kepada aparat penegak hukum.
Ia pun mengajak para pemilik kebun yang bersedia terlibat untuk menyatakan dukungannya terhadap rencana patroli bersama ini, demi menciptakan rasa aman serta menjaga hasil perkebunan dari tindakan kriminal.
Penulis: Tika Fitri Lestari
Editor: Dahlan









