Home / Berita

Senin, 28 September 2026 - 12:26 WIB

Jaga Stabilitas Tekanan Air Hingga Ujung Jaringan, Perumda Tirta Mountala Soroti Illegal Tapping

REDAKSI

Kestabilan tekanan air bersih hingga ke titik paling ujung merupakan indikator utama keberhasilan pelayanan Perumda Tirta Mountala.

Kestabilan tekanan air bersih hingga ke titik paling ujung merupakan indikator utama keberhasilan pelayanan Perumda Tirta Mountala.

ACEH BESAR — Kestabilan tekanan air bersih hingga ke titik paling ujung merupakan indikator utama keberhasilan pelayanan Perumda Tirta Mountala. Meski demikian, menjaga tekanan air tetap konstan di seluruh wilayah Kabupaten Aceh Besar menghadapi berbagai hambatan teknis yang kompleks.

Kasubag Sistem Jaringan Transmisi dan Distribusi (Trandis), Muhammad Ichsan Nizali, menjelaskan bahwa fluktuasi dan penurunan tekanan air di lapangan dipicu oleh beberapa faktor teknis. Faktor-faktor tersebut meliputi usia pipa Jaringan Distribusi Utama (JDU) yang semakin menua, pergeseran kontur tanah, serta keberadaan bangunan permanen di atas ruang bebas (right of way) yang menghambat jalur pipa.

Baca Juga :  Pangdam IM gelar Sanggamara Baksos offroad di Kab. Aceh Besar 

Di samping masalah infrastruktur, Ichsan menyoroti praktik penyambungan air secara ilegal (illegal tapping) sebagai pemicu paling dominan yang merusak sistem hidrolis pipa utama. Penyadapan liar yang dilakukan tanpa perhitungan teknis menyedot debit air secara paksa di jalur tengah. Dampaknya langsung dirasakan oleh pelanggan resmi di kawasan ujung jaringan (dead end), di mana aliran air kerap mengecil drastis atau bahkan mati total akibat tekanan yang anjlok.

Baca Juga :  Pertama Kali Masuk KEN, Banda Aceh Gelar Colossal Coffee Experience 18-20 September di Blang Padang

Guna mengatasi persoalan ini, keandalan personel teknis Tim Trandis di lapangan memerlukan dukungan kepedulian dari masyarakat sekitar. Peran aktif warga sebagai “mata dan telinga” di lingkungan masing-masing menjadi kunci penting dalam menjaga keutuhan jaringan.

Laporan cepat dari warga terkait indikasi pencurian air maupun kemunculan rembesan di permukaan tanah dinilai sangat membantu tim teknis untuk melakukan penanganan secara presisi sebelum krisis tekanan meluas.

Baca Juga :  Wujudkan Visi Misi Mualem-Dek Fadh, Kadis Pendidikan Dayah Aceh Saweu Ulama

Dengan sinergi yang lebih erat antara pelanggan dan Perumda Tirta Mountala, hambatan pada jalur distribusi utama diharapkan dapat diantisipasi sejak dini. Ichsan mengimbau seluruh warga Aceh Besar untuk mendukung penertiban jaringan serta menjaga integritas infrastruktur air bersih bersama demi menjamin aliran air yang lancar dan merata bagi seluruh masyarakat.

Penulis: Nazarullah

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Berita

SMSI Aceh Besar Gelar Rapat Perdana, Matangkan Persiapan Pelantikan Pengurus 2026–2029

Berita

Dampak Rencana Kebijakan Ekspor Satu Pintu BUMN, Harga TBS Sawit di Aceh Anjlok

Berita

Pertama Kali Masuk KEN, Banda Aceh Gelar Colossal Coffee Experience 18-20 September di Blang Padang

Berita

Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh Salat Idul Fitri di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh

Berita

Kebijakan ‘Aneh’ Hotel di Aceh: Karyawan Wajib Beli Kaca Bekas Renovasi, Potong Service Charge

Berita

Refleksi 20 Tahun Tsunami, Kapolda Aceh bersama Forkopimda Ziarah di Kuburan Massal Ulee Lheue

Berita

Ayun Rivani Terpilih Sebagai Ketua Takraw Kabupaten Aceh Besar Periode 2025 – 2029

Aceh Besar

Aceh Besar Dorong Akreditasi Perpustakaan Hingga Tingkat Gampong