PIDIE — Hujan deras yang melanda Pidie dalam sepekan terakhir telah menyebabkan bendungan Blang Kumot Lhok Adan, Kecamatan Sakti, jebol dihantam arus deras Krueng (sungai) Tiro. Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Pidie, Apriadi Ahmad, Senin, 28 September 2026, mengatakan, peristiwa jebol bendungan di Kecamatan Sakti terjadi pada Kamis, 24 September 2026, sekira pukul 23.00 WIB setelah hujan deras mengguyur wilayah Pidie.
“Bendungan tersebut merupakan urat nadi bagi petani untuk mengairi air ke lahan sawah, namun saat ini kondisinya rusak parah akibat dihantam arus deras Krueng Tiro,” ujarnya.
Rencana Perbaikan Darurat
Ia menambahkan, petugas bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) akan melakukan perbaikan darurat serta pembersihan tumpukan sampah bawaan banjir dari hulu yang menyangkut pada bendungan tersebut.
“Perbaikan bendungan segera dikerjakan secara darurat dengan mengerahkan alat berat, mengingat musim tanam olah tanah sawah dimulai pada awal Oktober ini,” cetusnya.
Penanganan Permanen oleh BWS Sumatera I
Sambung Apriadi Ahmad, untuk perbaikan secara permanen akan ditangani pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I Provinsi Aceh.
“Untuk penanganan permanen bendungan tersebut di bawah kewenangan BWS Sumatera I Provinsi Aceh,” kata Apriadi.
Penulis: Nazarullah
Editor: Dahlan









