Home / Peristiwa

Selasa, 29 September 2026 - 10:22 WIB

Bendungan Blang Kumot Lhok Adan di Pidie Jebol Dihantam Arus Krueng Tiro

REDAKSI

Kondisi bendungan Blang Kumot Lhok Adan di Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie yang jebol dihantam arus deras Krueng Tiro setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Kamis 24 September 2026 sekira pukul 23.00 WIB.

Kondisi bendungan Blang Kumot Lhok Adan di Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie yang jebol dihantam arus deras Krueng Tiro setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Kamis 24 September 2026 sekira pukul 23.00 WIB.

PIDIE — Hujan deras yang melanda Pidie dalam sepekan terakhir telah menyebabkan bendungan Blang Kumot Lhok Adan, Kecamatan Sakti, jebol dihantam arus deras Krueng (sungai) Tiro. Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Pidie, Apriadi Ahmad, Senin, 28 September 2026, mengatakan, peristiwa jebol bendungan di Kecamatan Sakti terjadi pada Kamis, 24 September 2026, sekira pukul 23.00 WIB setelah hujan deras mengguyur wilayah Pidie.

Baca Juga :  Kabar Duka dari Masjid Agung Alfalah Sigli: Tgk Amri Abdullah Wafat dalam Posisi Sujud Usai Menjadi Khatib

“Bendungan tersebut merupakan urat nadi bagi petani untuk mengairi air ke lahan sawah, namun saat ini kondisinya rusak parah akibat dihantam arus deras Krueng Tiro,” ujarnya.

Rencana Perbaikan Darurat

Baca Juga :  Puting Beliung Terjang Julok Aceh Timur, 7 Rumah Rusak dan Pohon Tumbang

Ia menambahkan, petugas bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) akan melakukan perbaikan darurat serta pembersihan tumpukan sampah bawaan banjir dari hulu yang menyangkut pada bendungan tersebut.

“Perbaikan bendungan segera dikerjakan secara darurat dengan mengerahkan alat berat, mengingat musim tanam olah tanah sawah dimulai pada awal Oktober ini,” cetusnya.

Baca Juga :  Waspada! Modus Penipuan Catut Nama Ketua PWI Aceh, Begini Kronologinya

Penanganan Permanen oleh BWS Sumatera I

Sambung Apriadi Ahmad, untuk perbaikan secara permanen akan ditangani pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I Provinsi Aceh.

“Untuk penanganan permanen bendungan tersebut di bawah kewenangan BWS Sumatera I Provinsi Aceh,” kata Apriadi.

Penulis: Nazarullah

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Warga Lamteumen Barat Ditemukan Meninggal Dunia di Krueng Barona Jaya Aceh Besar

Parlementarial

Anggota DPRA Minta Jalan Tol Sigli-Banda Aceh Ditertibkan dan Segera di Selesaikan

Peristiwa

Rumah Nelayan di Aceh Timur Hangus Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Peristiwa

DLH Aceh Timur Buka Posko Pengaduan 24 Jam Terkait Semburan Diduga Gas Sumur Bor di Madat

Internasional

Kapal Pengangkut WNA Karam di Malaysia: 16 Penumpang Tewas, 23 Berhasil Diselamatkan

Peristiwa

Polsek Baitussalam komitmen Tangani Kasus Pencurian dan Pengancaman

Daerah

Fenomena Langka “Uren Uah-Uah”, Hujan Es Selimuti Perkebunan Kopi di Atu Lintang

Peristiwa

Hujan Deras Terjang Aceh Tenggara: 6 Desa Terendam Banjir, Tanggul Jebol, dan Longsor Putuskan Listrik