Jakarta — Presiden RI Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi di Istana Merdeka, Jakarta, pada Minggu siang.
Rombongan kendaraan Presiden el-Sisi tiba di lokasi sekitar pukul 10.35 WIB. Kedatangan pemimpin Mesir tersebut dikawal oleh puluhan pasukan berkuda dan pengawalan bermotor, serta disambut meriah oleh ratusan siswa sekolah dasar.
Presiden Prabowo, yang mengenakan setelan jas abu-abu, dasi biru tua, dan kopiah hitam, menyambut langsung Presiden el-Sisi di serambi barat Istana Merdeka. Presiden el-Sisi tampak mengenakan setelan jas hitam dengan dasi ungu. Kedua kepala negara saling berjabat tangan hangat sebelum berjalan bersama diiringi tarian khas Sumatra Utara, tarian Tandok, menuju mimbar upacara kenegaraan.
Rangkaian Upacara Penyambutan dan Pertemuan
Upacara resmi diawali dengan pengumandangan lagu kebangsaan kedua negara—diawali lagu kebangsaan Mesir, kemudian Indonesia Raya. Kedua pemimpin lantas melakukan inspeksi pasukan kehormatan yang telah berbaris rapi di halaman Istana Merdeka. Setelahnya, Presiden Prabowo dan Presiden el-Sisi saling memperkenalkan anggota delegasi masing-masing sebelum melanjutkan kegiatan ke dalam Istana.
Sejumlah pejabat Indonesia yang turut menyambut antara lain:
- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Sugiono
- Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi: Bahlil Lahadalia
- Menteri Luar Negeri: Arrmanatha Nasir
- Menteri Pertahanan: Sjafrie Sjamsoeddin
- Menteri Investasi dan Hilirisasi: Rosan Roeslani
- Menteri Kelautan dan Perikanan: Sakti Wahyu Trenggono
- Menteri Pertanian: Andi Amran Sulaiman
- Menteri Agama: Nasaruddin Umar
- Menteri Sekretaris Negara: Prasetyo Hadi
- Sekretaris Kabinet: Teddy Indra Wijaya
- Duta Besar RI untuk Mesir: Kuncoro Giri Waseso
Presiden Prabowo kemudian mempersilakan Presiden el-Sisi menuju Ruang Kredensial untuk sesi foto bersama dan penandatanganan buku tamu kenegaraan sebagai simbol eratnya persahabatan kedua negara. Agenda dilanjutkan dengan pertemuan tête-à-tête (empat mata) serta pertemuan bilateral.
Penguatan Kemitraan Strategis dan Kesepakatan Kerja Sama
Sebelumnya pada Sabtu (10/10), Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir telah menyampaikan bahwa agenda kunjungan ini mencakup serangkaian kegiatan strategis.
“Bapak Presiden akan menerima Presiden Mesir di Istana, dan akan ada serangkaian kegiatan, mulai dari pertemuan empat mata, pertemuan bilateral, dan penandatanganan nota kesepahaman terkait dengan masalah visa, kerja sama statistik, perikanan, dan juga rencana aksi untuk meningkatkan hubungan kerja sama strategis antara Indonesia dan Mesir,” ujar Arrmanatha.
Pertemuan bilateral ini difokuskan pada penandatanganan sejumlah nota kesepahaman (MoU) di bidang keimigrasian (visa), statistik, perikanan, serta penyusunan rencana aksi untuk memperkuat kemitraan strategis kedua negara di berbagai sektor.
Agenda Lawatan dan Kedatangan
Kunjungan ini merupakan kunjungan balasan Presiden el-Sisi setelah Presiden Prabowo melawat ke Mesir pada 2024 dan 2025. Indonesia menjadi destinasi terakhir dalam rangkaian perjalanan el-Sisi ke Asia, setelah sebelumnya mengunjungi Korea Selatan (6–9 Oktober) dan Malaysia (9–10 Oktober).
Presiden el-Sisi tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Sabtu (10/10) sore. Saat memasuki wilayah udara Indonesia, pesawat kepresidenan Mesir mendapat kehormatan berupa pengawalan dari enam pesawat tempur TNI AU, yaitu empat Sukhoi Su-27/30 dan dua F-16. Setibanya di Lanud Halim Perdanakusuma, Al-Sisi disambut oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Dudung Abdurachman serta Menlu Arrmanatha Christiawan Nasir.
Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian agenda kenegaraannya di Jakarta, Presiden el-Sisi dijadwalkan langsung bertolak kembali ke Mesir pada Minggu sore.
Penulis: Tika Fitri Lestari
Editor: Dahlan









