IDI — Merespons keluhan masyarakat terkait gangguan pasokan air bersih yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir, Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, memanggil Direktur PDAM Tirta Peusada, Iskandar, untuk meminta penjelasan langsung terkait kendala operasional yang dihadapi.
Keluhan krisis air bersih tersebut dilaporkan meluas di berbagai wilayah Kabupaten Aceh Timur, mulai dari Kecamatan Madat, Lhoknibong, Pante Bidari, Idi, Nurussalam, hingga Peureulak.
“Ini harus segera kita sikapi agar permasalahan di tubuh PDAM bisa diketahui dan kita cari jalan keluarnya. Kita ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi sehingga pelayanan air bersih kepada masyarakat belum berjalan sebagaimana mestinya,” kata Al-Farlaky di hadapan Dirut PDAM, Kamis (15/10/2026).
Ketegangan Layanan Publik di Bulan Maulid
Bupati menegaskan bahwa gelombang komplain dari pelanggan harus segera dijawab dengan tindakan nyata, bukan sekadar alasan teknis. Terlebih lagi, konsumsi air bersih masyarakat meningkat signifikan selama perayaan bulan Maulid.
Beberapa poin penekanan Bupati Aceh Timur meliputi:
Tindakan Konkret: Masyarakat tidak boleh dibiarkan terus-menerus membeli air akibat pasokan yang mati berbulan-bulan.
Transparansi Penghargaan vs Realita: Kualitas pelayanan di lapangan harus sejalan dengan capaian atau penghargaan yang diraih PDAM. Yang terpenting adalah manfaat nyata yang dirasakan oleh pelanggan.
Kanal Informasi Publik: PDAM diminta aktif memanfaatkan media sosial untuk mengomunikasikan gangguan teknis, perkembangan penanganan, hingga capaian kinerja secara terbuka agar masyarakat mendapatkan kepastian.
Penjelasan dan Tanggapan PDAM Tirta Peusada
Menanggapi pemanggilan tersebut, Direktur PDAM Tirta Peusada, Iskandar, mengakui adanya kendala teknis yang memengaruhi distribusi air ke rumah-rumah warga.
Ia menjelaskan bahwa sistem pompanisasi yang digunakan saat ini sebagian besar sudah berusia tua, sehingga membutuhkan perawatan rutin dan penanganan ekstra di lapangan.
Pihak manajemen PDAM berjanji akan terus membenahi sistem pelayanan serta operasional perusahaan agar distribusi air bersih kepada masyarakat Aceh Timur dapat kembali optimal.
Penulis: Hidayat. S
Editor: Dahlan









