Home / Ekonomi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:17 WIB

BSI Kembangkan Solusi Finansial Sesuai Kebutuhan Beragam Segmen Masyarakat

REDAKSI

Karyawan BSI sedang melayani nasabah. Foto: Dok. BSI - Ilustrasi 

Karyawan BSI sedang melayani nasabah. Foto: Dok. BSI - Ilustrasi 

JAKARTA – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) masuk lima besar Grand Champion Danantara CX100 Award 2026 dan menempati peringkat keempat kategori Financial. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas upaya transformasi layanan bank syariah tersebut di tengah persaingan industri perbankan dan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan digital.

“Bagi BSI, kepercayaan nasabah adalah amanah sekaligus tanggung jawab untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Kami melakukan transformasi secara menyeluruh, mulai dari penguatan teknologi informasi sebagai fondasi layanan digital, peningkatan kualitas pelayanan di kantor cabang, hingga pengembangan fitur BYOND by BSI dan BEWIZE,” ujar Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo.

Baca Juga :  WTP dan Digitalisasi Perkuat Kepercayaan Publik pada Bank Aceh Syariah

Penghargaan tersebut diraih ketika BSI telah melayani 24,3 juta nasabah, dengan jumlah pengguna aplikasi BYOND by BSI mendekati 10 juta. Capaian ini menjadi bagian dari perjalanan transformasi perseroan yang baru berusia lima tahun untuk memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan pengalaman nasabah.

Anggoro mengatakan, penghargaan tersebut merupakan hasil transformasi berkelanjutan sepanjang 2025–2026. BSI terus meningkatkan keandalan operasional, memperkuat teknologi informasi, serta membenahi kualitas pelayanan di kantor cabang maupun melalui kanal digital.

Untuk menjangkau kebutuhan masyarakat, BSI mengintegrasikan berbagai saluran layanan, mulai dari jaringan kantor cabang, lebih dari 130 ribu BSI Agen, mesin EDC, QRIS, aplikasi BYOND by BSI, BEWIZE, hingga BSI Call 14040. Penguatan jaringan tersebut diarahkan untuk memberikan kemudahan akses layanan bagi berbagai kelompok nasabah.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Timur Usulkan Dana Desa Kreatif Rp500 Juta ke Kemenekraf untuk Pengrajin Pandan dan Tenun

BSI juga mengembangkan solusi finansial yang menyesuaikan kebutuhan beragam segmen masyarakat, termasuk generasi muda yang semakin terbuka terhadap layanan perbankan syariah. Melalui semangat Melayani Sepenuh Hati, perseroan berupaya menghadirkan pelayanan yang mudah, aman, nyaman, dan responsif.

Ajang Danantara CX100 Award mengukur pengalaman pelanggan melalui tiga indikator utama, yakni Effectiveness atau ketepatan layanan, Ease atau kemudahan, dan Emotion atau kenyamanan pelanggan. Program ini mencakup penghargaan Grand Champion, delapan Sector Champions, serta pemeringkatan 100 BUMN dengan layanan terbaik.

Baca Juga :  Bank Aceh Catat Pertumbuhan Kinerja Positif hingga Kuartal III 2026

Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menegaskan bahwa penghargaan tersebut seharusnya mendorong perusahaan terus membangun budaya pelayanan yang berkelanjutan.

“Hari ini bukan semata-mata tentang siapa yang menang atau kalah. Yang terpenting adalah membangun pola pikir bahwa pelayanan membuat perusahaan kita berkelanjutan,” kata Dony.

Anggoro menegaskan, pencapaian tersebut bukan akhir dari proses transformasi BSI. Perseroan akan terus mengevaluasi layanan dengan menjadikan masukan nasabah sebagai dasar perbaikan, sekaligus memperkuat kontribusi perbankan syariah terhadap perkembangan ekonomi nasional.

Penulis: Rivan Adista

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Ekonomi

UIN Ar-Raniry Usulkan Tambah Kuota dan Biaya Hidup KIP Kuliah ke Bappenas

Ekonomi

DPMPTSP Aceh Raih Nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) 90,19 Kategori Sangat Baik

Ekonomi

Bank Aceh Syariah Teken MoU dengan Kementerian Haji dan Umrah RI

Ekonomi

Bank Aceh Serahkan Zakat Karyawan Rp1,43 Miliar ke Baitul Mal

Ekonomi

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Berita

600 Paket Bantuan Modal Usaha Tahun 2026 untuk Perkuat Kemandirian Mustahik

Ekonomi

Bank Aceh-TASPEN Perkuat Kerja Sama Pengelolaan Dana Pensiun

Ekonomi

Penanganan Sampah Kayu Pascabencana di Aceh Tertunda Administrasi, Satgas PPA Diminta Bersabar