Home / Pemko Banda Aceh

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Pemko Banda Aceh Respon Dampak Kabut Asap Karhutla dengan Siagakan Puskesmas 24 Jam dan Sekolah Daring

REDAKSI

Menyiagakan seluruh puskesmas di Banda Aceh selama 24 jam untuk memberikan penanganan cepat kepada masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan atau keluhan pernapasan akibat paparan asap, Jumat 16/10/2026.

Menyiagakan seluruh puskesmas di Banda Aceh selama 24 jam untuk memberikan penanganan cepat kepada masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan atau keluhan pernapasan akibat paparan asap, Jumat 16/10/2026.

Banda Aceh – Sebaran kabut asap yang terpantau di Kota Banda Aceh di tengah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Sumatera menjadi perhatian Pemerintah Kota Banda Aceh. Untuk mengantisipasi dampaknya terhadap kesehatan dan aktivitas masyarakat, Pemko menyiapkan langkah penanganan, mulai dari kesiapan pelayanan kesehatan hingga penerapan pembelajaran daring bagi siswa.

Langkah tersebut dibahas dalam rapat Wali Kota Banda Aceh bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait pada Jumat sore (16/10/2026). Rapat ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas sektor agar pemerintah dapat merespons perkembangan kondisi dan mengutamakan keselamatan masyarakat.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Ie Masen

Di sektor kesehatan, seluruh puskesmas di Banda Aceh disiagakan selama 24 jam. Dinas Kesehatan mengoordinasikan kesiapan tersebut agar masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan, terutama keluhan pernapasan akibat paparan asap, dapat memperoleh penanganan dengan cepat.

Selain itu, Pemerintah Kota Banda Aceh menetapkan kebijakan pembelajaran daring bagi sekolah-sekolah di kota Banda Aceh, mulai dari jenjang PUAD/TK, SD, dan SMP Negeri, melalui surat edaran Wali Kota. Kebijakan ini menjadi langkah antisipasi untuk melindungi anak-anak dari paparan kabut asap di tengah kondisi kualitas udara yang perlu diwaspadai.

Baca Juga :  Wali Kota Illiza Lantik dr. Emiralda sebagai Direktur RSUD Meuraxa

Pemko mengimbau masyarakat untuk terus mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Warga juga disarankan membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk, menggunakan masker yang sesuai ketika harus beraktivitas di luar, serta lebih berhati-hati saat berkendara apabila jarak pandang menurun.

Baca Juga :  Kajian Jumatan di Pendopo Wali Kota: Ustazah Fauziah Tekankan Taubat dan Peran Keluarga

Masyarakat yang mengalami sesak napas atau gangguan pernapasan yang memburuk diimbau segera mencari pertolongan medis.

Melalui langkah antisipasi ini, Pemerintah Kota Banda Aceh berupaya memastikan pelayanan kesehatan tetap tersedia dan keselamatan masyarakat, khususnya anak-anak, tetap menjadi perhatian utama.  [Adv]

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Illiza Buka Festival Kenduri Laot 2026 di Ulee Lheue, Ajak Masyarakat Jaga Laut dan Majukan Ekonomi Nelayan

Kesehatan

Dinkes Bersama BPOM Lakukan Pengawasan Obat, Pastikan Peredaran Sesuai Ketentuan

Berita

Wali Kota Banda Aceh Temukan Puskesmas Pembantu Tutup Saat Jam Pelayanan

Pemko Banda Aceh

Kolaborasi Wujudkan Kota Sehat, Pemko Banda Aceh Raih National Governance Award 2026

Pemko Banda Aceh

Banda Aceh Borong Prestasi, Pemko Raih Penghargaan Pendidikan Nasional

Pemko Banda Aceh

Angin Kencang Tumbangkan Tiang Lampu dan CCTV di Ulee Lheue, Diskominfotik Banda Aceh Langsung Amankan Lokasi

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Gelar Pertemuan Penguatan Forum Kemitraan ATM, Perkokoh Sinergi Lawan AIDS, TBC, dan Malaria

Pemko Banda Aceh

Wawako Afdhal Ajak Warga Banda Aceh Sukseskan Sensus Ekonomi 2026