Home / Pemerintah Aceh

Kamis, 5 November 2026 - 11:28 WIB

Mualem-Dek Fadh Berduka atas Meninggalnya Warga Pidie dalam Insiden Pengibaran Bendera

REDAKSI

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) dan Wagub Fadhlullah (Dek Fadh) sampaikan duka mendalam atas insiden pengibaran Bendera Bintang Bulan pada peringatan Maulid di Gampong Pulo Keunari, Kec. Tiro, Pidie, Rabu 4/11/2026 sore. Seorang warga meninggal kena tembakan, sejumlah warga sipil luka.

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) dan Wagub Fadhlullah (Dek Fadh) sampaikan duka mendalam atas insiden pengibaran Bendera Bintang Bulan pada peringatan Maulid di Gampong Pulo Keunari, Kec. Tiro, Pidie, Rabu 4/11/2026 sore. Seorang warga meninggal kena tembakan, sejumlah warga sipil luka.

BANDA ACEH — Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), dan Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah (Dek Fadh) menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden tragis yang terjadi pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Gampong Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie.

Peristiwa yang dipicu oleh pengibaran Bendera Bintang Bulan tersebut berujung pada jatuhnya korban jiwa. Seorang warga setempat dilaporkan meninggal dunia pada Rabu (4/11/2026) sore setelah terkena tembakan dalam ketegangan yang terjadi di lokasi.

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, mengatakan Gubernur Mualem dan Wagub Dek Fadh menginginkan persoalan ini ditangani dengan baik. “Tentu penanganan secara hukum. Ada korban jiwa dari masyarakat sipil, ada korban yang terluka juga dari masyarakat sipil,” kata Nurlis di Banda Aceh, Kamis (5/11/2026).

Baca Juga :  Buka Aceh Culinary Festival 2026, Plt. Sekda: Kuliner Merupakan Bagian dari Identitas Aceh

“Prinsip utamanya adalah tetap dalam koridor perdamaian, dan penegakan hukum yang seadil-adilnya. Jangan sampai melukai hati rakyat.”

Nurlis menjelaskan, Gubernur Mualem sudah mengetahui hal ini. “Beliau menyampaikan keprihatinan dan duka yang mendalam,” kata Nurlis. Begitu juga dengan Wagub Dek Fadh, yang mendapat kabar saat mendampingi Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra di Banda Aceh.

“Saya sangat sedih dan prihatin saat mendengar kejadian ini. Atas nama keluarga dan Pemerintah Aceh, saya menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban yang meninggal dunia dalam peristiwa di Pidie,” kata Dek Fadh dalam keterangan di Banda Aceh, Kamis (5/11/2026).

Baca Juga :  Wakil Gubernur Hadiri Rapat Bersama Komisi VI DPR RI di Banda Aceh

“Kita tentu sangat berduka. Tidak ada keluarga yang ingin kehilangan orang yang dicintainya, terlebih dalam suasana yang seharusnya dipenuhi kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan,” lanjut Dek Fadh.

Karena itu, Dek Fadh mengimbau seluruh pihak untuk menahan diri dan tidak menggunakan cara-cara kekerasan dalam menghadapi masyarakat. Ia menekankan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi perhatian bersama.

“Yang paling utama adalah keselamatan rakyat. Kita tidak ingin ada lagi masyarakat yang terluka, apalagi kehilangan nyawa. Saya berharap seluruh pihak dapat menahan diri, mengedepankan dialog, dan tidak membiarkan persoalan ini berkembang menjadi konflik yang lebih besar,” ucap dia.

Baca Juga :  Berkunjung ke Sekolahnya Dulu di SMA 1 Banda Aceh, Ketua PKK Safriati Ajak Siswa Jauhi Bullying hingga Seks Bebas

Ia kembali menegaskan bahwa pentingnya menyelesaikan polemik terkait bendera ini secara bermartabat dan kepala dingin, tanpa harus mengorbankan nyawa warga sipil.

“Persoalan apa pun hendaknya diselesaikan dengan kepala dingin. Kita harus menjaga Aceh agar tetap damai. Jangan sampai perbedaan pandangan justru mengorbankan nyawa dan merusak persaudaraan di antara sesama masyarakat Aceh,” kata Dek Fadh.[]

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Marlina Usman Pimpin Rapat Bantuan Rumah Layak Huni

Pemerintah Aceh

Pimpin Apel Senin, Sekda Aceh Minta ASN Percepat Realisasi APBA 2025 

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Dampingi Mendagri Serahkan Bantuan Pascabanjir di Aceh Tamiang dan Aceh Timur

Pemerintah Aceh

Ikuti Dinamika JKA, Gubernur Mualem: Tidak Mengubah Nilai Perjuangan dan Keadilan Sosial

Pemerintah Aceh

Ikut Entry Meeting BPK RI, Gubernur Aceh Dukung Penuh Pemeriksaan LKPD 

Pemerintah Aceh

Bantuan Meugang Presiden Wajib Dibagikan dalam Bentuk Daging

Berita

Komitmen Perkuat Otonomi Khusus, Plt Sekda Aceh Hadiri Diskusi Revisi UUPA di Jakarta

Berita

Wagub Fadhlullah: Pemerintah Aceh Dukung Penyelenggaraan Muzakarah Saudagar