Home / Pemerintah / Pendidikan

Jumat, 6 November 2026 - 09:13 WIB

Kak Na Sapa Warga Alue Keujruen Kluet Tengah

REDAKSI

Kak Na tiba di SDN Mersak Gampong Simpang Dua, Kecamatan Kluet Tengah, Kamis (5/11/2026). Foto: NA

Kak Na tiba di SDN Mersak Gampong Simpang Dua, Kecamatan Kluet Tengah, Kamis (5/11/2026). Foto: NA

ACEH SELATAN – “Jauh jalan banyak dilihat, lama hidup banyak dirasa” pribahasa ini mungkin menjadi salah satu landasan pijak Marlina Usman. Istri Gubernur Aceh yang akrab disapa Kak Na itu terkenal suka blusukan ke wilayah-wilayah terpencil Aceh.

First Lady Aceh itu seperti ingin melihat, merasakan dan mendengarkan langsung kondisi warganya di wilayah-wilayah tertinggal, terdepan dan terluar, Kamis (5/11/2026).

“TP PKK dengan 10 Program Pokoknya memiliki tugas yang tidak mudah. Jika hanya mengandalkan laporan dari bawah kita tak akan mendapatkan gambaran nyata tentang kondisi di daerah. Karena itu, terjun langsung merupakan salah satu upaya kita menghimpun berbagai informasi langsung dari masyarakat,” ujar Kak Na.

Baca Juga :  Wabup Aceh Besar Sambut Wamendagri Bima Arya pada Musdesus di Bueng Sidom

“Alhamdulillah, hari ini saya bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Aceh Fitriani Taufik dan Ketua TP PKK Aceh Selatan Nafisah Mirwan, bisa bersilaturrahmi dengan warga Gampong Alue Keujruen Kecamatan Kluet Tengah,” sambung Kak Na.

Perjalanan Kak Na dan rombongan ke Gampong Alue Keujruen hari ini cukup menantang. Setelah satu jam melalui perjalanan darat, Kak Na tiba di SDN Mersak Gampong Simpang Dua, Kecamatan Kluet Tengah, untuk meninjau PAUD Negeri Melati Kluet Tengah yang menumpang di beberapa ruang di SD tersebut. Kak Na juga sempat meninjau progres renovasi PAUD Negeri Melati Kluet Tengah.

Selanjutnya, Kak Na dan rombongan bertolak ke dermaga di tepi sungai Kluet untuk menumpang boat Stempel dan bertolak ke Gampong Alue Keujruen. Deras arus sungai membuat perjalanan terasa panjang. Setelah menempuh perjalanan 2,5 jam menggunakan Stempel, Kak Na dan rombongan akhirnya tiba di Gampong Kluet Tengah.

Baca Juga :  Kadisdik Dayah Aceh Besar Hadiri Wisuda RIAB, 315 Santri Siap Menjadi Agen Perubahan

Untuk diketahui bersama, Gampong Alue Keujruen dihuni oleh 87 KK atau sebanyak 312 jiwa. Dari jumlah tersebut 180 di antaranya pria dan 132 lainnya adalah kaum perempuan.

Dalam kunjungan tersebut, Kak Na dan rombongan juga sempat meninjau proses pembinaan dan monitoring Gampong Mawaddah Warahmah, meninjau Puskesmas Pembantu serta berdialog dengan warga setempat.

“Tadi, masyarakat mengeluhkan sejumlah permasalahan. Salah satu yang paling mendesak adalah boat ambulance untuk kegiatan darurat. Boat ambulance sangat dibutuhkan, karena salah seorang warga pernah harus melahirkan di atas boat stempel karena keterlambatan penanganan,” kata Kak Na.

Baca Juga :  Siswa SLB YAPDI Banda Aceh Raih Juara Berbakat I pada Lomba Lukis Hari Disabilitas Internasional 2025

“Alhamdulillah, kabar gembiranya, Bupati Aceh Selatan saat ini telah memesan boat khusus untuk warga di sana, ya seperti boat ambulance lah. Saat ini boat tersebut sedang dalam proses pengerjaan, Insya Allah segera selesai dan bisa dimanfaatkan oleh warga,” ungkap Kak Na.

Kunjungan Kak Na ke Gampong Alue Keujruen diakhiri dengan peninjauan kebun toga, pelaksanaan Posyandu dan dialog dengan warga setempat.

Penulis: Ikhwan

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Aceh

Sekda Aceh: Rakor dan Pameran Kriya Dekranasda Momentum Memperkuat Kerja Sama dan Pengembangan Kerajinan

Berita

KHOFIFAH INDAR PARAWANSA LANTIK PENGURUS WILAYAH IKA UNAIR ACEH PERIODE 2026–2030

Aceh Besar

Staf Ahli Bupati Buka Pelatihan Dasar Golongan II dan III CPNS Kabupaten Aceh Besar

Aceh

Kagama Serahkan Bantuan Rp54 Juta untuk Korban Bencana Hidrometeorologi Aceh

Internasional

Gubernur Aceh Mualem Terima Bantuan Kemanusiaan dari Perusahaan Multinasional

Parlementarial

Anggota DPRA Muhammad Rizky Minta BNPB Perhatikan Korban Banjir Penyewa Rumah di Aceh Tamiang

Parlementarial

Stop Ekspor Bahan Mentah: DPRA Desak Hilirisasi Sawit di Barsela

Parlementarial

Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Perjuangkan Hunian Aman dan Layak bagi Warga