Home / Daerah

Kamis, 5 November 2026 - 22:07 WIB

Dituduh Melanggar Etika, Nasir Nurdin Ajak Bukan-bukaan, Buka Tebar Isu Fitnah

REDAKSI

Ketua Tim Pemenangan Nasir Nurdin, Jufrizal, memberikan penjelasan terkait isu fitnah, Kamis (5/11/2026). Foto: Dok. Pribadi

Ketua Tim Pemenangan Nasir Nurdin, Jufrizal, memberikan penjelasan terkait isu fitnah, Kamis (5/11/2026). Foto: Dok. Pribadi

BANDA ACEH – Kandidat Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin menanggapi kampanye hitam ala preman kampung yang ditayangkan sejumlah media luar Aceh dalam beberapa waktu terakhir.

“Banyak pihak menyarankan tak perlu dilayani karena sudah jelas upaya pembunuhan karakter. Tapi kalau tidak ditanggapi bisa dianggap sebagai kebenaran,” kata Nasir melalui Ketua Tim Pemenangannya, Jufrizal, Kamis (5/11/2026).

Menurut Nasir, tudingan dirinya menerima suap ketika berlangsungnya Kongres PWI Pusat di Cikarang, Bekasi Jawa Barat, Agustus 2025 sangat tidak berdasar.

Baca Juga :  Gubernur Mualem Hadiri Haul ke-5 Abu Paloh Gadeng di Aceh Utara

“Suap tidak berdiri sendiri, tetapi ada pemberi dan penerima. Namun dalam tudingan terhadap saya hanya mengulang-ulang menampilkan rekening pribadi saya dengan memperlihatkan saldo Rp72 juta yang disebut suap. Tak ada data transaksi dari mana sumber dana. Ini sangat keterlaluan. Apa tidak boleh rekening saya memiliki saldo?” kata Nasir Nurdin.

Nasir meyakini apa yang diberitakan tak terlepas dari kontestasi di PWI Aceh di mana ada orang-orang yang merasa terganggu hingga menebarkan isu yang sangat memalukan.

Baca Juga :  Lagi, Kodam Iskandar Muda terima dua pucuk senjata sisa konflik dari Masyarakat.

“Bahwa ini bukan main-main, ini merupakan bentuk pencemaran nama baik dan fitnah terhadap saya sebagaimana diatur pada Pasal 27A UU ITE, Pasal 45 ayat (4) UU ITE, Pasal 433 KUHP dan Pasal 311 tentang Pencemaran Nama Baik dan Fitnah, saya tidak akan tinggal diam, dan akan mempertimbangkan memproses tuduhan-tudahan tanpa dasar ini,”sambung Nasir.

“PWI Pusat sudah sangat berbaik hati menurunkan tim untuk mencari tahu kebenaran laporan yang disampaikan baik terkait kandidat maupun kepanitiaan Konferprov XIII PWI Aceh. Dari sekian banyak laporan yang diverifikasi tak ada satupun yang terkait isu suap. Kok tiba-tiba isu itu muncul setelah tim PWI Pusat kembali ke Jakarta,” tandas Nasir Nurdin melalui Ketua Tim Pemenangannya, Jufrizal.

Baca Juga :  Polres Bener Meriah dan Brimob Bangun Jembatan Darurat di Kampung Setie

Nasir menyatakan siap mempertanggung jawabkan tuduhan suap tersebut sejauh bisa mengungkapkan siapa pemberi suap. “Ayo kita buka-bukaan, jangan seperti orang kebakaran jenggot lalu menyeruduk apa saja,” demikian Jufrizal.

Penulis: Hidayat. S

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Peringati Nuzulul Qur’an, Polres Aceh Tamiang Gelar Buka Puasa Bersama Anak Yatim dan Dhuafa

Daerah

Kodim 0108/Agara dan Warga Percepat Pembangunan Jembatan Gantung di Kuta Ujung, Aceh Tenggara 

Daerah

Wakil Gubernur Aceh Hadiri Peringatan HUT ke-69 Aceh Selatan ‎

Daerah

Pasca Banjir, Para Babinsa Kodim Aceh Tenggara Bantu Warga pulihkan Dampak banjir 

Daerah

Gubernur Muzakir Manaf Buka Aceh Ramadhan Festival 2025

Daerah

Mendagri Tito Tinjau Langsung Dampak Banjir Parah di Pedalaman Aceh Timur

Daerah

Gubernur Aceh Lantik Bupati Singkil: Jaga Sinergi dengan Legislatif dan Libatkan Akademisi

Daerah

Miliki Zona Aman, Kak Na Apresiasi Warga Gampong Buket Linteung