Home / Berita / Pemerintah Aceh

Selasa, 29 April 2025 - 20:00 WIB

Ketua TP PKK Marlina: Semua Gampong harus membuat Sekolah Lansia  

REDAKSI

BANDA ACEH - Ketua TP PKK Aceh Marlina Usman, bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Aceh Malahayati dan Ketua TP PKK Aceh Besar Rita Maya Sari, melakukan pengguntingan pita sebagai tanda dimulainya Sekolah Lansia Cemara Kasih, di Gampong Alue Gintong Kecamatan Seulimuem, Selasa (29/4/2025) sore. foto : Dok. Adpim Setda Aceh

BANDA ACEH - Ketua TP PKK Aceh Marlina Usman, bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Aceh Malahayati dan Ketua TP PKK Aceh Besar Rita Maya Sari, melakukan pengguntingan pita sebagai tanda dimulainya Sekolah Lansia Cemara Kasih, di Gampong Alue Gintong Kecamatan Seulimuem, Selasa (29/4/2025) sore. foto : Dok. Adpim Setda Aceh

Banda Aceh – Sekolah Lansia harus diselenggarakan di seluruh Gampong di Aceh, karena sekolah ini merupakan sekolah nonformal, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup para lansia. Sekolah ini juga bertujuan untuk membuat lansia tetap aktif berkegiatan, mandiri, sehat dan produktif di usia senja.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua TP PKK Aceh Marlina Usman, dalam sambutannya pada peluncuran Sekolah Lansia Cemara Kasih, di Gampong Alue Gintong Kecamatan Seulimuem, Selasa (29/4/2025) sore.

“Dulu kita tidak pernah mendengar Sekolah Lansia, Alhamdulillah, kini pemerintah telah meluncurkan program ini untuk membentuk lansia yang sehat, lansia kuat, mandiri dan berkarya. Karena itu, setiap gampong harus menyelenggarakan Sekolah Lansia,” ujar wanita yang akrab disapa Kak Na itu.

Baca Juga :  Pj Gubernur Aceh Tinjau Verifikasi Pembangunan Rumah Layak Huni di Kuta Baro dan Montasik

“Sekolah Lansia bukanlah sekolah formal, nanti akan ada 12 pertemuan yang salah satunya membimbing para lansia untuk mengembangkan kreasi, berkarya, baik kriya maupun membuat kue,” sambung Marlina.

Untuk menyemangati para lansia, Ketua TP PKK Aceh berjanji akan menghadiri wisuda, saat para lansia menyelesaikan sekolahnya 6 bulan mendatang.

“Insya Allah, saya akan hadir saat acara wisuda. Nanti jangan lupa undang saya,” janji Kak Na.

Baca Juga :  Ketua KPK dan Kapolri Bahas Upaya Tingkatkan Indeks Persepsi Korupsi

Pada kegiatan tersebut, Ketua TP PKK Aceh dan Ketua TP PKK Aceh Besar juga menyerahkan bantuan untuk Anak Beresiko Stunting di Gampong Alue Gintong, yang merupakan donasi dari para Petugas Lapangan Keluarga Berencana BKKBN Aceh.

Sebagaimana diketahui, saat imi terdata 2 ribu lebih Anak Beresiko Stunting di Aceh Besar. Sementara itu di Aceh, sebanyak 38 ribu Anak Beresiko Stunting. Tahun 2024 angka stunting di Aceh hanya turun 0,8 persen. Saat ini, angka stunting Aceh masih berada di angka 29 persen.

“Ibu-ibu, Mak-mak semua, bantuan ini untuk anak-anak di bawah dua tahun atau baduta. Jadi harus diberikan dan dikonsumsi oleh anak-anak ya. Bek joek bak yah,” (Jangan berikan ke ayahnya)” kata Kak Na berpesan.

Baca Juga :  Abah Junaidi Isi Pengajian Rutin di Disdik Dayah Aceh Besar

Peluncuran Sekolah Lansia di Gampong Alue Gintong ditandai dengan pengguntingan pita oleh oleh Ketua TP PKK Aceh. Ketua TP PKK Aceh Besar Rita Maya Sari. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Aceh Malahayati, Kepala Perwakilan BKKBN Aceh Safrina Salim dan Kepala DPPKBP dan PA Aceh Besar Fadhlan serta sejumlah pejabat lainnya. []

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Nakes dan Tenaga Administrasi Rumah Sakit Non-ASN Mengadu ke Dewan, Minta Nama Mereka Terdata di BKN

Daerah

Wagub Fadhlullah Resmikan Dapur MBG SPPG Seunuddon di Aceh Utara

Daerah

Mualem Terobos Aceh Tamiang Antar Bantuan Tengah Malam

Pemerintah Aceh

Kak Na: TP PKK Aceh harus Kerja Bakti untuk Rakyat

Pemerintah Aceh

Pj Gubernur Aceh Rekomendasikan Letnan Kolonel TNI (Purn) Teuku Abdul Hamid Azwar sebagai Pahlawan Nasional

Berita

Srikandi Polresta Banda Aceh Gelar Upacara Memperingati Hari Ibu ke 94

Berita

Plt Sekda Sambut Kedatangan Staf Khusus Menteri Ekraf, Bahas Kerja Sama Pengembangan Ekonomi Kreatif di Aceh

Daerah

Gubernur Aceh Mualem Silaturahmi ke Dayah Istiqamatuddin Ulumul Quran di Aceh Barat