Home / Berita / Pemkab Aceh Besar

Selasa, 6 Mei 2025 - 20:12 WIB

Bupati Aceh Besar Terima Kunjungan Investor Malaysia

REDAKSI

Bupati Aceh Besar H.Muharram Idris didampingi Asisten II Sekdakab H.M Ali S.Sos M.Si dan Kepala DPMPTSP Agus Husni SP menerima kunjungan audiensi investor Malayasi dari perusahaan Geo Solution Resources (GSR),bertempat di Gedung Dekranasda Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Selasa (06/05/2025). FOTO/MC ACEH BESAR

Bupati Aceh Besar H.Muharram Idris didampingi Asisten II Sekdakab H.M Ali S.Sos M.Si dan Kepala DPMPTSP Agus Husni SP menerima kunjungan audiensi investor Malayasi dari perusahaan Geo Solution Resources (GSR),bertempat di Gedung Dekranasda Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Selasa (06/05/2025). FOTO/MC ACEH BESAR

Kota Jantho – Bupati Aceh Besar H.Muharram Idris didampingi Asisten II Sekdakab H.M Ali S.Sos M.Si dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menerima kunjungan audiensi investor Malaysia dari perusahaan Geo Solution Resources (GSR), di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Selasa (06/05/2025).

Pada kesempatan tersebut, Syech Muharram menyambut baik dan mengapresiasi kedatangan investor dari Malaysia yang ingin berinventasi di Kabupaten Aceh Besar.

“Kami akan mendukung, apabila investasi dapat menguntungkan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, dalam hal ini meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” katanya.

Baca Juga :  Satlantas Polresta Banda Aceh Kawal Ambulance Jenazah Korban Laka Lantas di Sabang 

Menurutnya, investasi yang masuk ke Aceh Besar harus memberikan manfaat bagi masyarakat. Paling tidak membantu menyerap tenaga kerja.

“Karena yang terpenting adalah kemakmuran masyarakat, apabila tidak menguntungkan masyarakat, yang sudah pasti pihak pemerintah tidak bisa berkerjasama,” imbuhnya.

Sementara itu, Chairman dan Chief Executive officer Ahmad Nizam mengatakan, Geo Solution Resources (GSR) adalah perusahaan konsultan geologi dan teknik yang berbasis di Malaysia, didirikan pada tahun 1994.

Baca Juga :  Humas UIN Gelar Seminar Nasional AI, AJI Banda Aceh dan MJC Jalin Kerjasama dengan S2 KPI

“Perusahaan ini menyediakan layanan eksplorasi geologi, geoteknik, hidrogeologi, geofisika, investigasi tanah, GIS, geologi teknik, dan geowisata,” pintanya.

Selanjutnya, Ahmad Nizam menyampaikan ketertarikan pihaknya terhadap potensi tambang di wilayah Aceh Besar. Ia menyebut, berdasarkan hasil kajian awal, Aceh Besar menyimpan kekayaan mineral yang sangat menjanjikan untuk dikembangkan secara profesional.

“Setelah kami pelajari, Kabupaten Aceh Besar memiliki kandungan sumber daya alam yang sangat besar, terutama bahan tambang dan mineral. Kami hadir untuk mendapatkan gambaran langsung dari Bupati mengenai arah kebijakan investasi, dan apa saja yang perlu dipersiapkan apabila kami memutuskan untuk berinvestasi di sini,” ujar Ahmad Nizam.

Baca Juga :  Srikandi Polresta Banda Aceh Gelar Upacara Memperingati Hari Ibu ke 94

Ia berharap pertemuan perdana ini mendapatkan hasil yang terbaik dan mendapatkan dukungan kerja sama dari Pemerintah Aceh Besar.

“Mudah-mudahan, pemkab Aceh Besar bisa memberikan dukungan, sehingga program yang kita bawakan ini bisa berjalan lancar dan berdampak positif bagi masyarakat,” tutupnya.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Berita

Wakil Bupati Aceh Besar Shalat Idul Fitri Bersama Masyarakat di Masjid Al Munawwarah Kota Jantho

Berita

Gubernur Aceh Silaturahmi ke Abu Paya Pasi dan Waled Lapang di Momen Idul Fitri

Olahraga

Wabup Syukri Buka Turnamen Sepakbola Eksklusif U-43 

Daerah

Pj Bupati Iswanto Hadiri Paripurna Penetapan Pasangan Bupati – Wakil Bupati Aceh Besar Terpilih

Berita

Haji Uma Minta Proses Hukum Oknum TNI AL Pelaku Pembunuhan di Aceh Utara Secara Transparan

Berita

Takaran Minyakita di Banda Aceh Sesuai dengan Kemasan, Berikut Penjelasan Kasat Reskrim Polresta

Pemkab Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Apresiasi Pelatihan Ekonomi kreatif untuk Santri dari Kemenparekraf RI

Berita

YAKATA Desak APH Tindak Pembukaan Hutan Mangrove 110 Hektare di Aceh Tamiang