Home / Pemerintah / Pemkab Aceh Besar

Senin, 16 Juni 2025 - 09:33 WIB

Finalis Duta Wisata Aceh Besar 2025 Ikuti Pelatihan Konten Kreator dalam Kegiatan Pra Karantina

REDAKSI

T. Muhammad Hijria, seorang filmmaker dan content creator Foto bersama dengan 8 finalis besar Duta Wisata Aceh Besar 2025 di NutriHub Aceh Gampong Peuniti, Kec. Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Minggu (15/6/2025).FOTO/ MC ACEH BESAR

T. Muhammad Hijria, seorang filmmaker dan content creator Foto bersama dengan 8 finalis besar Duta Wisata Aceh Besar 2025 di NutriHub Aceh Gampong Peuniti, Kec. Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Minggu (15/6/2025).FOTO/ MC ACEH BESAR

Kota Jantho – Panitia Duta Wisata Aceh Besar (PDWAB), yang juga dikenal dengan sebutan Agam Inong Aceh Besar, melaksanakan kegiatan pra karantina bagi para finalis 8 besar Duta Wisata Aceh Besar 2025. Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah pelatihan konten kreator yang dirancang khusus untuk membekali para finalis dengan keterampilan komunikasi visual di era digital. Kegiatan tersebut berlangsung di NutriHub Aceh Gampong Peuniti, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Minggu (15/6/2025)

Ketua Ikatan Duta Wisata Aceh Besar, Muhammad Wandi Hasballah, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan agar para finalis tidak hanya memiliki wawasan tentang budaya dan pariwisata, tetapi juga mampu mempromosikannya secara kreatif dan efektif melalui media digital.

Baca Juga :  Bupati Aceh Besar Pimpin Safari Ramadhan di Masjid Mujahidin Lamlhom

“Melalui pelatihan ini, kami ingin mencetak Duta Wisata Aceh Besar yang tidak hanya berpenampilan baik dan berwawasan luas, tetapi juga cakap dalam mempromosikan potensi daerahnya dengan cara yang kreatif dan kekinian. Mereka harus mampu menjadi komunikator visual yang inspiratif,” ujar Wandi.

Sesi pelatihan menghadirkan T. Muhammad Hijria, seorang filmmaker dan content creator profesional. Dalam paparannya, Hijria menjelaskan tentang definisi video dan lima elemen penting yang harus ada agar sebuah video tampak menarik, komunikatif, dan bermakna. Selain itu, ia juga memperkenalkan berbagai jenis emotion yang harus dipahami oleh para finalis agar dapat menjiwai setiap karakter yang dibawakan dalam konten visual.

Baca Juga :  BREAKING NEWS, Pelantikan Kepala Daerah Diundur antara 18-20 Februari, Tito Karnavian: Ini Penyebabnya

“Sebuah video yang baik tidak harus dibuat dengan peralatan mahal. Yang paling penting adalah bagaimana kita membangun cerita, mengelola emosi, dan mengambil sudut pandang yang tepat. Dengan pendekatan yang benar, suasana sederhana pun bisa menjadi sangat bermakna,” ungkap T. Muhammad Hijria.

Baca Juga :  Bupati Aceh Besar Pimpin Apel Perdana OPD

Selain teknik membangun cerita dan karakter, para finalis juga diajarkan bagaimana mengemas video dari suasana yang sederhana menjadi konten yang bernilai tinggi, serta berbagai teknik pengambilan gambar dari berbagai sudut pandang untuk memperkuat narasi visual.

Kegiatan pra karantina ini diharapkan menjadi bekal penting bagi para finalis 8 besar dalam menghadapi tahapan selanjutnya, sekaligus memperkuat kapasitas mereka sebagai representasi generasi muda Aceh Besar yang kreatif dan berdaya saing tinggi dalam promosi pariwisata daerah.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Parlementarial

Ketua DPRA Dampingi Mendagri Tito Karnavian Bahas Percepatan Pemulihan Pascabencana di Aceh

Pemkab Aceh Besar

Wakil Bupati Aceh Besar Terima Audiensi Staf Ahli Apkasi

Pemkab Aceh Besar

Wabup Aceh Besar Serahkan Rumah Bantuan Islamic Relief di Blang Bintang

Parlementarial

Asa PPPK Penuh Waktu akan Dibawa DPR Aceh ke KemenPANRB

Parlementarial

Anggota DPRA Dapil Wilayah 8 Bahas Kegiatan Tahun 2025 di Aceh Tenggara

Pemkab Aceh Besar

Abah Junaidi: Wajib Umat Islam Beriman dengan Hari Pembalasan

Parlementarial

Angka Pengangguran Banda Aceh Melampaui Nasional, Ketua DPRK Desak Sektor Swasta Perbanyak Serapan Kerja

Pemkab Aceh Besar

Wabup Aceh Besar Buka Jambore ke-2 IPeKB Indonesia Se-Aceh di Kota Jantho