Home / Berita / Daerah

Kamis, 1 Mei 2025 - 20:51 WIB

Aceh Besar Mulai Garap Tanam Gadu untuk Wujudkan Lumbung Pangan Nasional

REDAKSI

Petani sedang membajak sawah untuk tanam Garapan Kedua (GADU) tahun 2025 di Kecamatan Simpang Tiga, Aceh Besar, Kamis (01/05/2025)FOTO/BPP SIMPANG TIGA

Petani sedang membajak sawah untuk tanam Garapan Kedua (GADU) tahun 2025 di Kecamatan Simpang Tiga, Aceh Besar, Kamis (01/05/2025)FOTO/BPP SIMPANG TIGA

Kota Jantho – Dalam upaya mewujudkan Aceh Besar sebagai lumbung pangan daerah dan nasional, serta berdasarkan hasil rapat turun sawah yang digelar Pemerintah Kabupaten Aceh Besar pekan lalu, kini para petani sudah memulai tahapan menggarap tanah untuk tanam Garapan Kedua (GADU) tahun 2025.

Selain mengejar panen GADU pada pertengahan bulan Agustus tahun ini, Pemkab Aceh Besar juga berharap bisa dilakukan tanam Rendengan pada awal September dengan target panen di akhir Desember 2025.

Hal itu sebagaimana disampaikan Koordinator Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Simpang Tiga Aceh Besar, Khaidir di Lambaro, Kamis (01/05/2025).

“Sesuai dengan arahan pimpinan, kita akan mengawal terus supaya tidak ada kendala yang berarti dalam mewujudkan 3 kali panen pada tahun ini, khususnya di Kecamatan Simpang Tiga ini. Artinya sesuai jadwal yang telah diberikan, saat ini kita sudah masuki tahapan bajak dan persemaian dengan target panen pada pertengahan agustus. Sehingga awal September bisa masuki tanam rendengan dengan target panen akhir Desember 2025,” tuturnya.

Baca Juga :  Peringati hari buruh Internasional, Kodam Iskandar Muda siagakan Personel

Ia mengaku bersama para penyuluh dan mantri tani akan terus mengawal, dan mencermati setiap proses yang akan dilakukan bersama para petani agar capaian target Presiden Prabowo swasembada pangan dapat terwujud.

“Kita bersama-sama akan terus mengawal, semoga saja target Pak Presiden Prabowo dapat terwujud khususnya di Aceh Besar,” kata Khaidir.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian Aceh Besar, Jakfar, SP MSi menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan musim tanam tahun ini. Ia melaporkan bahwa hingga saat ini, ketersediaan pupuk, benih, dan alat mesin pertanian (alsintan) dinilai cukup untuk mendukung masa tanam tahun 2025. Namun, ia juga mengakui bahwa terdapat beberapa kendala terkait alsintan milik pemerintah, terutama karena usia pakainya yang sudah tua dan sebagian mengalami kerusakan mesin.

Baca Juga :  Tahun 2025 Dinas Pangan Aceh Besar Akan Laksanakan Berbagai Program Prioritas

“Meski begitu, Alhamdulillah, alsintan yang dimiliki oleh kelompok tani masih berfungsi dengan baik dan tetap mendukung aktivitas pertanian di lapangan. Dinas Pertanian Aceh Besar pun terus berupaya memberikan dukungan terbaik demi kemajuan sektor pertanian, dengan target hasil panen yang dapat mencapai delapan hingga sepuluh ton per hektar,” jelasnya.

Baca Juga :  Simulasi SNBT 2024 : Ini Hasil dan Tindak lanjutnya

Senada dengan itu, tenaga ahli dari Kementerian Pertanian, Hendri Sosiawan, mengapresiasi langkah pemerintah Aceh Besar yang responsif terhadap kebijakan pusat. Ia mengungkapkan bahwa saat ini daerah bisa langsung mengakses program pusat tanpa harus melalui prosedur berjenjang seperti dulu.

“Sekarang kabupaten bisa langsung berkoordinasi dengan pusat. Ini mempercepat implementasi program strategis seperti tanam serentak,” tegasnya.

Hendri juga menekankan pentingnya pemetaan wilayah tanam potensial. “Kecamatan dengan luasan sawah terbesar harus menjadi prioritas tanam serentak. Kita harus kawal dari proses olah tanah sampai panen,” tambahnya sambil menyampaikan pesan Menteri Pertanian agar rapat ini menghasilkan keputusan konkret dan dapat diimplementasikan secara nyata.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Waspada Penipuan di Medsos, Nama Bupati Aceh Besar Dicatut!

Berita

Takaran Minyakita di Banda Aceh Sesuai dengan Kemasan, Berikut Penjelasan Kasat Reskrim Polresta

Berita

Pemerintah Aceh terus Perjuangkan Penambahan Kuota Haji

Aceh Besar

Aceh Besar Dorong Akreditasi Perpustakaan Hingga Tingkat Gampong

Daerah

Dapur umum Kodam IM Cot Manyang, Pidie Jaya distribusikan makan bagi korban banjir

Daerah

Akhirnya Tangis Kak Na Pecah, di Sekumur yang Hancur Lebur

Berita

Hadiri Kenal Pamit Komandan Lanud SIM, Syech Muharram Harap Kolaborasi Terus Berlanjut

Daerah

Banjir Landa Lhokseumawe, Pemerintah Aceh Salurkan Bantuan Logistik