BANDA ACEH — Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) mengimbau masyarakat untuk lebih cermat dalam memilih agen perjalanan dan tidak mudah tergiur oleh penawaran travel yang sekadar mengandalkan popularitas atau viral di media sosial.
Pesan edukasi tersebut disuarakan dalam pembukaan ASTINDO Nanggroe Aceh Travel (ANAT) Fair 2026 yang berlangsung di Suzuya Mall Banda Aceh pada 25–27 September 2026.
Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Astindo Aceh, Umar Machtub, menjelaskan bahwa gelaran ini tidak sekadar menawarkan beragam paket wisata, melainkan juga berfungsi sebagai sarana edukasi publik agar terhindar dari potensi penipuan travel abal-abal.
“Kita menginginkan masyarakat ini tidak sampai tertipu dengan adanya travel abal-abal yang hanya sekadar viral di media, di medsos,” tegas Umar pada Jumat (25/9/2026).
Melalui pameran ini, masyarakat dapat berinteraksi langsung dengan para pelaku usaha serta memverifikasi profil, alamat, hingga legalitas izin usaha agen perjalanan yang bersangkutan secara transparan.
“Dengan adanya pameran ini nyata, izinnya jelas, siapa, alamatnya juga nampak, orangnya juga ada, jadi lebih nyata,” tambahnya. Interaksi tatap muka ini juga memberikan keleluasaan bagi calon konsumen untuk berkonsultasi mengenai detail perjalanan sebelum bertransaksi.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum I Dewan Pengurus Pusat (DPP) Astindo, Anton Sumarli, menyampaikan bahwa ANAT Fair 2026 diselenggarakan guna mendorong gairah pariwisata sekaligus memberikan akses perjalanan berbiaya hemat bagi masyarakat.
Mengangkat tema “Dari Serambi Mekkah Menjelajahi Dunia”, pameran ini menjalin kolaborasi strategis dengan berbagai mitra industri, termasuk maskapai penerbangan dan sektor perbankan.
Anton mengungkapkan bahwa kemitraan dengan maskapai memungkinkan hadirnya harga tiket promo selama acara. Sebagai contoh, tiket penerbangan pulang-pergi (PP) rute Banda Aceh–Penang ditawarkan di kisaran harga Rp1.950.000.
“Yang biasanya mungkin 1 juta rupiah lebih atau 2 juta rupiah lebih untuk satu kali jalan. Tapi kita bisa dapatkan harga-harga yang terbaik supaya melalui pameran ini mereka bisa dapat harga yang murah,” ujar Anton.
Selain promo penerbangan, Astindo juga menggandeng Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk menghadirkan deretan program diskon khusus dan cashback bagi pengunjung yang bertransaksi menggunakan produk perbankan terkait.
“Kita bikin pameran ini, kita berkolaborasi dengan berbagai pihak, dengan bank, dengan sponsor kita. Dan tentunya yang kita cari itu adalah kita bikin paket-paket yang terbaik,” jelas Anton.
Lebih lanjut, Umar menyebutkan ada empat lini produk utama yang disajikan dalam ANAT Fair 2026, yaitu paket wisata, paket umrah, perjalanan kapal pesiar (cruise), serta perjalanan untuk kebutuhan medis (medical tourism). Seluruh produk ditawarkan dengan harga promosi dan potongan harga selama tiga hari pameran.
ANAT Fair 2026 diikuti oleh 12 agen perjalanan terpercaya yang berasal dari Aceh, Malaysia, hingga Singapura. Umar berharap masyarakat dapat memanfaatkan momentum ini untuk mendapatkan informasi perjalanan yang akurat dan terjamin legalitasnya.
Penulis: Tika Fitri Lestari
Editor: Dahlan









