Home / Pendidikan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Banda Aceh Terpilih sebagai Pemenang Seoul ODA 2026, Akan Miliki Outdoor Library Pertama di Indonesia

REDAKSI

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menerima kunjungan delegasi Pemerintah Kota Seoul di Pendopo, Senin (24/8/2026).

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menerima kunjungan delegasi Pemerintah Kota Seoul di Pendopo, Senin (24/8/2026).

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menerima kunjungan kerjasama dari Pemerintah Kota Seoul, Korea di Pendopo Walikota setempat, Senin (24/8/2026). Kunjungan ini kelanjutan dari terpilihnya Pemko Banda Aceh sebagai salah satu pemenang Seoul ODA Challenge Project 2026 dari 40 kota yang berasal dari 28 negara dalam kompetisi tahunan yang digelar Pemerintah Kota Seoul.

Dalam kunjungan tersebut berhadir Asisten Direktur Kerjasama Internasional Pemerintah Kota Seoul, Mr. Lee Jeongoo, Direktur Perpustakaan Metropolitan Kota Seoul, Ms. Oh Jieun dan Manager Proyek Hanglobal Consultant Mr. Jungjyun Seo. Pada kesempatan tersebut Wali Kota Banda Aceh didampingi Sekretaris Daerah, Plh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dispersip, Sekretaris Bappeda dan Pustakawan Ahli Muda.

Baca Juga :  Perkuat Kerja Sama Pendidikan, Konsulat Singapura dan Ngee Ann Polytechnic Kunjungi Disdik Aceh

Adapun pertemuan membahas bantuan dari Kota Seoul untuk mengembangkan perpustakaan luar ruangan dengan memanfaatkan taman-taman kota. Melalui proyek ODA Seoul 2026 ini, Pemerintah Kota Seoul akan membantu Kota Banda Aceh mewujudkan perpustakaan luar ruangan dengan memberikan bantuan teknis dan pengadaan peralatan untuk menunjang terlaksananya perpustakaan tersebut.

Direktur Kerjasama Internasional Pemerintah Kota Seoul, Mr. Lee Jeongoo juga memaparkan visualisasi yaitu Taman Bustanussalatin yang direncanakan menjadi lokasi outdoor library. Dimana penataan ruang yang dapat menampung kurang lebih 2000 an pengunjung, susunan ruang yang menggabungkan istirahat dan membaca secara alami serta pemisahan gender sesuai adat dan budaya setempat.

Baca Juga :  Penerimaan Siswa Baru Jalur Prestasi di SMA Negeri 14 Banda Aceh Resmi Dibuka

Paparnya juga, outdoor library direncanakan berjalan selama delapan minggu, yang diadakan setiap akhir pekannya, dengan memberikan tema berbeda setiap minggunya menggabungkan program lokalkarya, kompetisi, pertunjukan seni dan budaya Aceh.

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyampaikan terima kasih atas kesempatan ini dan tentunya program ini menjadi salah satu cara mendekatkan buku dengan masyarakat, dan bisa meningkatkan minat membaca dengan menggabungkan konsep outdoor library dengan gaya hidup saat ini.

Baca Juga :  Apresiasi Kemendikdasmen, Kadisdik Aceh: Pendidikan Paling Cepat Kemajuannya Pascabencana

“Ini adalah outdoor library pertama di Indonesia yang langsung dibantu oleh Pemerintah Kota Seoul, karena kemarin kita ikut challenge dari 40 kota dari 28 negara yang mengajukan dan hanya 2 negara yang terpilih, salah satunya Indonesia dan yaitu Kota Banda Aceh,” ungkapnya bangga.

“Bantuan ini mudah-mudahan memotivasi anak muda kita, masyarakat kita untuk bisa gemar membaca melalui outdoor library ini,” tutupnya. (Hus)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Aceh

Plt. Kadisdik Aceh: BLUD SMK yang Gagal Mandiri Selama 3 Tahun Akan Ditutup

Pendidikan

Kadisdik Aceh Tutup FLS3N Pendidikan Khusus, Aceh Besar Raih Juara Umum

Pendidikan

Syamsul Rijal Pimpin Forum Komunikasi Prodi Pascasarjana PTKI, UIN Ar-Raniry Soroti Masa Depan Studi Islam

Pendidikan

Murthalamuddin Ajak Guru Menulis: “Bahasa Bisa Menggerakkan Bangsa

Aceh Besar

SMK PPN Saree Rayakan HUT Ke-58, Ini Penyampaian Kadisdik Aceh

Pendidikan

Pemulihan Pendidikan Aceh Pasca Banjir Dipercepat Lewat Revitalisasi SMK dan SLB

Pendidikan

Pusat dan Aceh Percepat Pemulihan Sekolah Pascabencana di Aceh Utara

Aceh

Kadisdik Aceh Tegaskan Fokus Pemerataan Kualitas Sekolah di Seluruh Aceh Pasca SPMB 2025