Home / Pendidikan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:37 WIB

Bangkitkan Semangat Anak Korban Banjir, Mahasiswa KKN USK Gelar Kegiatan Literasi di Pidie Jaya

REDAKSI

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh menggelar kegiatan literasi interaktif bagi anak-anak korban banjir di MIN 12 Pidie Jaya, Gampong Keude Ulim, Kecamatan Ulim, Selasa.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh menggelar kegiatan literasi interaktif bagi anak-anak korban banjir di MIN 12 Pidie Jaya, Gampong Keude Ulim, Kecamatan Ulim, Selasa.

SIGLI — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh menggelar aksi pengabdian masyarakat di Gampong Keude Ulim, Kecamatan Ulim, Kabupaten Pidie Jaya.

Bentuk pengabdian tersebut diwujudkan melalui kegiatan literasi interaktif bagi anak-anak korban banjir yang berlangsung di MIN 12 Pidie Jaya pada Selasa (4/8/2026). Program ini dirancang khusus untuk meningkatkan minat baca murid sekaligus melatih kemampuan mereka dalam memahami, menyimpulkan, serta menceritakan kembali suatu informasi.

Baca Juga :  Siswa SMK Unjuk Jiwa Wirausaha di Car Free Day Banda Aceh

Para murid menyambut kegiatan tersebut dengan antusias.

Metode Pembelajaran Interaktif

Dalam pelaksanaannya, para mahasiswa KKN terlebih dahulu menyampaikan sebuah cerita di hadapan para murid menggunakan metode storytelling (bercerita).

Usai menyimak cerita, anak-anak diajak untuk memahami isi bacaan dan menyampaikan kesimpulannya menggunakan bahasa mereka sendiri.

 “Selain itu, murid diberikan tugas untuk membuat cerita berdasarkan pemahaman dan ide yang mereka miliki,” ujar Ketua KKN Gampong Keude Ulim, Luthfi Hamda, Minggu (9/8/2026).

Baca Juga :  Disdik Aceh dan BNN Umumkan Pemenang Lomba Video Reels “Ananda Bersinar”

Luthfi menjelaskan bahwa metode ini mendorong siswa untuk tidak sekadar menjadi pendengar pasif, melainkan melatih mereka berpikir kritis, menyusun gagasan, dan menuangkannya ke dalam karya cerita.

“Kami ingin kegiatan literasi ini lebih interaktif. Siswa tidak hanya mendengarkan cerita, tetapi juga diajak memahami dan mengambil kesimpulan untuk kemudian menuangkan ide mereka sendiri melalui sebuah cerita,” tambah Luthfi.

Bangun Kemampuan Berpikir Kritis

Melalui program ini, diharapkan minat anak-anak dalam membaca, berpikir kritis, serta keberanian menyampaikan ide dapat terus meningkat.

Baca Juga :  Rakor MKKS SMA se-Aceh: Bersinergi Wujudkan Pendidikan Islami, Bermartabat, dan Berkelanjutan

Luthfi menegaskan bahwa kemampuan literasi tidak hanya terbatas pada baca-tulis, tetapi juga mencakup cara mengolah informasi, menyusun pemikiran, dan mengomunikasikannya kembali.

“Makanya, mahasiswa mencoba menghadirkan kegiatan yang melibatkan murid secara aktif,” pungkasnya.

Apresiasi Pihak Sekolah

Langkah dan kreativitas yang dihadirkan oleh mahasiswa KKN USK Banda Aceh ini mendapat apresiasi positif dari Kepala MIN 12 Pidie Jaya, Bakhtiar, S.Pd.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Dinas Pendidikan Aceh Pastikan Proses Kerja Sama Media Berjalan Profesional

Pendidikan

Pusat dan Aceh Percepat Pemulihan Sekolah Pascabencana di Aceh Utara

Berita

UNADA Banda Aceh Gelar Yudisium Sarjana Angkatan Pertama, Cetak 50 Lulusan Perdana

Pendidikan

Kadisdik Aceh: Melalui Sekolah Unggul Garuda Transformasi, Pendidikan Aceh Siap Terbang Tinggi

Berita

Penundaan Pergantian Anggota MWA, Dosen USK Angkat Suara

Pemerintah Aceh

Mualem Tegaskan Komitmen Dukung Pendidikan Putra-Putri Aceh ke Luar Negeri

Pendidikan

Generasi Muda Aceh Dilatih Jadi Duta Kewaspadaan Bencana Lewat Literasi Sains

Aceh

DEKAN FDK UCAPKAN SELAMAT ATAS PERESMIAN LABORATORIUM PROF. ALI HASJMY PRODI KESOS