Home / Pendidikan

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:23 WIB

Siswa SMK Unjuk Jiwa Wirausaha di Car Free Day Banda Aceh

REDAKSI

Humaira, siswi SMKN 3 Banda Aceh, dengan antusias menawarkan produk olahan hasil karya siswa kepada pengunjung di area Car Free Day Banda Aceh, Minggu (3/5/2026).

Humaira, siswi SMKN 3 Banda Aceh, dengan antusias menawarkan produk olahan hasil karya siswa kepada pengunjung di area Car Free Day Banda Aceh, Minggu (3/5/2026).

Banda Aceh – Suasana Car Free Day Banda Aceh, Minggu (3/5/2025), dipadati pengunjung. Sejumlah siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) turun langsung ke lokasi kegiatan untuk menjajakan berbagai produk hasil karya mereka kepada masyarakat.

Dengan senyum ramah di wajahnya, salah satunya Humaira, siswi SMKN 3 Banda Aceh, tampak aktif menawarkan dagangan. “Singgah ibu lihat produk kami, ini stik kami, Bapak,” ujarnya sambil menyapa pengunjung yang melintas.

Humaira tidak sendiri. Ia bersama siswa dari berbagai sekolah lain seperti SMKN 1 Mubarkeya Aceh Besar, serta SMK PP Negeri Ladong turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka menjual beragam produk olahan, mulai dari nugget, dimsum, ikan, aneka kue, hingga produk khas seperti kanji rumbi.

Baca Juga :  Bunda PAUD Aceh Serukan Pentingnya Pendidikan Karakter Sejak Dini

Mengenakan seragam praktik dari sekolah masing-masing, para siswa tampak antusias melayani pembeli dan menjelaskan produk yang ditawarkan. Tak sedikit pengunjung yang tertarik membeli, sementara lainnya berhenti sekadar melihat dan mencari tahu proses pembuatan produk tersebut.

Kepala UPTD Pengembangan Teknis dan Keterampilan Kejuruan (PTKK) Dinas Pendidikan Aceh, Rahadian, S.E., M.Pd., mengatakan kegiatan ini bertujuan memperkenalkan kepada masyarakat bahwa SMK tidak hanya fokus pada pembelajaran di kelas, tetapi juga mampu menghasilkan produk dan jasa yang berkualitas.

Baca Juga :  Sambut Ramadhan, Disdik Aceh Hadirkan Ragam Program: Siswa Diajak Tuangkan Resolusi Lewat Esai

 “Kami ingin masyarakat tahu bahwa sekolah kejuruan memiliki produk yang tidak kalah dengan yang ada di pasaran. Siswa mampu menciptakan dan memasarkan hasil karya mereka sendiri,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan siswa dalam kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran berbasis praktik atau teaching factory, di mana siswa dilibatkan langsung dalam seluruh proses produksi hingga pemasaran.

 Salah satu yang menarik perhatian adalah produk nugget ikan dari siswa SMK PP Negeri Ladong yang cukup diminati pengunjung.

Baca Juga :  Materi Jaksa Masuk Sekolah Dinilai Sangat Relevan untuk Siswa

“Mereka mengolah hasil produksi perikanan menjadi produk bernilai tambah, seperti nugget ikan, yang terbukti laris. Siswa juga terlibat dari proses produksi hingga pemasaran, sehingga menjadi pengalaman berharga dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan,” tambahnya.

Antusiasme masyarakat terhadap produk pelajar juga terlihat dari banyaknya pengunjung yang membeli. Salah satunya Fifi (50), warga Blang Hasan, Bireuen, yang membeli kanji rumbi di stan SMK Disdik Aceh. Ia mengaku senang melihat siswa belajar sambil berwirausaha.

“Alhamdulillah, saya senang melihat siswa belajar sambil praktik wirausaha. Semoga laris manis produknya dan sukses,” ujarnya.[]

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Siswi SMAN 1 Matangkuli Tembus Beasiswa Global, Bangkit dari Kegagalan Menuju Dunia Internasional

Pendidikan

Prodi Kesmas FIK UTU Sambut Mahasiswa Baru Melalui PKKMB 2026, Tekankan Soft Skill dan Etika

Pendidikan

Duek Pakat IV Jadi Momentum Penguatan Mutu Pendidikan Aceh

Pendidikan

Tiga Siswa SMKN 5 Telkom Banda Aceh Lolos Semifinal Lomba ILPC

Pendidikan

Prof Syamsul Rijal Pimpin Forum Prodi Pascasarjana PTKI, UIN Ar-Raniry Gaungkan Studi Islam Transdisiplin

Pemerintah

1003 P3K Disdik Aceh Terima SK: Harapan Baru untuk Pendidikan Aceh

Pendidikan

Tak Layak Digunakan, SMAS–SMPS Bustanul Ulum Minta Relokasi Pasca Banjir Bandang

Pendidikan

Pemerintah Aceh Apresiasi Bantuan 1,2 Juta PIN E-Learning untuk Siswa Korban Bencana