Home / Daerah

Minggu, 15 Februari 2026 - 09:44 WIB

Banjir Susulan Terjang Pidie Jaya, Warga Evakuasi Alat Berat di Tengah Genangan

Redaksi

Banjir susulan merendam kawasan Pante Beurenee dan Dayah Husen, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu malam (14/2/2026). Sebuah ekskavator terpaksa dievakuasi menembus genangan air untuk menghindari kerusakan akibat luapan sungai.

Banjir susulan merendam kawasan Pante Beurenee dan Dayah Husen, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu malam (14/2/2026). Sebuah ekskavator terpaksa dievakuasi menembus genangan air untuk menghindari kerusakan akibat luapan sungai.

Pidie Jaya – Beberapa hari menjelang Bulan Suci Ramadhan, musibah banjir kembali menghantam wilayah Kabupaten Pidie Jaya pada Sabtu malam, 14 Februari 2026. Curah hujan tinggi yang mengguyur sejak sore hari menyebabkan debit air sungai meningkat drastis dan meluap ke permukiman warga di sejumlah titik.

Banjir susulan kali ini dilaporkan menggenangi kawasan Pante Beurenee dan Dayah Husen di Kecamatan Meurah Dua. Air mulai merangkak naik saat malam hari, merendam rumah-rumah warga hingga akses jalan utama desa. Dari laporan visual yang beredar, genangan air terlihat cukup tinggi di sekitar gerbang gampong, membuat aktivitas masyarakat lumpuh total.

Warga yang sebelumnya baru saja membersihkan rumah akibat banjir terdahulu, kembali harus menghadapi kenyataan pahit. Air yang datang secara perlahan namun pasti membuat sebagian masyarakat tidak sempat menyelamatkan seluruh barang-barang mereka. Beberapa warga terlihat berjaga di depan rumah, memantau ketinggian air sambil berharap hujan segera reda.

Baca Juga :  PDAM Tirta Meulaboh Kembali Beroperasi, Pemkab Aceh Barat Pastikan Distribusi Air Bersih Sebelum Ramadan

Tak hanya Meurah Dua, luapan air juga berdampak ke wilayah tetangga, yakni Kecamatan Meureudu. Masyarakat di dua kecamatan ini kini berada dalam kewaspadaan tinggi, terutama mereka yang bermukim di sepanjang aliran sungai dan dataran rendah. Jika intensitas hujan terus berlanjut, potensi kenaikan debit air masih sangat mungkin terjadi.

Evakuasi Darurat Alat Berat

Di tengah situasi yang semakin genting, sebuah alat berat jenis ekskavator yang berada di lokasi pekerjaan terpaksa dievakuasi secara darurat. Dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial, terdengar narasi berbahasa Aceh, “Ka payah tubit mandum” yang berarti “Sudah harus keluar semua.”

Baca Juga :  Prajurit Kodam IM Evakuasi Warga Terjebak Banjir di Sungai Raya

Ekskavator tersebut tampak berjuang menembus genangan air untuk mencapai titik yang lebih tinggi. Langkah cepat ini dilakukan guna mencegah kerusakan mesin akibat terendam air, yang bisa menyebabkan kerugian besar jika tidak segera dipindahkan. Proses evakuasi berlangsung menegangkan karena arus air terus bertambah dan permukaan genangan semakin meluas.

Warga Diminta Siaga

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait total kerugian materiil maupun jumlah warga terdampak. Namun, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan segera menyelamatkan dokumen penting serta barang berharga ke tempat yang lebih aman.

Baca Juga :  IWAPI Aceh Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Bireuen, Lhokseumawe dan Aceh Utara

Jika ketinggian air terus meningkat, warga diminta tidak ragu untuk mengungsi demi keselamatan jiwa. Aparat desa bersama masyarakat setempat terus melakukan pemantauan perkembangan debit air secara berkala.

Banjir kali ini menjadi pukulan berat bagi masyarakat Pidie Jaya yang sebelumnya juga menghadapi bencana serupa pada akhir tahun lalu. Harapan kini tertuju pada cuaca yang membaik agar air segera surut, sehingga warga dapat kembali beraktivitas dan mempersiapkan diri menyambut Ramadhan dengan tenang.

Di tengah ujian ini, doa dan solidaritas menjadi penguat bagi masyarakat yang terdampak. Semoga banjir segera surut, dan warga yang telah bersusah payah membersihkan rumah tidak kembali harus memulai dari awal.(**)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Gubernur Aceh Lantik Bupati Singkil: Jaga Sinergi dengan Legislatif dan Libatkan Akademisi

Aceh

Prajurit Kodam IM Bersihkan Makam Raja Nagari Bihari di Kabupaten Pidie

Daerah

Gempa M 5,6 Guncang Simeulue, Berpusat di Laut Tenggara Sinabang

Daerah

Sungai Wih Porak Meluap, Jalur Alternatif Bireuen-Takengon Lumpuh Total

Berita

Syech Muharram: Semua Warga Aceh Besar Memiliki Hak dan Tanggung Jawab yang Sama

Daerah

Bupati Al-Farlaky Serahkan Kunci Huntara untuk Korban Banjir di Arakundo

Aceh

Jadi Irup di SMA Negeri 2 Banda Aceh, Dirresnarkoba Ingatkan Pelajar tentang Bahaya Narkoba

Daerah

Ketua TP PKK Aceh Ajak Semua Pihak Sukseskan Rumah Gizi Gampong untuk Tekan Stunting