MEULABOH — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di wilayah pesisir barat dan selatan Aceh untuk mewaspadai potensi hujan yang dapat disertai petir dan angin kencang pada sore hingga malam hari.
Peringatan tersebut dikeluarkan oleh BMKG Stasiun Meteorologi Cut Nyak Dhien Nagan Raya menyusul adanya potensi perubahan cuaca di sejumlah wilayah pesisir Aceh, termasuk Kota Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat.
Berdasarkan prakiraan cuaca pada Rabu (7/10/2026), kondisi cuaca di Meulaboh didominasi berawan sejak pukul 07.00 hingga 13.00 WIB. Memasuki siang hingga petang (pukul 13.00–19.00 WIB), cuaca diperkirakan berubah menjadi berawan tebal atau mendung. Potensi hujan lokal diprediksi mulai terjadi pada pukul 19.00 WIB hingga 01.00 WIB dini hari, sebelum kembali berawan tebal hingga pukul 07.00 WIB.
Forecaster On Duty BMKG, Angga Yudha, menyampaikan bahwa suhu udara di Meulaboh diperkirakan berada pada rentang 24–32 derajat Celsius dengan kelembapan 70–97 persen. Kecepatan angin maksimum mencapai 20 km/jam dari arah barat daya, sedangkan angin di lapisan udara bawah hingga ketinggian 3.000 kaki bergerak dari arah barat daya dengan kecepatan 5–15 km/jam.
Selain potensi hujan dan angin, BMKG meminta masyarakat pesisir, khususnya para nelayan, untuk selalu memantau kondisi cuaca dan laut sebelum beraktivitas. Tinggi gelombang di perairan barat dan selatan Aceh diperkirakan berkisar antara 0,75 hingga 1,75 meter.
Penulis: Tika Fitri Lestari
Editor: Dahlan










