Banda Aceh – Dinas Sosial Kota Banda Aceh kembali melanjutkan kegiatan penyaluran sekaligus monitoring Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di sejumlah wilayah dalam Kota Banda Aceh.
Kegiatan tersebut sudah berlangsung dr 22 Mei dan di akhiri di 26 mei 2026, sebelumnya monitoring dan bantuan telah dilakukan di tiga kecamatan, dan pada hari berikutnya monitoring dilaksanakan di Kecamatan Lueng Bata dan Kecamatan Jaya Baru.
Kecamatan Jaya Baru menjadi lokasi terakhir dalam rangkaian monitoring penyaluran bantuan pangan yang berlangsung selama beberapa hari terakhir tersebut. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan guna memastikan distribusi bantuan berjalan tertib, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.
Program Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) merupakan program nasional yang dikelola oleh Perum Bulog dan disalurkan kepada masyarakat melalui aparatur gampong setempat. Dalam proses penyaluran, bantuan diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah terdata sebelumnya.
Tim monitoring dari Dinas Sosial Kota Banda Aceh turun langsung ke lapangan untuk memantau proses distribusi bantuan kepada masyarakat. Selain memastikan bantuan diterima oleh penerima manfaat, tim juga melakukan koordinasi dengan para keuchik dan aparatur gampong terkait administrasi serta validasi data penerima bantuan.
Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga akurasi data serta meminimalisir kendala dalam proses distribusi bantuan pangan di tingkat gampong. Hasil monitoring nantinya akan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah dalam meningkatkan kualitas dan efektivitas penyaluran bantuan pada tahap berikutnya.
Kepala Dinas Sosial Kota Banda Aceh, Sukmawati mengatakan monitoring dilakukan agar proses penyaluran bantuan benar-benar berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
“Kami ingin memastikan bantuan pangan ini tersalurkan dengan baik dan diterima langsung oleh masyarakat yang berhak. Karena itu, monitoring dilakukan secara langsung hingga ke tingkat gampong agar proses distribusi berjalan tertib, akurat, dan transparan,” ujar Sukmawati.
Ia menambahkan, koordinasi bersama aparatur gampong menjadi salah satu langkah penting dalam memastikan validitas data penerima manfaat sehingga bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran.
“Harapan kami, bantuan pangan ini dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan keluarga penerima manfaat di Kota Banda Aceh,” tambahnya.
Melalui kegiatan monitoring tersebut, Pemerintah Kota Banda Aceh berharap program bantuan pangan dapat terus berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. (ADV)
Editor: Redaksi









