BANDA ACEH – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Banda Aceh melalui Bidang Rehabilitasi Sosial (Rehsos) secara konsisten dan berkelanjutan terus memberikan penanganan terbaik terhadap Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) anak.
Dalam setiap langkah penanganannya, Dinsos selalu mengedepankan kepentingan terbaik bagi masa depan serta kelanjutan pendidikan anak tersebut.
Kepala Dinas Sosial Kota Banda Aceh, Sukmawati, mengungkapkan bahwa salah satu langkah penanganan konkret yang baru saja dilakukan adalah terhadap FH, seorang anak berusia 10 tahun yang dirujuk ke Panti Asuhan Aneuk Nanggroe.
Langkah ini diambil guna memastikan anak tersebut mendapatkan pengasuhan serta perlindungan yang jauh lebih optimal.
“Rujukan ini dilakukan setelah melalui proses asesmen dan koordinasi dengan pihak terkait untuk melihat kondisi serta kebutuhan pengasuhan anak. Dalam prosesnya, FH juga didampingi oleh kakeknya,” ujar Sukmawati pada Selasa, 6 Oktober 2026.
Sukmawati menjelaskan lebih lanjut bahwa sebelumnya FH sempat direunifikasi dan dipulangkan ke kampung halamannya. Namun, berdasarkan hasil asesmen mendalam yang dilakukan kemudian, terungkap adanya kondisi keluarga serta keterbatasan pihak wali dalam memberikan pengasuhan secara optimal.
Hal inilah yang menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan langkah penanganan lanjutan terhadap FH.
Melalui penempatan FH di Panti Asuhan Aneuk Nanggroe, pihaknya berharap lingkungan baru tersebut dapat memberikan suasana pengasuhan yang aman, layak, dan secara penuh mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh.
“Yang paling utama adalah memastikan anak mendapatkan pengasuhan yang layak, perlindungan, serta kebutuhan dasarnya terpenuhi. Kami juga berharap pendidikan FH dapat terus berlanjut sehingga ia memiliki kesempatan untuk belajar dan mengembangkan potensi dirinya,” tegasnya.
Menutup keterangannya, Sukmawati menambahkan bahwa jajaran Dinsos Kota Banda Aceh akan terus berkomitmen melakukan koordinasi serta pendampingan secara berkesinambungan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Setiap bentuk penanganan terhadap anak senantiasa dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi spesifik masing-masing individu serta berlandaskan pada prinsip kepentingan terbaik bagi anak.
“Harapan kita, dengan adanya pengasuhan dan pendampingan yang lebih terarah, FH dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, memperoleh pendidikan yang layak, serta memiliki masa depan yang lebih baik,” pungkasnya. [Adv]
Editor: Dahlan









