Home / Pemerintah

Selasa, 24 Desember 2024 - 14:23 WIB

Disdik Aceh Resmikan Collaborative Learning Space, Ketua Komisi VI DPRA: Kami Mendukung Penuh

REDAKSI

Marthunis, S.T., D.E.A. Foto: dok. Disdik Aceh

Marthunis, S.T., D.E.A. Foto: dok. Disdik Aceh

Banda Aceh – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Aceh, Dinas Pendidikan Aceh terus berinovasi. Pada Selasa, 24 Desember 2024, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis, S.T., D.E.A, meresmikan Collaborative Learning Space di UPTD Balai Tekkomdik. Kegiatan ini mengusung tema “Kreativitas dan Kolaborasi Co-Learning dalam Mewujudkan Pendidikan Berkualitas.”

 

Acara ini dihadiri Ketua Komisi VI DPRA, Nazaruddin, S.I.Kom., pejabat eselon III dan IV, tenaga ahli Dinas Pendidikan Aceh, kepala sekolah dari Banda Aceh dan Aceh Besar, serta tamu undangan dari berbagai instansi.

 

Dalam sambutannya, Nazaruddin menyampaikan dukungannya terhadap program-program peningkatan pendidikan di Aceh.

“Segala upaya untuk meningkatkan pendidikan di Aceh, kami dukung penuh,” tegasnya.

Baca Juga :  Pj Gubernur Safrizal Cek Layanan dan Kebersihan Samsat Banda Aceh

 

Ia menilai pentingnya perhatian serius terhadap pendidikan di Aceh, terutama untuk mengejar ketertinggalan dibandingkan daerah lain di Indonesia.

 

“Kami DPR Aceh tidak hanya memberikan dukungan moral, tetapi juga akan membentuk panitia khusus untuk merancang strategi memperbaiki pendidikan Aceh. Kolaborasi erat antara DPR, pemerintah, dan tokoh pendidikan sangat dibutuhkan untuk mencapai kemajuan bersama,” tambahnya.

 

Nazaruddin menegaskan komitmen DPR Aceh dalam mendukung program-program pendidikan, termasuk pendidikan luar biasa (SLB).

 

Sementara itu, Marthunis dalam pidatonya memaparkan berbagai langkah strategis yang sedang dan akan dilakukan oleh Dinas Pendidikan Aceh. Ia mencontohkan keberhasilan pendidikan di Sabang, yang menunjukkan hasil lebih baik dalam numerasi dan aspek lainnya dibandingkan wilayah lain.

Baca Juga :  Bupati Aceh Besar Buka Puasa Bersama Wagub Aceh di Masjid Raya Baiturrahman

 

Marthunis menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam membangun pendidikan berkualitas. “Pendidikan bukan hanya soal akademik, tetapi juga tentang membentuk karakter dan kemuliaan pada anak-anak Aceh,” ujarnya.

 

Salah satu inovasi baru yang diperkenalkan adalah collaborative learning space, sebuah ruang kreatif yang dirancang untuk mendukung siswa dalam berkreasi dan berkolaborasi.

 

“Tujuannya adalah menyediakan ruang yang lebih baik dan aman bagi siswa untuk belajar, dibandingkan dengan tempat-tempat seperti warung kopi yang tidak terkendali,” jelasnya.

 

Fasilitas ini memungkinkan siswa untuk berkolaborasi sesuai minat, seperti olimpiade sains, matematika, musik, atau drama. Selain itu, Dinas Pendidikan juga merencanakan pemanfaatan ruang yang tidak terpakai untuk mendukung kegiatan serupa.

Baca Juga :  Wakili Pj Bupati, Sekdisbud Aceh Besar Pantau Makan Siang Gratis di Beberapa Sekolah

 

Marthunis juga menyampaikan rencana pelaksanaan berbagai kompetisi dan asesmen untuk meningkatkan daya saing siswa. Hal ini bertujuan mengasah potensi terbaik yang dimiliki oleh anak-anak Aceh.

 

“Dengan menyediakan fasilitas yang mendukung dan membangun kolaborasi yang baik, kami optimis pendidikan di Aceh dapat berkembang lebih baik, sehingga anak-anak Aceh dapat mencapai potensi terbaik mereka,” pungkasnya.

 

Peluncuran Collaborative Learning Space ini menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan belajar yang inovatif. Dengan dukungan penuh dari DPR Aceh dan berbagai pihak lainnya, diharapkan kolaborasi ini mampu membawa pendidikan Aceh menuju masa depan yang lebih cerah. **

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

142 Petugas HUT RI Aceh Besar Ikuti Diklat

Parlementarial

Ketua DPRK Irwansyah Terima Audiensi BEM USK, Dorong Respon Isu Strategis Aceh

Aceh

Aceh Dapat Alokasi Rp1,6 Triliun, Pemerintah Pusat Kembalikan DAK dan TKD 2026

Pemerintah

Siswi SMAN 1 Matangkuli Tembus Beasiswa Global, Bangkit dari Kegagalan Menuju Dunia Internasional

Aceh Besar

Perkuat Fungsi Kehumasan,  Pemkab Aceh Besar Gelar Rakor Lintas OPD

Parlementarial

DPRA Selesaikan Pembahasan Qanun Baitul Mal, Siap Disahkan

Parlementarial

DPRA Soroti Lambannya Pemulihan Pascabencana, Armiyadi: Rakyat Butuh Kepastian

Aceh

Rapat Bersama KPK, Sekda Aceh Targetkan 95 Persen Capaian MCSP Aceh 2025