Home / Parlementarial

Jumat, 23 Januari 2026 - 17:07 WIB

Dishub dan Komisi III DPRK Tinjau Titik Rawan Kemacetan di Banda Aceh

Redaksi

Dishub Kota Banda Aceh bersama Komisi III DPRK Banda Aceh meninjau langsung sejumlah ruas jalan yang kerap mengalami perlambatan arus lalu lintas akibat parkir tidak tertib, Senin (19/1/2026).

Dishub Kota Banda Aceh bersama Komisi III DPRK Banda Aceh meninjau langsung sejumlah ruas jalan yang kerap mengalami perlambatan arus lalu lintas akibat parkir tidak tertib, Senin (19/1/2026).

Banda Aceh – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banda Aceh bersama Komisi III DPRK Banda Aceh melakukan peninjauan langsung ke sejumlah ruas jalan yang selama ini kerap mengalami perlambatan arus lalu lintas, Senin (19/1/2026). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas berbagai keluhan masyarakat terkait parkir kendaraan yang tidak tertib dan dinilai mengganggu kelancaran pengguna jalan.

Peninjauan lapangan difokuskan pada kawasan-kawasan strategis yang aktivitas lalu lintasnya cukup padat, khususnya di sekitar pusat usaha, rumah sakit, dan lokasi pelayanan publik. Kepala Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh, Syaifuddin Ambia, mengatakan setidaknya terdapat enam titik yang menjadi perhatian utama dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Gas Melon Mahal dan Langka, Wakil Ketua Komisi III DPRA Desak Pertamina Tingkatkan Pengawasan

Lokasi yang ditinjau antara lain Jalan Sudirman tepatnya di depan Rumah Bitata dan BTJ Kupi, ruas jalan di samping RSUD Meuraxa, Jalan Tanggul Beurawe di depan RSU Cempaka Lima, Jalan dr. T. Syarief Thayeb, serta kawasan Pondok Orenz Simpang Beurawe. Menurut Ambia, di sejumlah titik tersebut sering terjadi penyempitan badan jalan akibat kendaraan parkir sembarangan.

“Parkir yang tidak sesuai aturan menyebabkan arus lalu lintas melambat, terutama pada jam-jam sibuk. Kondisi ini tentu berpotensi menimbulkan kemacetan dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan,” jelasnya.

Baca Juga :  Hasballah, S. Ag DPRA Komisi III Mendamping Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf Pada Panen Padi Serentak 14 Provinsi di Aceh Besar.

Ia menambahkan, Dishub Kota Banda Aceh tidak hanya melakukan peninjauan, tetapi juga telah mengambil langkah-langkah konkret bersama pemangku kepentingan terkait, baik di tingkat kota maupun provinsi. Salah satu upaya yang telah dilakukan adalah pengaturan ulang arus lalu lintas melalui skema rute sementara di Jalan dr. T. Syarief Thayeb.

“Uji coba dan implementasi pengalihan arus di ruas tersebut telah kami selesaikan bersama, dengan dukungan penuh dari Satlantas Polresta Banda Aceh,” ujar Ambia.

Selain pengaturan arus, Dishub juga memfasilitasi dialog dan mediasi dengan pihak-pihak terkait, khususnya pengelola usaha dan rumah sakit di kawasan RSU Cempaka Lima, Pondok Orenz Beurawe, serta RSUD Meuraxa. Langkah ini dilakukan untuk mencari solusi terbaik agar aktivitas usaha tetap berjalan tanpa mengorbankan kelancaran lalu lintas.

Baca Juga :  DPRK Banda Aceh Dorong Keseimbangan PAD dan Ketertiban Lalu Lintas Kota

Ambia menegaskan, kegiatan peninjauan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh dalam mewujudkan sistem lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. Ia berharap, dengan sinergi antara pemerintah, DPRK, aparat kepolisian, dan pelaku usaha, persoalan parkir liar dan kemacetan dapat diminimalisir secara berkelanjutan.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Parlementarial

Lembaga DPR Aceh tunjuk Anwar Ramli sebagai Ketua Tim Revisi UUPA

Parlementarial

Hadiri Pertemuan dengan BAM DPR RI, Ketua Fraksi NasDem DPRA Kawal Aspirasi Rakyat Aceh ke Pusat

Parlementarial

Ngohwan Dorong Puskesmas Aceh Besar Jadi BLUD, Solusi Selamatkan 400 Nakes

Parlementarial

Ketua DPRA Tegaskan Sekda Aceh Wajib Tindaklanjuti Evaluasi Kemendagri

Parlementarial

Fraksi PKS DPRK Banda Aceh Potong Gaji Desember untuk Bantu Korban Banjir Aceh

Daerah

Tower Telekomunikasi di Pulau Siumat Rusak, DPRA Desak Telkomsel Segera Perbaiki

Parlementarial

Gubernur Sampaikan Nota Keuangan APBA 2024 dalam Paripurna DPR Aceh

Parlementarial

Ketua Komisi IV DPRA Tgk Agam Nazaruddin Minta Penelusuran Tuntas Isu Pungli di Kawasan Iboih