Home / Daerah / Parlementarial

Sabtu, 1 Februari 2025 - 06:55 WIB

Tower Telekomunikasi di Pulau Siumat Rusak, DPRA Desak Telkomsel Segera Perbaiki

REDAKSI

BANDA ACEH – Warga Desa Pulau Siumat, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue, menghadapi kesulitan besar akibat kerusakan jaringan telekomunikasi yang telah berlangsung lebih dari sebulan. Kerusakan pada tower telekomunikasi di wilayah tersebut menyebabkan gangguan internet dan komunikasi yang sangat mempengaruhi aktivitas masyarakat.

Menanggapi keluhan warga, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Komisi I Fraksi Partai Golkar, Ir. Iskandar, segera mengambil tindakan dengan menghubungi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominsa) Kabupaten Simeulue, Romaidhon Darma, SE, M.Si. Ia meminta Dinas Kominsa Kabupaten Simeulue untuk segera berkoordinasi dengan Telkomsel dan Diskominsa Provinsi Aceh untuk memperbaiki masalah ini.

Baca Juga :  Pj Bupati Pidie Angkat Bicara Terhadap Tuntutan Ribuan Nakes

“Jangan hanya menunggu gerakan dari Telkomsel. Dinas Kominsa Simeulue harus segera berkoordinasi agar perangkat yang rusak dapat segera diperbaiki. Saya juga meminta Telkomsel untuk segera bertindak, jangan karena lokasinya di pulau, perbaikannya jadi lambat,” tegas Iskandar dalam keterangannya, Sabtu (1/2/2025).

Gangguan ini sudah berlangsung lama, namun hingga kini belum ada langkah nyata untuk menanganinya. Warga, yang sangat bergantung pada internet dan komunikasi untuk berdagang, bekerja, serta berhubungan dengan keluarga di luar pulau, kini semakin merasa terisolasi. Banyak di antara mereka yang terpaksa mencari sinyal di tepi pantai atau tempat lebih tinggi hanya untuk sekadar mengirim pesan atau melakukan panggilan telepon.

Baca Juga :  Kadisdik Aceh : Lulusan SMK Harus Siap Bersaing di Era Global

“Saya baru mengetahui adanya masalah ini, dan saya meminta Dinas Kominsa Simeulue serta Telkomsel untuk segera memperbaiki tower yang rusak. Masyarakat sangat membutuhkan jaringan telekomunikasi yang stabil,” kata Anggota DPRA asal Kabupaten Simeulue itu.

Dampak gangguan ini sangat luas, memengaruhi aktivitas ekonomi hingga sosial masyarakat Pulau Siumat. Para pedagang kesulitan bertransaksi, nelayan tak bisa memperbarui informasi cuaca, dan keluarga terhambat komunikasi dengan anak-anak mereka yang sedang menuntut ilmu di luar pulau.

Baca Juga :  Bupati Aceh Barat Luncurkan Kartu Aceh Barat Sehat untuk Bantu Pasien Rujukan

“Jika kondisi ini dibiarkan berlarut-larut, perekonomian dan kesejahteraan masyarakat akan semakin terpuruk. Saya mendesak pihak terkait untuk segera bertindak,” ujar Iskandar, yang juga Ketua Umum Himpunan Masyarakat Simeulue (HIMAS) Banda Aceh.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Telkomsel terkait langkah yang akan diambil. Warga berharap agar pemerintah daerah dan penyedia layanan telekomunikasi segera bertindak untuk mengembalikan akses komunikasi yang layak, demi kelancaran aktivitas sehari-hari dan pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut.

Share :

Baca Juga

Daerah

Lewat Pengajian Rutin, TP PKK Aceh Besar Optimalkan Pemahaman Islam

Daerah

Polisi Berikan Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga Terdampak Bencana di Aceh Tamiang

Daerah

Banjir Surut, Prajurit Kodam IM bantu bersihkan Rumah Warga

Daerah

Meriahkan Hari Anak Nasional, Persit KCK PD IM Gelar Lomba Mewarnai untuk Anak Prajurit TNI

Parlementarial

DPRK Banda Aceh Minta Pemko Tindak Tegas Pelanggar GSB dan Tertibkan Tiang Kabel di Kota

Daerah

Tinjau TPI Ujung Serangga, T Rival Amiruddin Soroti Besarnya Potensi Kelautan Aceh Barat Daya

Parlementarial

Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Tinjau Kondisi SD dan SMP di Ulee Kareng

Parlementarial

Program Rehab Masjid Terancam Batal, Armiyadi: Masyarakat Menunggu