Home / Peristiwa

Jumat, 3 April 2026 - 16:19 WIB

Gempa M 7,6 Guncang Manado dan Sekitarnya: Satu Warga Meninggal Dunia, Tsunami Terdeteksi di Beberapa Titik

REDAKSI

Sejumlah petugas gabungan dan warga berupaya melakukan penyisiran di reruntuhan Gedung KONI Sario, Manado, Sulawesi Utara, Kamis (2/4/2026).

Sejumlah petugas gabungan dan warga berupaya melakukan penyisiran di reruntuhan Gedung KONI Sario, Manado, Sulawesi Utara, Kamis (2/4/2026).

Manado – Wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara dilanda gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,6 pada Kamis (2/4/2026) pukul 05.48 WIB. Peristiwa ini mengakibatkan jatuhnya korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta memicu peringatan tsunami di sejumlah titik pesisir.

​Dampak Korban dan Kerusakan Bangunan

​Hingga saat ini, satu orang warga dilaporkan meninggal dunia. Korban ditemukan tidak bernyawa di bawah reruntuhan Gedung KONI, Lapangan Olahraga Sario, Manado. Tim gabungan dari aparat dan warga telah berhasil mengevakuasi korban dari lokasi kejadian.

Baca Juga :  Kecelakaan Lalu Lintas di Aceh Barat: 18 Orang Meninggal, 56 Luka-luka

​Kerusakan fisik juga dilaporkan terjadi di beberapa wilayah, antara lain:

​Kota Ternate: Satu unit tempat ibadah di Kecamatan Pulau Batang Dua mengalami kerusakan.

​Ternate Selatan: Dua unit rumah warga di Kelurahan Ganbesi terdampak guncangan hebat.

​Guncangan gempa dirasakan sangat kuat di Kota Bitung dan Ternate dengan durasi antara 10 hingga 20 detik, yang memicu kepanikan warga hingga berhamburan keluar rumah.

​Laporan Kenaikan Air Laut (Tsunami)

​Berdasarkan data monitoring, gempa ini memicu tsunami dengan ketinggian gelombang yang bervariasi di beberapa wilayah pesisir:

Baca Juga :  Wakapolda Aceh Bezuk Muslem Ulka Wartawan Media NAD Korban Tabrak Lari.

BMKG memperingatkan bahwa gelombang pertama belum tentu merupakan yang terbesar dan waktu kedatangan gelombang di setiap wilayah dapat berbeda-beda.

​Aktivitas Gempa Susulan

​Hingga pukul 06.50 WIB, BMKG mencatat telah terjadi 11 kali gempa susulan (aftershock). Dua di antaranya memiliki kekuatan yang cukup signifikan:

​Pukul 06.07 WIB: Magnitudo 5,5

​Pukul 06.12 WIB: Magnitudo 5,2

​Kedua gempa susulan tersebut dinyatakan tidak berpotensi tsunami.

​Imbauan Keamanan dari BNPB dan BMKG

​Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat di pesisir Sulawesi Utara dan Maluku Utara untuk:

Baca Juga :  Kasus ASN Diskominsa Aceh yang Jadi Korban Penjambretan di Neusu di Duga Laka lantas Tunggal

​Tetap Tenang namun Siaga: Segera menjauhi area pantai dan muara sungai.

​Evakuasi Mandiri: Menuju tempat yang lebih tinggi jika merasakan guncangan kuat.

​Waspada Bangunan: Menghindari bangunan yang sudah retak atau rusak akibat gempa.

​Verifikasi Informasi: Hanya memercayai informasi resmi dari BMKG, BNPB, dan pemerintah daerah guna menghindari hoaks.

​Hingga saat ini, BPBD bersama instansi terkait masih terus melakukan pendataan dampak kerusakan dan asesmen di lapangan untuk langkah penanganan darurat lebih lanjut.

Editor: redaksi

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Remaja Abdya Tewas Tenggelam di Pantai Krueng Leupung

Berita

Kebakaran Hanguskan Belasan Rumah di Aceh Tenggara

Peristiwa

Kecelakaan Jelang Lebaran Renggut Lima Nyawa, Begini Kata Kasat Lantas Polresta Banda Aceh

Peristiwa

Gudang Es Krim Aice di Lhokseumawe Terbakar, Api Berasal Dari Tumpukan Freezer

Peristiwa

Taqwaddin Husin dan Teuku Alvisyahrin Presentasi di Jepang tentang Peran Internasional dalam Menolong Korban Tsunami Aceh

Peristiwa

Kebakaran Hanguskan Lima Ruang SDN 5 Kuta Makmur, Kerugian Capai Rp650 Juta

Peristiwa

Wakapolda Aceh Bezuk Muslem Ulka Wartawan Media NAD Korban Tabrak Lari.

Aceh Barat

Bayi Perempuan Mungil Ditemukan di Teras Rumah,Warga Aceh Barat Berdatangan Untuk Mengadopsi