Home / Nasional

Senin, 23 Februari 2026 - 15:51 WIB

Gempa M7,1 Sabah Jadi yang Terbesar di Kalimantan Sejak 1900

Redaksi

Guncangan gempa magnitudo 7,1 yang berpusat di Sabah, Malaysia, Senin (23/2/2026) dini hari, terasa luas hingga lintas negara dan menjadi gempa terbesar di kawasan Kalimantan sejak tahun 1900.

Guncangan gempa magnitudo 7,1 yang berpusat di Sabah, Malaysia, Senin (23/2/2026) dini hari, terasa luas hingga lintas negara dan menjadi gempa terbesar di kawasan Kalimantan sejak tahun 1900.

Jakarta – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 yang mengguncang wilayah Sabah, Malaysia, pada Senin (23/2/2026) sekitar pukul 00:57:46 waktu setempat, mencatatkan sejarah baru sebagai gempa terbesar yang pernah terjadi di kawasan Kalimantan sejak tahun 1900. Gempa kuat tersebut terjadi pada kedalaman ekstrem di bawah permukaan bumi, namun dampak getarannya terasa sangat luas hingga melintasi batas negara.

Berdasarkan laporan berbagai sumber pemantauan gempa regional, guncangan tidak hanya dirasakan masyarakat di wilayah Malaysia bagian timur, tetapi juga menjangkau sejumlah negara di Asia Tenggara. Getaran dilaporkan terasa di beberapa daerah di Indonesia, Brunei Darussalam, Filipina, hingga Vietnam.

Baca Juga :  Presiden Tegaskan Komitmen Pemerintah Sediakan Makanan Bergizi untuk Anak Indonesia

Menariknya, laporan tidak resmi dari masyarakat juga menyebutkan getaran ringan turut dirasakan di wilayah yang lebih jauh seperti Kamboja, Singapura, dan Thailand. Luasnya persebaran getaran ini dipengaruhi oleh karakter kedalaman gempa yang memungkinkan energi seismik merambat lebih jauh dibandingkan gempa dangkal.

Sejumlah warga di kawasan pesisir Kalimantan melaporkan merasakan guncangan selama beberapa detik, terutama pada bangunan bertingkat. Meski demikian, hingga saat ini belum terdapat laporan resmi mengenai kerusakan besar maupun korban jiwa. Otoritas setempat masih melakukan pemantauan intensif untuk memastikan kondisi lapangan tetap aman.

Baca Juga :  Satgas Yonif 112/DJ Menyapa Warga Kampung Kalome Lewat Kegiatan Komunikasi Sosial

Para ahli seismologi menilai kejadian ini menjadi catatan penting dalam sejarah aktivitas tektonik regional. Selama lebih dari satu abad terakhir, wilayah Kalimantan dikenal relatif stabil dibandingkan zona gempa aktif seperti Sumatera dan Sulawesi. Namun gempa besar di Sabah ini menunjukkan bahwa aktivitas tektonik tetap berpotensi terjadi akibat interaksi lempeng di sekitar kawasan Borneo.

Baca Juga :  Pakar Hukum Apresiasi Putusan MK soal Jabatan ASN bagi Anggota Polri

Selain itu, fenomena gempa dalam seperti ini juga menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana alam, meskipun wilayah tersebut tidak termasuk zona rawan gempa utama.

Hingga berita ini diturunkan, pemantauan terhadap kemungkinan gempa susulan masih terus dilakukan. Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi, serta mengikuti arahan resmi dari otoritas kebencanaan setempat.(**)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Hukum

Polresta Banda Aceh Sita 70 Ribu Batang Rokok Ilegal Dari Mahasiswa Asal Bireuen

Aceh

Aceh Raih Penghargaan Wirasena 2025 atas Capaian Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) 2024

Nasional

751 Atlet Bertanding, Bripda Petra Polri Raih Emas: Dari Perawatan K9 Alma hingga Juara Nasional KASAL Cup V 2026

Nasional

Dansatgas Yonif 112/DJ Dampingi Kunjungan Kerja Pangkogabwilhan III Di Puncak Jaya

Nasional

Wakil Gubernur Aceh Temui Sekjen MUI, Bahas Status Tanah Wakaf Blang Padang

Nasional

Di Depan Mualem, Mentan Tegaskan Segera Pulihkan Sawah Terdampak Banjir di Aceh

Nasional

Kemenag Bagikan Snack Ramadan untuk WBP Rutan Weda, Kegiatan Berjalan Aman dan Tertib

Nasional

Wakil Ketua KPK Tolak Imunitas Advokat Dalam RUU KUHAP