Home / Ekonomi

Jumat, 30 Januari 2026 - 09:07 WIB

Harga Emas di Langsa Tembus Rp10,2 Juta, Pembeli Tetap Ramai

Redaksi

Suasana salah satu toko emas di Kota Langsa yang tetap ramai pembeli meski harga emas murni mencapai Rp10,2 juta per mayam, Kamis (29/1/2026).

Suasana salah satu toko emas di Kota Langsa yang tetap ramai pembeli meski harga emas murni mencapai Rp10,2 juta per mayam, Kamis (29/1/2026).

LANGSA — Harga emas murni di Kota Langsa kembali mengalami lonjakan signifikan. Dalam beberapa hari terakhir, harga logam mulia tersebut tercatat mencapai Rp10.200.000 per mayam. Meski berada di angka yang cukup tinggi, aktivitas jual beli emas di sejumlah toko emas justru masih terlihat ramai.

Pantauan wartawan pada Kamis (29/1/2026) hingga pukul 17.35 WIB, suasana di salah satu toko emas di pusat Kota Langsa dipadati warga yang datang untuk membeli maupun menjual emas. Kondisi ini menunjukkan bahwa tingginya harga emas tidak serta-merta mengurangi minat masyarakat.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Besar Raih Serambi Ekraf Awards 2025 Kategori Gampong Kreatif Digital

Salah seorang pembeli, Putri (37), mengaku tetap memutuskan membeli emas meskipun harganya sedang melambung. Menurutnya, emas merupakan salah satu aset yang aman untuk investasi jangka panjang.

“Walaupun harganya tinggi tetap dibeli, karena khawatir nanti harga akan makin naik lagi,” ujarnya.

Putri menambahkan, emas bukan hanya sekadar perhiasan, tetapi juga bisa menjadi tabungan atau investasi yang nilainya cenderung meningkat dari waktu ke waktu.

Baca Juga :  Dana Pemerintah Mengendap Rp234 Triliun, Mintarsih: Kejiwaan Masyarakat Pasti Terdampak

“Kan emas juga bisa jadi aset untuk investasi, jadi sayang kalau menunda,” tambahnya.

Meski demikian, ia berharap harga emas dapat kembali stabil agar masyarakat tidak terlalu terbebani, terutama bagi mereka yang ingin membeli emas untuk kebutuhan pernikahan atau keperluan lainnya.

“Kalau tidak bisa turun, minimal stabil saja,” katanya.

Sementara itu, Marlia, salah seorang pedagang emas di Kota Langsa, membenarkan bahwa transaksi emas meningkat dalam beberapa hari terakhir. Ia menyebutkan, masyarakat terus berdatangan untuk membeli emas, meskipun sebagian juga memanfaatkan momentum harga tinggi untuk menjual.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Aceh Ajak Masyarakat Manfaatkan Janeng untuk Meningkatkan Perekonomian Keluarga

“Sejak tiga hari terakhir ini ramai terus yang beli, ada juga yang jual emas,” ungkapnya.

Menurutnya, kondisi seperti ini sering terjadi ketika harga emas naik tajam. Sebagian warga memilih membeli karena takut harga semakin melonjak, sementara yang lain menjual untuk mendapatkan keuntungan.

Lonjakan harga emas ini diperkirakan masih dipengaruhi oleh kondisi ekonomi global serta tingginya permintaan terhadap logam mulia sebagai instrumen investasi yang dianggap aman.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Ekonomi

FKIJK Aceh Perkuat Kepedulian Sosial Melalui Renovasi Masjid Syuhada Kuala Simpang

Ekonomi

Harga Emas di Aceh Tembus Rp8,5 Juta per Mayam, Warga Mulai Tahan Beli

Berita

Wakili Bupati, Staf Ahli Hadiri Panen Raya Jagung Kuartal II Serentak

Ekonomi

BSI Perkuat Pemulihan Pascabencana Lewat Pembangunan Hunian di Aceh, Sumut, dan NTB

Aceh

Aceh Catat Investasi Rp4,16 Triliun pada Triwulan III 2025

Ekonomi

Rangkaian Milad ke-5, BSI Aceh Laksanakan Donor Darah di Banda Aceh, Lhokseumawe, dan Sabang

Ekonomi

BSI Gelar BSI Fest Ramadhan 1447 H di Masjid Raya Baiturrahman

Ekonomi

Solusi Bangun Andalas Santuni 200 Anak Yatim di Lhoknga dan Leupung