Home / Ekonomi

Rabu, 4 Maret 2026 - 12:47 WIB

Harga Emas Tembus Rp3,1 Juta per Gram, BSI Pastikan Stok Aman

REDAKSI

Aktivitas layanan emas di Bank Syariah Indonesia (BSI) seiring lonjakan harga emas yang menembus Rp3,1 juta per gram, Rabu (4/3/2026). BSI memastikan stok emas tetap aman untuk memenuhi kebutuhan nasabah.

Aktivitas layanan emas di Bank Syariah Indonesia (BSI) seiring lonjakan harga emas yang menembus Rp3,1 juta per gram, Rabu (4/3/2026). BSI memastikan stok emas tetap aman untuk memenuhi kebutuhan nasabah.

Jakarta – Harga emas terus menunjukkan tren kenaikan signifikan. Hingga Rabu (4/3/2026), harga emas tercatat mencapai sekitar Rp3,1 juta per gram, meningkat lebih dari 50 persen dalam satu tahun terakhir. Lonjakan ini mendorong minat masyarakat untuk berinvestasi pada instrumen safe haven seperti emas.

Peningkatan minat tersebut turut dirasakan oleh Bank Syariah Indonesia (BSI). Antusiasme nasabah terhadap layanan emas bahkan melampaui ekspektasi. Selain dinilai unik, emas juga dianggap sebagai instrumen investasi yang aman, mudah, serta sesuai dengan prinsip syariah. Tren ini sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis BSI sebagai bank emas pertama di Indonesia.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Turun Rp40 Ribu, Buyback Ikut Melemah

Sejak Januari hingga Februari 2026 (year to date), jumlah nasabah bullion bank BSI meningkat 44 persen. Sementara itu, penjualan emas sepanjang 2026 telah mencapai 58 persen dari total penjualan tahun 2025.

Kondisi global, khususnya ketegangan di kawasan Timur Tengah, turut memberikan multiplier effect terhadap permintaan emas yang terus meningkat seiring kenaikan harga. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, BSI memastikan sistem manajemen persediaan (inventory management) berjalan optimal.

Baca Juga :  Enam Tahun Terakhir, Angka Pernikahan di Aceh Terus Menurun

Saat ini, BSI telah bekerja sama dengan sejumlah supplier untuk memenuhi kebutuhan emas nasabah. Ke depan, perseroan juga membuka peluang menambah mitra pemasok dengan tetap mempertimbangkan aspek manajemen risiko yang matang.

Kemudahan pembelian emas secara real-time melalui superapps BYOND semakin memudahkan masyarakat berinvestasi. Nasabah dapat membeli emas mulai dari Rp50 ribuan, melakukan transfer saldo emas (gramase) ke sesama rekening BSI Emas, hingga mengajukan pencetakan emas melalui aplikasi dan mengambilnya di kantor cabang yang dipilih.

Baca Juga :  Investor Malaysia Tinjau Sabang, Rencana Bangun Hub Bunkering Internasional

Direktur Sales and Distribution BSI, Anton Sukarna, mengatakan permintaan emas diproyeksikan masih akan terus meningkat.

“Ke depan, kami melihat permintaan emas masih terus meningkat. Untuk itu BSI memastikan kesiapan dari sisi persediaan serta terus mengedukasi nasabah agar investasi emas dilakukan secara bertahap dan berorientasi jangka panjang. Dalam kondisi apa pun, BSI selalu mengantisipasi ketersediaan stok yang memadai dari para supplier serta pengelolaan inventory management yang baik,” ujarnya.(**)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Ekonomi

PT Surveyor Indonesia dan BPMA Dorong Pengelolaan Migas Berkelanjutan untuk Ekonomi Aceh

Ekonomi

Harga Emas di Banda Aceh Tembus Rp8,1 Juta per Mayam, Minat Pembeli Tetap Stabil

Ekonomi

BSI Perkuat Pemulihan Pascabencana Lewat Pembangunan Hunian di Aceh, Sumut, dan NTB

Ekonomi

“Transaksi QRIS di Aceh Tumbuh Pesat, Capai Rp1,98 Triliun hingga September 2025”

Ekonomi

Transformasi Layanan BSI Dorong Peningkatan 24 Juta Nasabah

Ekonomi

Bank Aceh dan USK Jalin Sinergi Untuk Kemajuan Ekonomi dan Pendidikan Aceh

Ekonomi

Kerja Cepat Tim Pemerintah Aceh Membuahkan Hasil, Pertamina Tambah Penyaluran BBM untuk Aceh

Ekonomi

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri