Home / Politik

Senin, 23 Desember 2024 - 04:40 WIB

Ir. Iskandar Terpilih sebagai Ketua Himas Banda Aceh

REDAKSI

Mantan Ketua Umum Himas Banda Aceh, Hj. Suwarni SKM, MPH dan Ketua Umum Himas Terpilih, Ir. Iskandar. Foto: ist

Mantan Ketua Umum Himas Banda Aceh, Hj. Suwarni SKM, MPH dan Ketua Umum Himas Terpilih, Ir. Iskandar. Foto: ist

Banda Aceh – Anggota DPR Aceh, Ir. Iskandar, resmi terpilih sebagai Ketua Himpunan Masyarakat Simeulue (Himas) Banda Aceh, menggantikan Hj. Suwarni SKM, MPH dalam Musyawarah Besar (Mubes) yang berlangsung di Aula Poltekkes Aceh, Minggu (22/12/2024). Pemilihan ini berjalan secara aklamasi.

Mubes HIMAS dipimpin langsung Ketua Steering Committee (Panitia Pengarah), Barlian Erliadi, SH, didampingi anggota Yan Irawansyah, SE, Kamariah, SH, Alimudddin M.Pd, dan Emil Hakim SH. Pimpinan sidang memimpin jalannya proses persidangan hingga ditetapkannya Iskandar sebagai ketua baru.

“Hingga dibukanya Sidang Mubes HIMAS, hanya satu nama yang mendaftar sebagai Calon Ketua, maka dengan ini Ir. Iskandar ditetapkan sebagai Ketua Umum Himas Banda Aceh yang baru,” kata Barlian dan langsung mengetuk palu sidang menandakan keabsahan sidang.

Baca Juga :  Ketua DPA Laskar Panglima Nanggroe Ajak Rakyat Aceh Jaga Mualem dari Upaya Pembunuhan Karakter

Barlian menyampaikan terimakasih kepada panitia pelaksana dan seluruh anggota panitia yang telah bekerja keras menyukseskan Mubes HIMAS. Seperti diketahui, HIMAS merupakan wadah masyarakat kabupaten Simeulue yang berdomisili di wilayah Banda Aceh, Aceh Besar dan Sabang.

Ketua Panitia, Agusnin Arif, SE mengatakan, pelaksanaan Mubes tersebut sudah direncanakan sejak dua bulan lalu. “Alhamdulillah, Mubes HIMAS telah berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin baru yang akan menakhodai HIMAS kedepan,” katanya.

Dalam sambutannya, Iskandar menyampaikan program-program prioritas yang akan dijalankan selama masa kepemimpinannya kedepan. Program tersebut berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Simeulue yang berada di perantauan, khususnya di wilayah Banda Aceh, Aceh Besar, dan Sabang.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Didorong untuk Lindungi Perangkat Gampong

Disamping itu, Iskandar juga menyoroti sejumlah program strategis di berbagai sektor, antara lain kesehatan, pendidikan dan lainnya. “Penyediaan Ambulans Himas untuk membantu kebutuhan kesehatan warga, baik di Banda Aceh maupun dari Simeulue ke Banda Aceh,” katanya.

Selanjutnya, masuk dalam prioritas juga adalah Pendirian rrumah singgah bagi masyarakat Simeulue yang membutuhkan tempat tinggal sementara di Banda Aceh, khususnya saat menjalani pengobatan.

Pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bagi warga Himas untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.Pembukaan lapangan kerja melalui program magang agar warga Simeulue di perantauan lebih mandiri dan sejahtera.

Baca Juga :  Gebrakan HRB, Wali Kota Subulussalam Terpilih Lakukan Konsolidasi ke Provinsi Hingga ke Pusat

Memperkuat pengembangan diri seperti pelatihan dan peningkatan keterampilan. “Paling penting selama kepengurusan kedepan adalah memperkuat database anggota, agar semua masyarakat simeulue terdata semua di wilayah Banda Aceh, Aceh Besat dan Sabang,”

Mubes Himas Banda Aceh ini dihadiri oleh tokoh masyarakat Simeulue, anggota Himas, serta perwakilan dari berbagai instansi.

“Tanpa dukungan dari semua pengurus dan anggota, mustahil kita jalankan program. Untuk itu, mari kita bersama-sama membangun solidaritas untuk kesejahteraan bersama untuk HIMAS kita,”tutupnya. **

Share :

Baca Juga

Politik

Bang Jack Libya: Hubungan Ketua DPRA dan Sekda Aceh Lumrah, Jangan Dipolitisasi

Politik

Gelar Halal Bihalal Bersama Insan Pers, HRD Tegaskan Media Adalah Mitra Strategis PKB Aceh

Politik

MUDA SEUDANG: MIFA Jangan Selalu Buat Kegaduhan di Publik, Lapor Bupati Hanya Memperkeruh Suasana

Parlementarial

Plt Sekda Hadiri Paripurna DPRA, Tetapkan Peraturan Tatib DPR Aceh

Parlementarial

DPRA Tetapkan Draf Rancangan Perubahan UUPA, Ada 9 Pasal Penting 

Parlementarial

DPRA Bakal Panggil BKA Untuk Melihat Database Tenaga Non-PNS

Aceh

MaTA Minta Pengelolaan Dana Parpol di Aceh Lebih Transparan dan Akuntabel

Nasional

Pemerintah Didesak Tetapkan Narkotika sebagai Bahaya Laten Bangsa