Home / Pendidikan

Jumat, 31 Oktober 2025 - 21:20 WIB

Jabatan Bukan Hadiah, Tapi Amanah: Murthalamuddin Tegaskan Reformasi Pendidikan Aceh Dimulai dari Integritas

REDAKSI

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, mewakili Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyampaikan kuliah umum dihadapan 401 wisudawan Universitas Almuslim Kabupaten Bireun Jumat 31/10/2025 (Foto:Dok.Ist)

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, mewakili Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyampaikan kuliah umum dihadapan 401 wisudawan Universitas Almuslim Kabupaten Bireun Jumat 31/10/2025 (Foto:Dok.Ist)

Lhokseumawe – Suasana Aula Cabang Dinas Pendidikan Kota Lhokseumawe mendadak hening ketika Murthalamuddin, S.Pd., MSP, berbicara tegas di hadapan para Kepala SMA, SMK, dan SLB se-Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara. Selasa, (28/2025), dengan nada lugas namun penuh makna, beliau menegaskan bahwa jabatan dalam dunia pendidikan bukanlah hadiah, melainkan amanah yang harus membawa kemaslahatan bagi masyarakat.

“Kalau jabatan itu tidak membawa manfaat, itu bukan keberhasilan. Pendidikan harus dikelola oleh orang yang mengerti pendidikan, bukan karena kedekatan atau kepentingan politik,” tegas Murthalamuddin.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Luncurkan Aplikasi SPMB, Gubernur Tegaskan Pentingnya Transparansi dan Keadilan

Dalam kunjungan kerjanya kali ini, ia juga menyoroti berbagai persoalan yang masih menghambat kemajuan pendidikan di Aceh, mulai dari rendahnya capaian hasil belajar hingga lemahnya tata kelola sekolah. Padahal, Aceh termasuk salah satu provinsi dengan alokasi dana pendidikan terbesar di Indonesia.

Murthalamuddin mengajak seluruh kepala sekolah dan pengawas untuk kembali kepada fungsi utama: membina, mengawasi, dan memperbaiki kualitas belajar siswa. Ia menegaskan bahwa reformasi pendidikan tidak akan berhasil tanpa keberanian untuk menegakkan integritas di semua lini.

Baca Juga :  Upaya Membangun Iklim Pembelajaran yang Inklusif, Aman, Nyaman, dan Menggembirakan

“Saya tidak mau lagi melihat kepala sekolah hanya sibuk dengan urusan pribadi. Pendidikan adalah amanah besar. Kita butuh pemimpin sekolah yang berani jujur, disiplin, dan berpihak pada anak didik,” ujarnya.

Selain memberikan pengarahan, Murthalamuddin juga berdialog langsung dengan para peserta, mulai dari Kacabdin Lhokseumawe, Kacabdin Aceh Utara, pejabat eselon IV, pengawas sekolah hingga guru. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah menuju perbaikan mutu pendidikan di wilayah Aceh bagian utara.

Baca Juga :  Kadisdik Aceh : Pj. Gubernur Aceh Dorong Lulusan Poltekkes Tingkatkan Layanan Kesehatan di Daerah Terpencil

Ia menutup arahannya dengan pesan yang menyentuh:

“Mulailah perubahan dari diri sendiri. Jadikan jabatan sebagai jalan ibadah, bukan sekadar posisi untuk dipamerkan.”

Kunjungan kerja tersebut diharapkan menjadi awal dari gerakan besar untuk membenahi dunia pendidikan Aceh agar lebih bersih, profesional, dan berorientasi pada masa depan generasi muda.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Pemerintah Aceh Jalin Kerja Sama Bidang Pendidikan dengan Singapura untuk Masa Depan Anak Aceh

Pendidikan

Penerimaan Siswa Baru Jalur Prestasi di SMA Negeri 14 Banda Aceh Resmi Dibuka

Pendidikan

Polda Aceh dan Universitas Teuku Umar Teken MoU, Perkuat Kerja Sama Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat

Pendidikan

Murthalamuddin Ingatkan Sekolah Tak Takut Intimidasi Oknum Berkedok Wartawan dan LSM

Pendidikan

Pemerintah Aceh Apresiasi Bantuan 1,2 Juta PIN E-Learning untuk Siswa Korban Bencana

Pendidikan

FDK UIN Ar-Raniry Gelar International Conference Bersama Universiti Kebangsaan Malaysia

Daerah

Disdik Aceh Dorong Penguasaan Coding untuk Generasi Muda melalui Pelatihan Coding4Future di SSB Pidie

Nasional

Tim Rimueng Nanggroe Teknik Pertambangan USK Unjuk Gigi di U-MINE FEST 2026 Universitas Islam Bandung