Jakarta — Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menunjuk Jeffrey Hendrik sebagai Pelaksana Jabatan Sementara (PJS) Direktur Utama BEI. Keputusan tersebut diambil dalam rapat direksi yang digelar pada Jumat lalu dan kini telah dipastikan berlaku secara resmi.
Kepastian itu disampaikan langsung oleh Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko BEI, Sunandar, saat ditemui awak media di Press Room wartawan Gedung BEI, Jakarta, Selasa (3/2/2026).
“Sudah resmi, Pak Jeffrey. Diputuskan di Rapat Direksi hari Jumat lalu,” ujar Sunandar.
Menjaga Stabilitas dan Kelangsungan Kepemimpinan
Penunjukan Jeffrey Hendrik sebagai PJS Direktur Utama dilakukan sebagai langkah strategis untuk memastikan roda organisasi BEI tetap berjalan optimal di tengah proses transisi kepemimpinan.
BEI menilai penting adanya figur yang mampu menjaga stabilitas, melanjutkan program-program kerja, serta memastikan pelayanan dan operasional pasar modal tetap berjalan tanpa gangguan.
Jeffrey Hendrik dikenal sebagai salah satu pejabat senior di lingkungan BEI yang memiliki pengalaman panjang dalam pengelolaan bursa dan tata kelola pasar modal nasional.
Surat Pengangkatan Masih Menunggu Proses Administratif
Meski keputusan rapat direksi telah menetapkan Jeffrey Hendrik sebagai PJS Direktur Utama, namun pengangkatan resminya secara administratif masih menunggu proses berikutnya.
Sunandar menjelaskan bahwa surat resmi pengangkatan tersebut baru dapat diterbitkan setelah BEI menerima surat pengunduran diri dari Direktur Utama sebelumnya.
“Surat resminya mesti menunggu surat pengunduran diri dari Dirut sebelumnya,” tambahnya.
Hal ini menunjukkan bahwa BEI tetap mengikuti prosedur dan mekanisme tata kelola perusahaan yang berlaku dalam setiap perubahan struktur kepemimpinan.
Perhatian Publik dan Pelaku Pasar Modal
Pergantian kepemimpinan di tubuh Bursa Efek Indonesia menjadi perhatian penting bagi pelaku pasar, investor, serta masyarakat luas. BEI sebagai institusi utama pasar modal Indonesia memiliki peran sentral dalam menjaga kepercayaan publik serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Penunjukan PJS Direktur Utama ini diharapkan mampu memberikan kepastian bagi pasar serta memastikan bahwa seluruh agenda strategis BEI tetap berjalan sesuai rencana.
BEI Pastikan Operasional Tetap Normal
Di tengah dinamika perubahan jabatan, pihak BEI menegaskan bahwa seluruh aktivitas perdagangan, layanan kepada emiten, investor, dan stakeholder lainnya tetap berlangsung normal.
Dengan adanya penunjukan Jeffrey Hendrik, BEI optimistis proses transisi kepemimpinan dapat berjalan lancar dan profesional.(**)
Editor: Redaksi









