Home / Ekonomi

Senin, 26 Januari 2026 - 08:34 WIB

Bank Aceh Syariah Salurkan KUR Rp1,5 Triliun untuk UMKM 2026

REDAKSI

Petugas Bank Aceh Syariah melayani nasabah di kantor pelayanan sebagai bentuk komitmen meningkatkan kualitas layanan serta mendukung penyaluran KUR Syariah bagi pelaku UMKM di Aceh.

Petugas Bank Aceh Syariah melayani nasabah di kantor pelayanan sebagai bentuk komitmen meningkatkan kualitas layanan serta mendukung penyaluran KUR Syariah bagi pelaku UMKM di Aceh.

Banda Aceh – PT Bank Aceh Syariah kembali mendapat kepercayaan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI sebagai salah satu penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah pada tahun anggaran 2026. Pada tahun ini, Bank Aceh Syariah memperoleh alokasi KUR sebesar Rp1,5 triliun yang diperuntukkan bagi penguatan permodalan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Aceh.

Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, melalui Sekretaris Perusahaan Bank Aceh, Ilham Novrizal, menyampaikan optimisme tinggi terhadap realisasi penyaluran KUR tersebut. Ia menegaskan bahwa Bank Aceh siap menyalurkan seluruh kuota KUR 2026 secara optimal dan tepat sasaran.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Besar Raih Serambi Ekraf Awards 2025 Kategori Gampong Kreatif Digital

“Kami berkomitmen menjaga amanah ini dengan menyalurkan pembiayaan secara produktif, namun tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dan kualitas pembiayaan yang sehat,” ujar Ilham.

Ia menjelaskan, hingga akhir tahun 2025 Bank Aceh Syariah telah mencatat kinerja penyaluran KUR Syariah yang impresif, dengan total realisasi mencapai Rp2,56 triliun. Pembiayaan tersebut telah dirasakan manfaatnya oleh 23.853 pelaku UMKM yang tersebar di berbagai wilayah Aceh.

Berdasarkan data kinerja, sektor perdagangan masih menjadi kontributor terbesar dalam penyaluran KUR Syariah. Meski demikian, sektor strategis lainnya seperti pertanian serta jasa perorangan juga menunjukkan pertumbuhan yang positif dan menjadi pilar penting penggerak ekonomi daerah.

Baca Juga :  Investor Malaysia Tinjau Sabang, Rencana Bangun Hub Bunkering Internasional

Untuk tahun 2026, Ilham menegaskan bahwa strategi penyaluran KUR akan dilakukan secara lebih inklusif. Bank Aceh Syariah akan memperluas jangkauan pembiayaan, khususnya ke sektor-sektor produksi yang memiliki potensi besar dalam menciptakan nilai tambah ekonomi.

“Penyaluran KUR tidak lagi terpusat di kawasan perkotaan. Kami memastikan manfaat KUR Syariah dapat dirasakan hingga ke pelosok desa di seluruh kabupaten dan kota di Aceh,” tegasnya.

Baca Juga :  DPMPTSP Aceh Raih Nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) 90,19 Kategori Sangat Baik

Lebih lanjut, Ilham menyebutkan bahwa KUR Syariah merupakan instrumen strategis dalam mendorong pemberdayaan ekonomi rakyat. Program ini tidak hanya berfungsi sebagai solusi permodalan usaha, tetapi juga menjadi pemicu peningkatan kapasitas UMKM serta penciptaan lapangan kerja baru.

“Sepanjang tahun 2026, Bank Aceh akan terus memperkuat peran KUR Syariah sebagai tulang punggung permodalan UMKM. Kami berharap program ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, produktif, serta memperluas inklusi keuangan di seluruh wilayah Aceh,” pungkas Ilham. []

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Ekonomi

GPIPS Diluncurkan, BI Perkuat Ketahanan Pangan dan Kendalikan Inflasi

Ekonomi

Bank Aceh Kembali Raih Predikat WTP Untuk Laporan Keuangan Tahun 2025

Ekonomi

Harga Emas Antam Anjlok Rp100 Ribu, Buyback Turun Tajam Ikuti Kejatuhan Emas Dunia

Aceh

Penyaluran Dana Desa 2026 di Aceh Capai Rp1,45 Triliun, Sembilan Daerah Tuntas 100 Persen

Ekonomi

Gubernur Aceh Tekankan Penguatan Tata Kelola dan Transformasi Digital dalam RUPS Bank Aceh Syariah

Ekonomi

Komisi III DPRA Panggil Pengusaha BBM, Kejar Pendapatan Aceh dari PBBKB

Ekonomi

Bank Aceh Kembali Dipercaya sebagai Bank Penyalur Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS)Program BSPS Tahun 2026

Ekonomi

Mualem dan DPRA Bahas Rancangan APBA 2026