Home / Peristiwa

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Jembatan Natam Putus Tergerus Banjir, Aktivitas Warga dan Pelajar di Aceh Tenggara Lumpuh

REDAKSI

Jembatan Natam berangka baja penghubung Kecamatan Badar dan Darul Hasanah putus tergerus banjir akhir September 2026.

Jembatan Natam berangka baja penghubung Kecamatan Badar dan Darul Hasanah putus tergerus banjir akhir September 2026.

ACEH TENGGARA — Masyarakat dan para pelajar di dua kecamatan di Kabupaten Aceh Tenggara mengalami kesulitan beraktivitas maupun berangkat ke sekolah setelah Jembatan Natam yang menghubungkan Kecamatan Badar dan Kecamatan Darul Hasanah putus akibat tergerus banjir pada akhir September 2026.

Jembatan berangka baja tersebut sebelumnya sempat diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat setelah tergerus banjir pada November 2025 lalu. Namun, tingginya debit air banjir kembali menggerus dan memutus akses jembatan darurat tersebut.

salah satu pemuda Desa Kuta Ujung, Kecamatan Darul Hasanah, Sultan Andra Putra, mengungkapkan dampak serius yang dirasakan warga setelah hampir tiga pekan akses tersebut terputus.

Baca Juga :  Polresta Banda Aceh Olah TKP Dugaan Ledakan di KMP Aceh Hebat 2, 15 Korban Mengalami Luka Bakar

“Hampir tiga pekan putusnya jembatan darurat ini membuat petani kesulitan mengangkut hasil panen, bahkan pupuk di wilayah ini kosong dan sejumlah pelajar terkendala berangkat sekolah,” kata Sultan, Senin (12/10/2026).

Petani Anjlok Nilai Jual dan Kelangkaan Pupuk

Terputusnya Jembatan Natam memberikan dampak langsung terhadap sektor perekonomian dan pertanian warga. Distribusi komoditas pertanian ke pasar mengalami penurunan drastis karena akses utama yang tak bisa dilalui.

“Dampak putusnya jembatan ini, barang hasil pertanian dijual petani anjlok dari harga pasaran dan pupuk bersubsidi mengalami kelangkaan di beberapa kios,” ujar Sultan.

Baca Juga :  Bayi Perempuan Mungil Ditemukan di Teras Rumah,Warga Aceh Barat Berdatangan Untuk Mengadopsi

Pelajar Terkendala Akses Sekolah dan 28 Desa Terdampak

Tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi, putusnya jembatan ini juga mengganggu kegiatan belajar mengajar. Para pelajar yang berdomisili di Kecamatan Darul Hasanah kesulitan untuk menempuh perjalanan menuju sekolah mereka yang terletak di area perkotaan.

“Sejumlah siswa yang bersekolah di Kecamatan Badar, Darul Hasanah dan Kecamatan Babusalam terpaksa tidak masuk sekolah akibat putusnya jembatan tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Nagan Raya Hari Ini: Berawan Pagi dan Malam, Potensi Hujan Ringan Siang Hari

Sultan menjelaskan bahwa terdapat setidaknya 28 desa yang terdampak langsung akibat terputusnya Jembatan Natam serta tidak bisanya jalan darurat dilintasi kendaraan.

Ia mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tenggara untuk segera memberikan perhatian dan mengambil langkah cepat dalam menangani atau memperbaiki jalan alternatif.

“Kami berharap Pemkab Agara memberikan perhatian penuh terhadap Jembatan Natam yang menghubungkan Kecamatan Badar dan Darul Hasanah. Tiga Minggu kami menunggu, apa harus kami turun ke jalan baru didengarkan aspirasi kami,” tegasnya.

Penulis: Hidayat. S

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Angin Kencang Terjang Cot Girek Aceh Utara: 12 Rumah dan Fasilitas Rusak, Tidak Ada Korban Jiwa

Peristiwa

Gempa M 5,9 Guncang Aceh Jaya, Getaran Dirasakan hingga Banda Aceh

Peristiwa

Tragedi di Balik Keindahan Rubiah: Pelajar Asal Banda Aceh Meninggal Saat Snorkeling

Peristiwa

Kebakaran Hebat di Kluet Utara: 13 Ruko Hangus Dilahap Si Jago Merah

Berita

Banjir Meluas di Aceh Timur: Dusun Kuta Mee, Petua Cut, dan Kesehatan di Lhok Dalam Mulai Terdampak

Peristiwa

Pelajar Meninggal Dunia Tertabrak KRL di Kalideres

Berita

Warga Kajhu Temukan Bom Jenis Proyektil, Polisi Pasang Police Line

Peristiwa

Mahasiswa USK Ditemukan Gantung Diri di Asrama, Polisi Lakukan Olah TKP